Antar Pesanan, Kuliah Hukum, dan Besarkan Anak, Perjuangan Mpok Ati sebagai Kartini Modern

Di balik kesibukannya di jalanan Jakarta, Mpok Ati menjalani hidup yang merangkap banyak peran sekaligus. Perempuan bernama Solati yang kini berusia 51 tahun itu bekerja sebagai driver online pengantar makanan di ShopeeFood, sambil tetap mengurus keluarga dan menempuh pendidikan tinggi.

Rutinitas tersebut membuat namanya menonjol sebagai sosok perempuan yang tidak hanya mencari nafkah, tetapi juga membangun masa depan keluarga lewat kerja keras. Dari penghasilan sebagai mitra pengemudi, Mpok Ati bisa membantu anak-anaknya melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi.

Bergantung pada kerja yang dijalani sendiri

Keputusan Mpok Ati terjun ke dunia driver ShopeeFood diambil sebagai cara menjaga kemandirian. Langkah itu juga menjadi bentuk pembuktian bahwa perempuan mampu bertahan dan bekerja di bidang yang kerap dianggap lebih dekat dengan laki-laki.

Dalam proses menjalani pekerjaan tersebut, ia sempat menghadapi pandangan meremehkan dari lingkungan sekitar. Namun, fokusnya tidak bergeser karena tujuan utamanya tetap sama, yaitu memastikan rezeki terus mengalir untuk anak-anak di rumah.

Perjalanan ini membuat aktivitas hariannya tidak sekadar tentang mengantar pesanan. Dari jalanan Jakarta, ia juga memikul tanggung jawab ekonomi keluarga dengan keteguhan yang terus terlihat dalam kesehariannya.

Tetap belajar di tengah tuntutan hidup

Di luar pekerjaannya sebagai driver, Mpok Ati tercatat sebagai mahasiswa program studi Hukum di Universitas Terbuka. Pilihan itu menunjukkan bahwa semangat belajar tetap ia jaga, meski waktu dan tenaganya banyak terserap untuk bekerja.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa pendidikan tidak selalu berhenti hanya karena seseorang sudah memikul tanggung jawab keluarga. Justru, Mpok Ati menunjukkan bahwa kuliah masih bisa dijalani bersamaan dengan pekerjaan yang menuntut fisik dan waktu.

Gabungan antara kerja dan kuliah membuat kisahnya relevan bagi banyak perempuan. Sosoknya memperlihatkan bahwa seorang ibu tetap dapat mengejar pendidikan tanpa meninggalkan peran utama sebagai orang tua.

Peran sosial di luar pekerjaan utama

Selain menjadi mitra pengemudi dan mahasiswa, Mpok Ati juga aktif sebagai kader paliatif di Yayasan Kanker Indonesia. Dalam peran tersebut, ia ikut mendampingi pasien kanker secara fisik maupun emosional.

Tidak berhenti di situ, ia juga terlibat sebagai relawan sosial siaga bencana. Keterlibatan ini menggambarkan bahwa kepedulian sosial bisa hadir dari komitmen pribadi untuk membantu sesama, bukan hanya dari posisi formal.

Bagi Mpok Ati, aktivitas seperti ini menjadi bagian dari cara menjalani hidup. Ia hadir bukan hanya untuk keluarga, tetapi juga untuk orang-orang yang membutuhkan dukungan di sekitarnya.

Wajah Kartini modern dalam keseharian

Kisah Mpok Ati kerap dibaca sebagai gambaran Kartini modern. Ia bekerja, belajar, dan tetap menjalankan peran sebagai ibu, sehingga gagasan tentang kesetaraan tampak dalam tindakan sehari-hari, bukan sekadar wacana.

Ungkapannya tentang keinginan berjuang seperti Kartini demi anak-anaknya mempertegas arah hidup yang ia pilih. Di balik motor pengantar makanan, terlihat kerja keras, keteguhan, dan tanggung jawab yang berjalan bersamaan.

Cerita ini juga menegaskan pentingnya sektor informal dalam kehidupan banyak keluarga. Di ruang itulah ada beban ekonomi, ada pendidikan yang terus dikejar, dan ada dedikasi keluarga yang dijalankan tanpa banyak sorotan.

Apresiasi untuk mitra pengemudi perempuan

Perhatian terhadap perempuan tangguh seperti Mpok Ati juga muncul lewat kegiatan apresiasi dalam rangka Hari Kartini. Bersama Dapur Cokelat, ShopeeFood menghadirkan aktivitas menghias kue sebagai ruang bagi mitra pengemudi perempuan untuk menikmati pengalaman berbeda.

Rizkyandi Ramadhan, Head of Business Development ShopeeFood, menyebut kolaborasi tersebut ditujukan untuk memberi momen apresiasi kepada mitra pengemudi perempuan yang punya peran besar dalam keseharian masyarakat. Ia juga menekankan bahwa kegiatan itu memberi ruang untuk menikmati waktu bagi diri sendiri dan menyalurkan kreativitas.

Dukungan lain hadir melalui program benefit PuJOSera di aplikasi Mitra Pengemudi. Dapur Cokelat menawarkan diskon khusus untuk sejumlah menu, termasuk kue ulang tahun dan aneka dessert pilihan.

ShopeeFood juga menghadirkan program spesial Hari Kartini bersama Electrum. Program ini mencakup penawaran deposit Rp0, gratis baterai unlimited selama 3 hari, serta gratis sewa hingga 20 hari bagi mitra pengemudi yang mengakses benefit tersebut.

Di tengah berbagai bentuk apresiasi itu, Mpok Ati tetap menjadi sosok yang paling mencuri perhatian. Perempuan yang bekerja di jalan, menempuh kuliah, membesarkan anak, dan peduli pada sesama ini memberi gambaran bahwa inspirasi sering muncul dari rutinitas yang dijalani dengan keteguhan dan tanggung jawab.

Source: www.idntimes.com
Exit mobile version