Boiyen Sebut Rumah Tangganya Hanya Bertahan 21 Hari, Suami Tak Kunjung Pulang Selama 1,5 Bulan

Boiyen kembali menjadi sorotan setelah membagikan cerita tentang singkatnya rumah tangga yang pernah ia jalani bersama mantan suami, Rully Anggi Akbar. Dari pengakuannya, masa kebersamaan sebagai suami istri ternyata hanya berlangsung sekitar 21 hari sebelum keduanya memilih tinggal terpisah dan menempuh jalan perceraian.

Cerita itu disampaikan Boiyen dalam kondisi emosional melalui video yang diunggah ulang akun TikTok @yuda1912. Komedian bernama asli Yeni Rahmawati tersebut mengungkap bahwa pernikahan yang ia harapkan menjadi tempat aman justru berubah menjadi beban yang berat.

Harapan yang berujung jarak

Boiyen tidak menutupi bahwa dirinya masuk ke pernikahan dengan niat yang serius. Ia berharap rumah tangga yang dibangun bisa menjadi ibadah sekaligus membuka jalan untuk memiliki keturunan bersama.

Namun, harapan itu tidak berjalan sebagaimana yang dibayangkan. Setelah menikah, hubungan yang baru terjalin singkat itu mulai merenggang dan akhirnya berujung pada gugatan cerai di Pengadilan Agama Tigaraksa, Banten, pada Januari 2026.

Boiyen menyebut kebersamaan mereka sebagai pasangan suami istri hanya sebentar. “Kalau ditanya berapa lama, terus terang secara bersama itu hanya 21 hari atau tiga minggu, setelah itu pisah rumah,” ujarnya.

Masalah datang setelah pernikahan berlangsung singkat

Situasi rumah tangga Boiyen disebut makin rumit ketika Rully diduga terlibat kasus penipuan investasi. Setelah sekitar 21 hari tinggal bersama, sang suami dikabarkan menghilang tanpa kabar selama kurang lebih 1,5 bulan.

Di tengah kondisi itu, Boiyen juga mengaku ada pihak lain yang datang sambil membawa namanya dan menuntut sesuatu. Ia memahami jika ada orang yang menagih hak, tetapi keadaan tersebut tetap membuatnya berada dalam tekanan, terlebih karena dirinya berstatus istri sekaligus figur publik.

Bagi Boiyen, persoalan yang muncul setelah menikah tidak hanya menyangkut hubungan pribadi antara dirinya dan suami. Ia menilai masalah itu ikut melibatkan pihak lain, sehingga keadaan rumah tangga menjadi semakin sulit dipertahankan.

Masih berusaha mempertahankan pernikahan

Meski situasi makin rumit, Boiyen sempat berupaya menjaga rumah tangga agar tidak langsung berakhir. Ia bahkan menawarkan diri untuk mendampingi dan membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi suaminya.

“Aku sampai bilang, ayo aku dampingi masalah kamu kita selesaikan secara bersama,” tuturnya.

Akan tetapi, upaya itu tidak membuahkan hasil karena persoalan utama justru terletak pada komunikasi yang tidak berjalan baik. Boiyen menegaskan bahwa rumah tangga membutuhkan keterbukaan dan kejujuran, sesuatu yang menurutnya tidak ia dapatkan selama masalah berlangsung.

Keberadaan suami justru diketahui dari media

Boiyen juga menuturkan bahwa Rully sempat kembali ke Yogyakarta, tetapi setelah itu tidak lagi memberi kabar. Ia bahkan menyebut keberadaan mantan suaminya justru ia ketahui dari pemberitaan media, bukan dari komunikasi langsung.

Kondisi tersebut membuat hubungan mereka semakin jauh. Rully disebut tidak pernah pulang ke rumah dan tidak ada kelanjutan kontak setelah itu, padahal Boiyen masih berusaha menahan keadaan agar pernikahan tidak langsung kandas.

Dalam pengakuannya, Boiyen menegaskan bahwa dalam memilih pasangan ia tidak mengejar harta. Ia lebih mengutamakan kebersamaan, komitmen, dan kesiapan untuk menghadapi susah serta senang bersama dalam membangun rumah tangga.

Source: www.beritasatu.com

Baca Juga

Back to top button