Di kelas HP harga terjangkau, ruang simpan 512 GB kini bukan lagi barang langka. Sejumlah model sudah membawanya mulai Rp1,8 jutaan, sehingga pengguna yang sering bergelut dengan foto, video, dan aplikasi besar punya lebih banyak opsi tanpa harus langsung naik ke kelas mahal.
Perubahan ini terasa penting karena kebutuhan penyimpanan terus membesar dari waktu ke waktu. Bagi banyak pengguna, kapasitas besar sekarang berdiri sejajar dengan chipset kencang, layar mulus, dan baterai awet saat memilih ponsel baru.
Pilihan paling murah langsung mencuri perhatian
Nama yang paling menonjol di daftar ini adalah Inoi A75. Ponsel ini dipasarkan mulai Rp1,8 jutaan dan sudah membawa chipset MediaTek Helio G99, lalu dipadukan dengan layar IPS 6,8 inci Full HD Plus.
Kombinasi tersebut membuatnya terasa menonjol di rentang harga entry-level. Kehadiran memori 512 GB pada kelas ini memberi ruang lebih lega untuk pengguna yang ingin kapasitas besar tanpa menambah anggaran terlalu jauh.
Kelas menengah mulai lebih seimbang
Redmi Note 14 5G hadir di kisaran Rp4,3 jutaan dengan pendekatan yang lebih komplet. Ponsel ini memakai panel AMOLED 120 Hz dan chipset MediaTek Dimensity 7025 Ultra untuk mendukung pemakaian harian yang lebih responsif.
Di model ini, Redmi juga menambahkan NFC dan sistem pendingin. Dua fitur itu membuat perangkat lebih siap dipakai untuk multitasking dan bermain gim dalam durasi lebih panjang.
Poco menyiapkan beberapa opsi untuk performa
Poco mengisi segmen 512 GB dengan beberapa model yang membawa karakter berbeda. Poco X7 Pro 5G dijual sekitar Rp5,1 jutaan dengan chipset Dimensity 8400 Ultra dan memori UFS 4.0, sehingga fokus utamanya ada pada kecepatan baca-tulis data.
Di atasnya ada Poco X8 Pro dengan harga sekitar Rp5,6 jutaan. Model ini menonjol lewat fitur AI seperti Magic Eraser dan penggunaan sensor Sony IM882, yang lebih menarik untuk kebutuhan fotografi.
Untuk pengguna yang mengejar tenaga lebih besar, Poco F7 menjadi opsi terkuat di lini ini. Harganya sekitar Rp6,4 jutaan dan sudah memakai Snapdragon 8S Gen 4, serta mencatat skor AnTuTu 2,1 juta poin.
Gim, kamera, dan daya tahan ikut masuk hitungan
Infinix GT30 Pro juga masuk daftar perangkat 512 GB yang patut dilirik. Ponsel ini dibanderol sekitar Rp5,7 jutaan dan membawa refresh rate 144 Hz, chipset MediaTek Dimensity 8350 Ultimate, serta baterai 5.500 mAh.
Kombinasi itu membuatnya relevan untuk gamer yang menginginkan tampilan lebih mulus dan daya tahan lebih panjang. Di sisi lain, pengguna yang menilai ketahanan bodi dan kamera sebagai prioritas punya pilihan berbeda lewat Redmi Note 15 Pro 5G.
Model tersebut hadir sekitar Rp5,9 jutaan dengan bodi bertema titan durability yang disebut tangguh terhadap benturan dan debu. Redmi juga membekalinya dengan kamera 200 MP plus OIS agar hasil pengambilan konten lebih stabil.
Varian paling lengkap di kelompoknya
Redmi Note 15 Pro Plus 5G menutup daftar dengan paket yang lebih besar untuk urusan daya. Ponsel ini dipasarkan di kisaran Rp6,9 jutaan, membawa baterai 6.500 mAh, dan didukung fast charging 100 watt.
Kapasitas baterai besar dan pengisian cepat membuat model ini cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Di saat yang sama, ruang simpan 512 GB tetap memberi keleluasaan untuk menyimpan banyak file tanpa cepat penuh.
Daftar 8 HP 512 GB termurah 2026
| Model | Harga |
|---|---|
| Inoi A75 | mulai Rp1,8 jutaan |
| Redmi Note 14 5G | Rp4,3 jutaan |
| Poco X7 Pro 5G | Rp5,1 jutaan |
| Poco X8 Pro | Rp5,6 jutaan |
| Infinix GT30 Pro | Rp5,7 jutaan |
| Redmi Note 15 Pro 5G | Rp5,9 jutaan |
| Poco F7 | Rp6,4 jutaan |
| Redmi Note 15 Pro Plus 5G | Rp6,9 jutaan |
Daftar ini menunjukkan bahwa kapasitas 512 GB kini sudah jauh lebih mudah dijangkau di berbagai segmen harga. Pembeli tinggal menyesuaikan kebutuhan utama, apakah lebih mengejar harga rendah, performa, kamera, ketahanan bodi, atau baterai yang lebih besar.