Selisih harga yang hanya sekitar Rp100 ribu membuat POCO C71 dan POCO C81 Pro terlihat seperti dua pilihan yang sengaja diarahkan ke kebutuhan yang berbeda. Di kelas Rp1 jutaan, keputusan pembelian justru makin bergantung pada prioritas harian, apakah lebih penting layar yang lebih mulus dan kamera yang lebih kuat, atau baterai yang lebih besar untuk dipakai lebih lama.
Dua model ini sama-sama bermain di segmen entry-level, tetapi karakter utamanya tidak dibuat seragam. POCO memberi ruang bagi pembeli untuk memilih perangkat yang paling cocok dengan kebiasaan penggunaan, bukan sekadar mengejar angka harga terendah.
POCO C71 lebih menonjol di layar dan kamera
Bagi pengguna yang sering scrolling media sosial, menonton video, atau menjalankan game ringan, POCO C71 punya bekal yang lebih menarik di sektor visual. Ponsel ini memakai layar 6,88 inci dengan refresh rate 120Hz, sehingga gerakan di layar terasa lebih halus saat dipakai untuk navigasi harian.
Di balik tampilannya, POCO C71 mengandalkan chipset UNISOC T7250. Perangkat ini juga membawa RAM 4GB dan memori internal 128GB, yang cukup untuk kebutuhan seperti streaming, multitasking ringan, dan penyimpanan file umum.
Daya tarik lain datang dari kamera utamanya yang beresolusi 32MP. Kamera ini memberi peluang lebih besar untuk menghasilkan foto yang tajam, sementara Mode Malam dan Kamera Film menambah opsi bagi pengguna yang ingin mencoba gaya gambar berbeda.
POCO C81 Pro diarahkan untuk daya tahan lebih panjang
Berbeda dari C71, POCO C81 Pro menempatkan baterai sebagai nilai jual utama. Kapasitas 6.000 mAh menjadi bekal utamanya, ditambah pengisian cepat 15W, sehingga perangkat ini lebih siap menemani pemakaian panjang tanpa terlalu sering mencari sumber daya.
Layar POCO C81 Pro juga dibuat lega dengan panel LCD 6,9 inci. Ukuran tersebut mendukung aktivitas seperti belajar online, browsing, dan menikmati hiburan digital dengan tampilan yang nyaman dipandang.
Di sisi perangkat lunak, POCO C81 Pro menjalankan HyperOS 3. Sistem ini memberi kesan lebih modern, sementara kamera depan 8MP dengan teknologi AI Portrait ditujukan untuk kebutuhan selfie agar hasilnya terlihat lebih menarik.
Pilihan akhir ditentukan kebutuhan harian
Karena selisih harga kedua model ini tidak besar, pembeli cenderung lebih fokus pada prioritas masing-masing daripada sekadar banderol. POCO C71 dijual Rp1.799.000, sedangkan POCO C81 Pro dipatok Rp1.899.000.
Perbandingan singkat keduanya memperlihatkan arah yang jelas. POCO C71 lebih cocok untuk pengguna yang mengejar layar 120Hz dan kamera utama 32MP, sedangkan POCO C81 Pro lebih pas untuk pengguna dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan baterai tahan lama.
| Model | Layar | Chipset | RAM/Penyimpanan | Kamera utama | Baterai | Pengisian daya | Harga |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| POCO C71 | 6,88 inci, 120Hz | UNISOC T7250 | 4GB/128GB | 32MP | – | – | Rp1.799.000 |
| POCO C81 Pro | 6,9 inci LCD | – | – | – | 6.000 mAh | 15W | Rp1.899.000 |
Kehadiran dua perangkat ini menunjukkan bahwa HP murah kini tidak lagi ditawarkan dengan pendekatan yang serba sama. POCO justru membagi fokus ke dua arah berbeda, mulai dari layar 120Hz dan kamera 32MP, sampai baterai 6.000 mAh dan HyperOS 3.
Source: pemmzchannel.com