Apple bersiap menjadikan WWDC 2026 sebagai panggung paling menentukan dalam beberapa tahun terakhir. Di acara itu, perusahaan tidak hanya akan memperkenalkan pembaruan besar untuk sistem operasinya, tetapi juga dihadapkan pada ekspektasi besar agar janji Apple Intelligence akhirnya terasa nyata di tangan pengguna.
Sorotan paling tajam tertuju pada Siri versi baru. Asisten ini disebut akan mendapat lompatan kemampuan yang jauh lebih luas, termasuk membaca konteks dari email, pesan, file, foto, dan data lain agar bisa membantu merangkum informasi, menganalisis dokumen, hingga mengendalikan perangkat di iPhone.
Perubahan itu juga akan membawa Siri lebih dekat ke pengalaman chatbot modern. Pengguna nantinya tidak hanya bisa berbicara lewat suara, tetapi juga mengetik perintah, mengirim foto, PDF, dan dokumen untuk diproses melalui bilah “Ask Siri” yang muncul dalam aplikasi terpisah di sistem operasi terbaru Apple.
Kemampuan Siri dikabarkan tidak berhenti pada data yang tersimpan di perangkat. Asisten ini juga akan memahami isi yang tampil di layar, sehingga bisa menindaklanjuti konteks secara lebih langsung.
Dalam contoh yang beredar, bila sebuah pesan memuat alamat, Siri dapat langsung menambahkannya ke kontak. Peningkatan semacam ini membuat Siri bukan lagi sekadar asisten perintah dasar, melainkan alat yang makin aktif membantu tugas harian.
Untuk menggerakkan Siri generasi baru, Apple disebut menggandeng Google. Google dan Apple menyebut Apple Foundation Models generasi baru akan berbasis model Gemini, sehingga teknologi itu menjadi fondasi di balik fitur Apple Intelligence masa depan.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa Apple memilih memperkuat sisi kecerdasan buatan dengan bantuan teknologi eksternal. Pada saat yang sama, strategi ini menempatkan Apple di persaingan yang lebih langsung dengan asisten AI lain yang sudah lebih matang di pasar.
WWDC 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 8 Juni 2026 dengan keynote pukul 10.00 waktu Pasifik. Apple akan menyiarkannya melalui livestream di YouTube, aplikasi Apple TV, dan situs Apple Event.
Di luar Siri, Apple juga menyiapkan pembaruan besar untuk seluruh ekosistem perangkat lunaknya. Deretan sistem operasi yang akan diperkenalkan mencakup iOS 27, iPadOS 27, macOS 27, watchOS 27, tvOS 27, dan visionOS 27.
Setelah pengumuman utama, Apple akan membuka beta untuk developer. Public beta iOS 27 disebut hadir pada Juli 2026, sementara versi stabilnya direncanakan meluncur pada musim gugur.
Pembaruan Apple Intelligence juga menyentuh Visual Intelligence. Fitur itu akan dipindahkan dari tombol Camera Control di iPhone ke aplikasi Camera agar aksesnya lebih langsung dan lebih mudah dipakai.
Di iOS 27, Visual Intelligence disebut akan mendapat fungsi yang lebih praktis untuk kebutuhan harian. Fitur ini dapat mengenali nutrisi pada kemasan makanan serta memindai nomor telepon dan alamat pada kartu nama untuk disimpan otomatis ke kontak.
Aplikasi Photos pun ikut mendapat sentuhan kecerdasan buatan. Apple menyiapkan opsi edit yang memungkinkan pengguna memperluas latar belakang foto dan mengubah sudut pandang setelah gambar diambil.
Di sisi penulisan, Apple sedang menguji Writing Tools versi baru yang lebih cerdas. Bloomberg melaporkan akan ada toggle “Write with Siri” di bagian atas keyboard, serta tombol “Help Me Write” saat Siri diaktifkan di area teks yang sedang terbuka.
Apple juga disebut menambahkan fitur pengecek tata bahasa untuk melengkapi pengecek ejaan. Meski begitu, pengguna tetap memegang kendali penuh untuk menerima atau menolak rekomendasi yang diberikan AI.
Di balik semua pengumuman perangkat lunak itu, Apple juga mulai menyiapkan arah untuk perangkat keras berikutnya. iPhone layar lipat pertama diperkirakan hadir pada September 2026, dan sebagian pengalamannya disebut akan lebih dulu dikenalkan lewat iOS 27.
Apple dikabarkan menyiapkan antarmuka dan pengalaman baru untuk layar yang lebih besar. Salah satu fitur yang dirumorkan adalah split screen, kemampuan yang tidak tersedia di iPhone reguler.
Dengan rangkaian pengumuman itu, WWDC 2026 tidak lagi sekadar agenda tahunan untuk pengembang. Acara ini akan menjadi momen penting untuk melihat apakah Apple mampu membuktikan arah baru Apple Intelligence sekaligus memperlihatkan kesiapan ekosistemnya menuju era perangkat dan pengalaman yang lebih cerdas.