Atta Lihat Keinginan Aurel Ingin Pulang, Bukan Tanda Rumah Tangga Akan Berakhir

Bagi Atta Halilintar, cerita Aurel Hermansyah yang sempat ingin berpisah di awal pernikahan tidak perlu dibaca terlalu jauh. Ia menilai momen itu lebih tepat dipahami sebagai masa penyesuaian, bukan tanda rumah tangga mereka berada di ujung jalan.

Saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (1/5/2026), Atta menyebut fase seperti itu wajar dialami pasangan yang baru membangun kehidupan bersama. Menurut dia, pernikahan selalu membawa perubahan besar karena dua orang dengan kebiasaan dan cara pandang berbeda harus belajar hidup dalam satu ritme.

Awal pernikahan memang sering tidak mudah

Atta menjelaskan, masa awal menikah kerap menjadi periode yang penuh penyesuaian. Rutinitas yang sebelumnya dijalani sendiri harus diatur ulang agar cocok dengan kehidupan berdua.

Ia juga menyoroti hal-hal baru yang muncul setelah menikah, termasuk adanya teguran dari pasangan. Menurutnya, situasi seperti itu memang belum ada ketika seseorang masih hidup sendiri, sehingga wajar jika muncul rasa bingung atau tidak nyaman.

Bagi Atta, kondisi tersebut justru menjadi bagian dari proses belajar sebagai suami. Ia melihat fase awal pernikahan sebagai masa untuk memahami cara hidup bersama, bukan alasan untuk langsung menyimpulkan hubungan tidak bisa dijalankan.

Yang dimaksud Aurel bukan benar-benar minta cerai

Di tengah cerita Aurel soal keinginannya untuk berpisah, Atta memberi penegasan lain. Ia menyebut yang dimaksud Aurel saat itu lebih dekat pada keinginan pulang ke rumah orang tua, bukan permintaan cerai.

Pernyataan itu ia sampaikan untuk meluruskan tafsir yang berkembang dari pengakuan Aurel. Atta menegaskan bahwa situasi tersebut tidak sampai pada niat menyudahi pernikahan.

Dari sudut pandangnya, respons Aurel muncul sebagai reaksi emosional atas kondisi baru yang dihadapi pada awal rumah tangga. Ia menilai perasaan itu bisa muncul ketika seseorang sedang beradaptasi dengan kehidupan yang sama sekali berbeda dari sebelumnya.

Pengakuan Aurel soal culture shock

Sebelumnya, Aurel Hermansyah mengaku sempat ingin berpisah dari Atta ketika usia pernikahan mereka baru satu bulan. Cerita itu ia sampaikan dalam podcast di kanal YouTube Nikita Willy Official.

Aurel mengatakan dirinya mengalami culture shock setelah beralih dari kehidupan sebagai anak yang semua kebutuhannya disiapkan orang tua menjadi ibu rumah tangga dengan tanggung jawab penuh. Ia mengaku kaget ketika harus mengurus kebutuhan rumah tangga sehari-hari, termasuk saat Atta menanyakan menu makan esok hari.

Pengalaman itu menunjukkan besarnya perubahan yang ia hadapi di awal pernikahan. Dari situ, Aurel harus menghadapi realitas baru yang menuntut penyesuaian cepat dalam kehidupan sehari-hari.

Polemik yang jadi pelajaran keluarga

Atta justru melihat pengalaman itu sebagai pelajaran penting bagi mereka berdua. Menurutnya, dinamika dalam rumah tangga bisa menjadi bumbu yang membuat pasangan tumbuh lebih dewasa.

Ia menilai perbedaan yang muncul dalam pernikahan dapat menjadi bekal berharga untuk masa depan keluarga. Harapannya, pengalaman yang pernah mereka lalui bisa membuat dirinya dan Aurel lebih siap mendidik anak-anak mereka hingga dewasa nanti.

Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar menikah pada 3 April 2021 dengan saksi pernikahan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Kini, keduanya telah dikaruniai dua putri, yakni Ameena Hanna Nur Atta dan Azura Humaira Nur Atta.

Source: www.beritasatu.com
Exit mobile version