Apple tampaknya tidak sekadar mengejar ponsel lipat yang tipis saat menyiapkan perangkat perdananya. Bocoran terbaru justru menempatkan dua komponen teknis sebagai sorotan utama, yakni vapor chamber untuk pendinginan dan engsel berbahan liquid metal untuk ketahanan.
Pusat perhatian itu penting karena ponsel lipat punya ruang internal yang jauh lebih sempit dibandingkan smartphone biasa. Di sisi lain, perangkat seperti ini tetap dituntut nyaman dipakai harian, stabil saat bekerja berat, dan tidak cepat mengalami penurunan kualitas pada bagian engsel.
Menjaga suhu di bodi yang sangat tipis
Informasi yang beredar menyebut Apple berhasil menyematkan sistem pendingin canggih ke dalam bodi yang sangat tipis. Kabar tersebut datang dari seorang tipster di Weibo, seperti dikutip GSM Arena, Rabu (3/6/2026).
Vapor chamber dikenal luas di smartphone flagship dan perangkat gaming premium. Fungsinya adalah menyebarkan panas dari prosesor dan komponen lain agar suhu perangkat lebih merata saat beban kerja meningkat.
Kebutuhan ini menjadi semakin penting ketika ponsel dipakai untuk bermain gim, multitasking, atau menjalankan fitur berbasis kecerdasan buatan. Pada perangkat lipat, tantangannya lebih besar karena keterbatasan ruang membuat pengelolaan panas jauh lebih rumit.
Karena itu, keberadaan vapor chamber dinilai krusial untuk menjaga performa tetap stabil tanpa mengorbankan rancangan tipis yang selama ini identik dengan produk Apple. Fokus semacam ini memperlihatkan bahwa desain tidak berdiri sendiri, melainkan harus berjalan bersama efisiensi termal.
Engsel yang disiapkan untuk pemakaian berulang
Selain pendinginan, Apple juga disebut akan menggunakan engsel berbahan liquid metal. Material ini dikenal lebih kuat dan lebih tahan dibandingkan logam biasa, sehingga cocok untuk mekanisme lipatan yang terus bergerak.
Penggunaan liquid metal diyakini dapat membantu mengurangi keausan akibat buka-tutup berulang. Pada ponsel lipat, engsel memang menjadi salah satu komponen yang paling rentan menurun kualitasnya seiring pemakaian.
Langkah ini menunjukkan bahwa Apple tidak hanya memikirkan tampilan luar perangkat. Ketahanan mekanis juga tampak menjadi bagian penting dari strategi pengembangan, terutama untuk produk yang akan dipakai intens dalam jangka panjang.
Arah pengembangan masih sesuai rencana
Bocoran yang sama menyebut proyek ponsel lipat Apple masih berjalan sesuai rencana. Perangkat itu bahkan berpeluang diperkenalkan pada September 2026.
Meski belum ada pengumuman resmi dari Apple, arah pengembangannya mulai terlihat dari detail yang beredar. Pilihan pada vapor chamber dan liquid metal memberi gambaran bahwa perusahaan ingin masuk ke segmen lipat dengan standar yang ketat.
Dengan pendekatan itu, ponsel lipat Apple diproyeksikan bukan hanya tipis dan menarik secara visual. Perangkat tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan stabilitas suhu dan kekuatan engsel yang menunjang penggunaan harian secara lebih konsisten.
Source: www.beritasatu.com