Anne Hathaway kembali menjadi pusat perhatian setelah majalah People memasukkannya ke daftar wanita tercantik di dunia untuk edisi 2026. Aktris yang dikenal lewat The Devil Wears Prada itu juga tampil sebagai wajah utama sampul edisi terbaru, membuat namanya kembali ramai dibicarakan publik.
Pengakuan tersebut tidak hanya menyorot pesona Hathaway, tetapi juga perubahan cara pandangnya terhadap hidup dan karier. Dalam wawancara dengan People, ia berbicara tentang fase hidup yang membuatnya lebih tenang, tidak lagi terpaku pada kesempurnaan, dan lebih mampu menerima dirinya sendiri.
Perjalanan yang membuatnya lebih ringan
Hathaway mengakui bahwa pada awal karier, ia pernah menuntut diri sendiri secara berlebihan. Ia sempat berpikir bahwa menjadi seniman yang lebih baik berarti harus bersikap sangat keras pada diri sendiri.
Pandangan itu kemudian berubah seiring waktu. Saat memasuki usia 40, Hathaway merasa menemukan ritme hidup yang berbeda dan tidak lagi tertarik menjalani hidup yang kaku.
Ia menegaskan bahwa kini perhatiannya lebih tertuju pada sisi hidup yang menyenangkan. Perubahan itu memperlihatkan pergeseran besar dari tekanan yang dulu ia ciptakan sendiri menuju sikap yang lebih rileks dan menerima.
Ucapan terima kasih di tengah sorotan
Setelah namanya dipilih oleh People, Hathaway menyampaikan rasa terima kasih melalui unggahan di Instagram pribadinya. Ia menulis, “Terima kasih banyak kepada majalah @people yang telah menampilkan saya di cover-nya!”
Unggahan itu muncul di tengah perhatian besar terhadap dirinya sebagai salah satu figur publik paling menonjol saat ini. Namun, pujian yang diterimanya tampak diiringi dengan refleksi pribadi yang lebih dalam tentang perjalanan hidup dan pekerjaannya.
Bagi Hathaway, sorotan tersebut tidak hanya berkaitan dengan tampilan luar. Pengakuan itu juga menjadi penanda bahwa publik melihat dirinya sebagai sosok yang tumbuh melalui proses panjang, bukan sekadar sebagai aktris yang sukses di layar lebar.
Dukungan dari Adam Shulman
Di balik pencapaian yang diterimanya, Hathaway juga menyoroti peran suaminya, Adam Shulman. Ia menyebut Shulman selalu memberikan dukungan penuh dalam berbagai situasi.
“Dia mendukungku sepenuhnya. Tahun ini khususnya sangat tidak biasa. Kami berdua tahu bahwa hal seperti ini mungkin tidak akan pernah terjadi lagi. Dan cara dia membantu, maksudku, dalam segala hal, dia adalah orang paling luar biasa yang pernah kutemui,” kata Hathaway.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa penghargaan yang ia terima hadir dalam konteks kehidupan pribadi yang stabil. Dukungan keluarga menjadi bagian penting dari keseimbangan yang ia jaga di tengah perhatian media dan publik.
Daftar yang sudah lama menarik perhatian
Pemilihan “World’s Most Beautiful” dari People bukanlah daftar baru. Majalah itu telah menjalankannya sejak pertama kali diperkenalkan pada 1990.
Sejumlah nama besar pernah berada dalam daftar yang sama, termasuk Beyoncé, Nicole Kidman, Michelle Pfeiffer, Jennifer Aniston, dan Julia Roberts. Kehadiran Hathaway menambah deretan figur publik yang dinilai memiliki daya tarik kuat dan citra yang konsisten di mata publik.
Dalam konteks itu, gelar yang disematkan kepadanya terasa lebih luas daripada sekadar soal penampilan. Pencapaian tersebut juga menegaskan bahwa pesona Hathaway kini dipandang sebagai gabungan antara karier, kedewasaan sikap, dan cara ia menjalani hidup dengan lebih tenang.
Source: www.medcom.id