Arc Tetap Dipertahankan, Intel Masih Membiarkan Masa Depan GPU Desktopnya Menggantung

Intel belum menutup pintu untuk Arc, tetapi arah terbesarnya justru semakin condong ke grafis terintegrasi. Itulah pesan yang paling kuat dari pernyataan terbaru perusahaan, sementara jawaban soal masa depan GPU desktop diskret mereka masih dibiarkan menggantung.

Bagi penggemar PC rakitan, kondisi ini penting karena Intel terlihat aktif menjaga merek Arc tetap hidup, namun belum memberi kepastian apakah kartu grafis desktop mandiri akan kembali hadir dalam bentuk baru. Di saat yang sama, perusahaan justru lebih ramai berbicara tentang penguatan iGPU di lini prosesor ketimbang meluncurkan penerus langsung untuk desktop.

Arc masih dianggap penting

Alex Katouzian, Executive Vice President dan General Manager of Client Computing Intel, menegaskan bahwa GPU merupakan bagian yang sangat penting dari portofolio PC perusahaan. Dalam sesi tanya jawab dengan Tweakers.net di Taiwan, ia juga menyebut gaming di mobile maupun PC sebagai sumber pendapatan besar yang ingin terus digarap Intel.

Katouzian mengatakan bahwa traksi inti GPU Intel saat ini sangat baik. Ia menambahkan bahwa gamer dan pengembang game engine sudah bekerja sama dengan Intel, dan apa yang terlihat sekarang baru menjadi awal dari langkah berikutnya.

Pernyataan itu memberi sinyal bahwa Arc bukan proyek sampingan. Intel masih memandangnya sebagai aset penting untuk gaming dan PC secara umum, baik di perangkat mobile maupun desktop.

Pertanyaan terbesar masih soal desktop diskret

Meski begitu, Intel belum memberikan jawaban tegas mengenai kartu grafis desktop diskret berbasis Arc. Inilah bagian yang paling banyak memunculkan tanda tanya, karena perusahaan lebih sering menekankan pentingnya Arc tanpa mengumumkan model desktop baru.

Peluncuran terakhir Intel untuk GPU Arc diskret di PC adalah Arc B570 dan B580 yang memakai arsitektur Battlemage. Setelah itu, belum ada pengumuman baru untuk segmen desktop, termasuk model kelas atas yang lama dirumorkan.

Nama seperti B770 dan B780 sempat beberapa kali muncul dalam berbagai indikasi dan penampakan. Namun hingga kini, keduanya belum resmi hadir ke pasar.

Situasi itu membuat sebagian pengamat menilai Intel mungkin mulai mengendurkan ambisinya di pasar GPU desktop diskret. Namun Katouzian sendiri tidak pernah menyebut Intel akan menghentikan Arc desktop, sehingga arah resminya tetap terbuka.

Sinyal paling jelas datang dari iGPU

Sementara dGPU desktop masih kabur, jejak Arc justru terlihat lebih konkret di grafis terintegrasi. Intel baru saja mengumumkan dua prosesor untuk gaming handheld yang membawa iGPU bertenaga, yaitu Arc G3 dan Arc G3 Extreme.

Keduanya dirancang untuk memberi performa gaming yang lebih baik dibandingkan yang saat ini ditawarkan AMD di segmen serupa. Langkah ini memperlihatkan bahwa Intel memandang Arc sebagai senjata penting untuk perangkat ringkas dan hemat daya.

Arah tersebut juga sejalan dengan tren industri PC yang makin mengandalkan grafis terintegrasi kuat. Jika performanya mendekati kebutuhan gamer arus utama, iGPU bisa menjadi pembeda penting untuk laptop tipis, handheld, dan PC kompak.

Arc tetap masuk ke roadmap prosesor Intel

Keberlanjutan Arc juga terlihat dari roadmap prosesor klien Intel. Panther Lake disebut akan membawa iGPU Arc berbasis arsitektur Xe3, yang menunjukkan bahwa merek ini belum keluar dari rencana generasi berikutnya.

Laporan yang beredar juga menyebut Nova Lake akan menggunakan iGPU Arc berbasis arsitektur Xe3P yang lebih baik. Jika itu terwujud, posisi Arc di dalam prosesor Intel bisa menjadi semakin sentral.

Namun keberadaan Arc di CPU tidak otomatis menjawab nasib GPU desktop mandiri. Pertanyaan yang tersisa adalah apakah Intel juga akan menghadirkan GPU desktop berbasis Xe3P atau bahkan Xe4 untuk pengguna PC rakitan dan gamer desktop.

Dukungan software ikut menentukan

Katouzian juga menyebut Intel tengah bekerja dengan banyak pengembang game engine untuk mengoptimalkan game bagi GPU Arc. Langkah ini penting karena ekosistem software sering menjadi penentu sukses atau tidaknya sebuah GPU baru.

Dukungan pengembang dapat membantu meningkatkan kompatibilitas, performa, dan kepercayaan pengguna. Hal itu relevan bukan hanya untuk Arc di prosesor, tetapi juga untuk GPU diskret jika Intel memilih terus melanjutkan jalurnya di desktop.

Untuk saat ini, Intel jelas masih membela Arc. Yang belum berubah adalah tanda tanya besar soal apakah merek itu akan kembali menguat lewat kartu grafis desktop diskret, atau justru semakin dipusatkan pada grafis terintegrasi di generasi prosesor berikutnya.

Source: tech.sportskeeda.com

Baca Juga

Back to top button