Lenovo Lecoo Air 14 muncul sebagai salah satu laptop tipis yang paling menarik perhatian karena bobotnya hanya 990 gram. Di saat banyak laptop ultra-portabel masih identik dengan harga tinggi, perangkat ini justru masuk pasar China dengan banderol yang lebih agresif.
Lenovo menetapkan harga ritel Lecoo Air 14 di 4.499 yuan, sementara harga peluncurannya berada di 3.999 yuan. Produk ini mulai dijual pada pukul 20.00 waktu China, dan langsung menegaskan posisinya sebagai laptop ringan yang tidak hanya mengandalkan desain, tetapi juga strategi harga.
Bodi tipis, layar 14 inci, dan fokus pada mobilitas
Lecoo Air 14 hadir dengan bodi unibody berbahan logam penuh. Ketebalannya hanya 12,95 mm, sehingga perangkat ini benar-benar diarahkan untuk pengguna yang mengutamakan kepraktisan saat dibawa bepergian.
Di bagian depan, Lenovo memasang layar 14 inci dengan resolusi 1920 x 1200. Panel ini mendukung refresh rate 60Hz, tingkat kecerahan 300 nits, cakupan warna 100 persen sRGB, dan DC dimming.
Kombinasi format 16:10 dan cakupan warna penuh sRGB membuat laptop ini tidak hanya mengandalkan dimensi ringkas. Lenovo tampaknya menargetkan pengguna yang butuh perangkat tipis untuk kerja harian, sekaligus tetap nyaman untuk konsumsi konten.
Performa memakai Intel Core 5 315
Di sektor dapur pacu, Lenovo memilih Intel Core 5 315 dengan enam inti dan enam thread. Prosesor ini dipadukan dengan RAM LPDDR5 12GB berkecepatan 5600MHz dan SSD NVMe 512GB.
Sistem operasinya sudah memakai Windows 11 sejak awal. Untuk kebutuhan daya, laptop ini dibekali baterai 50Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 16,8 jam.
Pengisian dayanya menggunakan adaptor 65W USB-C PD yang sudah termasuk di dalam paket penjualan. Dengan begitu, perangkat ini tetap membawa pendekatan praktis sesuai karakter utamanya sebagai laptop tipis dan ringan.
Port serba USB-C
Susunan port pada Lecoo Air 14 juga mengikuti tren laptop modern yang minimalis. Di sisi kiri tersedia dua port USB-C full-function, sedangkan sisi kanan membawa satu port USB-C 5Gbps dan jack headphone 3,5 mm.
Secara total ada tiga port USB-C, tetapi tidak ada keterangan mengenai keberadaan port USB-A atau HDMI. Pilihan ini memperlihatkan kompromi yang umum ditemui pada laptop yang mengejar desain bersih dan bodi sangat tipis.
Bagian dari proyek Intel yang lebih luas
Yang membuat peluncuran ini lebih penting bukan hanya spesifikasinya. Lecoo Air 14 juga menjadi laptop komersial pertama yang dibangun di atas Intel Project Firefly.
Intel merancang Project Firefly untuk menekan biaya laptop Windows tipis dan ringan lewat standardisasi komponen serta rantai pasok yang meniru pendekatan industri ponsel pintar. Menurut Intel, lebih dari 70 desain laptop diharapkan lahir dari proyek ini, dan Lenovo menjadi perangkat pertama yang benar-benar sampai ke tangan konsumen.
Untuk saat ini, Lenovo baru mengonfirmasi ketersediaan Lecoo Air 14 di China. Belum ada rincian mengenai peluncuran global, sehingga nasib perangkat ini di luar pasar tersebut masih menunggu pengumuman resmi.
Source: www.gizmochina.com