Bagi Tottenham Hotspur, perjalanan ke Villa Park bukan sekadar laga tandang biasa. Hasil pertandingan melawan Aston Villa dapat langsung mengubah posisi mereka di klasemen dan membuat jarak dari zona aman Liga Inggris semakin menyesakkan.
Situasi itu membuat tim asuhan Roberto De Zerbi berada dalam tekanan besar menjelang duel Minggu malam, 3 Mei 2026. Spurs bahkan berisiko tertinggal lima poin dari zona aman jika gagal membawa pulang hasil positif.
Tekanan besar di tengah tren yang belum stabil
Tottenham masih membawa luka panjang dari 15 pertandingan tanpa kemenangan di kompetisi domestik. Kemenangan 1-0 atas Wolverhampton Wanderers pekan lalu memang memberi sedikit napas, tetapi belum cukup untuk mengubah gambaran besar musim mereka.
Perubahan pelatih juga belum memberi efek instan. De Zerbi memang mengawali tugasnya dengan empat poin dari tiga laga, jauh lebih baik dibanding Igor Tudor yang hanya meraih satu poin dari enam pertandingan, namun posisi Spurs tetap belum keluar dari area berbahaya.
Masalah lini depan menambah beban
Tantangan Tottenham di Villa Park semakin berat karena dua pemain penting di sektor serang dipastikan absen. Xavi Simons menepi akibat cedera ACL, sedangkan Dominic Solanke masih bermasalah pada hamstring.
Kehilangan keduanya membuat pilihan di lini depan semakin sempit. Dalam situasi seperti ini, Spurs dituntut tampil jauh lebih efisien karena setiap peluang akan sangat menentukan.
Villa datang dengan target yang berbeda
Di sisi lain, Aston Villa memasuki laga ini dengan kepentingan yang jauh lebih nyaman. Skuad Unai Emery berada di peringkat kelima dan mengejar tiga poin untuk mengamankan tiket kualifikasi Liga Champions lewat jalur liga.
Villa juga punya modal kuat dari rekor pertemuan terakhir. Mereka memenangi empat duel beruntun melawan Tottenham, termasuk kemenangan 2-1 di London Utara pada putaran pertama musim ini.
Meski begitu, Tottenham masih punya satu kenangan manis di Villa Park. Pada pertemuan terakhir di kandang Villa pada musim sebelumnya, Spurs menang telak 4-0.
Watkins jadi ancaman utama tuan rumah
Sorotan besar di kubu Aston Villa tetap tertuju kepada Ollie Watkins. Penyerang Inggris itu sedang tajam dengan enam gol dalam tujuh pertandingan terakhir, termasuk dua gol ke gawang Bologna dan Sunderland serta satu gol saat menghadapi West Ham.
Watkins juga membawa motivasi tambahan karena laga ini menjadi ajang pembuktian di depan manajer tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, menjelang turnamen Piala Dunia. Secara keseluruhan, ia sudah mengemas 15 gol di semua kompetisi untuk klub asal Birmingham tersebut.
Angka Tottenham masih memberi harapan kecil
Di tengah situasi sulit, Tottenham masih punya satu modal yang tidak bisa diabaikan. Secara statistik, jumlah gol mereka musim ini hanya terpaut empat dari torehan Aston Villa.
Kondisi itu menunjukkan Spurs masih berpeluang memberi perlawanan jika bisa lebih rapi dalam penyelesaian akhir. Prediksi susunan pemain juga memperlihatkan kedua tim berpotensi turun dengan komposisi kuat, dengan Villa diperkirakan menurunkan Martinez, Cash, Konsa, Torres, Digne, Bogarde, Tielemans, McGinn, Buendia, Rogers, dan Watkins.
Tottenham berpeluang mengandalkan Kinsky, Spence, Danso, Van de Ven, Porro, Bissouma, Gallagher, Bentancur, Bergvall, Kolo Muani, dan Richarlison. Hasil laga ini akan sangat memengaruhi upaya Spurs keluar dari zona merah dan menjaga peluang mereka tetap hidup hingga sisa musim berakhir.