Ketika banyak ponsel masih mengejar bodi tipis sambil mengorbankan daya tahan, Honor justru menyiapkan pendekatan yang berlawanan lewat WIN Turbo. Perangkat ini akan meluncur di China pada 29 Mei dengan baterai 10.000mAh yang menjadi sorotan utama sejak awal.
Kapasitas sebesar itu langsung menempatkan WIN Turbo di kategori yang jarang ditemui di pasar smartphone saat ini. Honor bahkan mengklaim perangkat ini sanggup dipakai untuk gaming nonstop lebih dari 14 jam, sementara pemutaran video pendek dikatakan bisa bertahan lebih dari 22 jam.
Baterai besar, tapi tetap dipacu agar cepat terisi
Keunggulan utama WIN Turbo tidak berhenti pada kapasitas baterai. Honor membekalinya dengan pengisian cepat kabel 80W agar proses isi ulang tetap singkat meski baterainya sangat besar.
Di saat yang sama, ponsel ini juga mendukung reverse charging 27W. Fitur itu membuat WIN Turbo bisa dipakai untuk mengisi daya perangkat lain, mulai dari TWS, smartwatch, hingga smartphone.
Pendekatan ini memberi nilai tambah bagi pengguna yang sering berpindah aktivitas. Satu perangkat bisa dipakai untuk bermain gim, menjalankan kebutuhan harian, lalu membantu mengisi perangkat aksesori saat dibutuhkan.
Fokus pada efisiensi, bukan mesin pendingin ekstrem
Honor WIN Turbo disebut tidak memakai kipas pendingin internal. Langkah itu membedakannya dari seri WIN dan WIN RT yang lebih premium.
Dari sisi dapur pacu, perangkat ini diperkirakan mengusung chipset MediaTek Dimensity 8500 Elite. Chipset tersebut dinilai cukup untuk gaming, multitasking, streaming, dan aktivitas harian tanpa harus masuk ke kelas flagship tertinggi.
Kombinasi itu menunjukkan arah yang cukup jelas. Honor tampaknya ingin menonjolkan efisiensi dan daya tahan, bukan sekadar mengejar performa ekstrem.
Spesifikasi lain ikut menguatkan posisinya
Selain baterai dan pengisian daya, sejumlah detail lain juga mulai terungkap. WIN Turbo dikabarkan membawa layar flat LTPS beresolusi 1.5K, frame metal premium, kamera utama 50MP dengan OIS, RAM hingga 16GB, serta storage hingga 512GB.
Honor juga disebut menyiapkan pilihan warna hitam, putih, dan biru. Ada pula dugaan bahwa perangkat ini berbasis pada platform yang sama dengan Honor Power 2, meski perbedaannya terletak pada absennya sistem pendingin aktif di model Turbo.
Sementara itu, ada bocoran yang menyebut kapasitas baterai aslinya sekitar 10.080mAh. Terlepas dari angka itu, kapasitas jumbo tetap menjadi pembeda paling mencolok dari WIN Turbo di tengah pasar smartphone yang umumnya masih bergantung pada pengisian daya lebih sering.
Dengan kombinasi baterai 10.000mAh, pengisian cepat 80W, reverse charging 27W, dan klaim gaming lebih dari 14 jam, Honor WIN Turbo jelas disiapkan untuk pengguna yang membutuhkan ketahanan panjang. Perhatian kini tertuju pada bagaimana Honor menyatukan desain yang tetap ramping dengan daya tahan yang jauh di atas rata-rata.