Awal Perdagangan IHSG Di 7.645, Penguatan Tipis Itu Belum Menghapus Tekanan Sejak Awal Tahun

Pergerakan IHSG pada awal perdagangan menunjukkan kecenderungan menguat, tetapi lajunya masih terbatas. Pada pukul 09.10 WIB, indeks berada di level 7.645 setelah sempat dibuka di 7.663 dan bergerak di rentang 7.622 hingga 7.671.

Aktivitas pasar berlangsung cukup ramai sejak pembukaan. Data RTI mencatat nilai transaksi mencapai Rp 2,19 triliun dengan volume 4,92 miliar lembar saham.

Pergerakan saham belum kompak

Meski indeks bertahan di zona hijau, arah saham di bursa belum seragam. Tercatat 272 saham menguat, sementara 284 saham melemah dan 177 saham bergerak datar.

Kondisi itu menandakan pasar masih memilih selektif pada awal sesi. Investor terlihat belum memiliki kecenderungan yang sama sehingga pergerakan harga berlangsung campuran.

Tekanan jangka panjang masih terasa

Di balik penguatan tipis pada pembukaan perdagangan, posisi IHSG dalam periode yang lebih panjang masih menunjukkan pelemahan. Secara kalender tahun berjalan, indeks masih terkoreksi 11,78 persen dari awal tahun.

Dalam rentang tiga bulan terakhir, IHSG juga tercatat turun 14,61 persen. Sementara itu, pada periode enam bulan, indeks masih melemah 5,16 persen.

Kinerja pendek masih bertahan

Walau tekanan jangka menengah belum hilang, kinerja jangka pendek IHSG masih relatif terjaga. Dalam sepekan terakhir, indeks masih mencatat kenaikan 1,71 persen.

Untuk pergerakan satu bulan, IHSG bahkan membukukan penguatan 6,88 persen. Angka-angka tersebut menunjukkan indeks masih mampu bertahan di tengah fluktuasi harian, meski belum cukup kuat untuk membalikkan pelemahan yang lebih besar sebelumnya.

Transaksi aktif sejak pembukaan

Frekuensi transaksi pada periode laporan mencapai 357.646 kali. Angka ini memperlihatkan pasar bergerak cukup aktif sejak awal perdagangan, meski belum diikuti arah harga yang benar-benar solid.

Situasi seperti ini sering muncul ketika pelaku pasar masih menunggu arah sentimen yang lebih jelas. Akibatnya, IHSG bisa tetap bergerak di area positif, tetapi sejumlah saham lain masih berada di bawah tekanan jual.

Pergerakan yang sempit pada pagi hari tersebut menunjukkan pasar masih mencari titik keseimbangan baru. Selama sentimen belum terbentuk lebih tegas, IHSG berpotensi tetap bergerak selektif dengan pola naik turun yang terbatas.

Baca Juga

Back to top button