Bonk memang masih punya skala yang besar, tetapi angka itu belum cukup untuk menghapus risiko yang melekat pada meme coin. Di tengah kapitalisasi pasar di atas $500 juta dan lebih dari 1,1 juta pemegang, token ini tetap bergerak di wilayah yang sangat spekulatif.
Posisi Bonk sebagai salah satu dari 10 meme coin terbesar per 19 Mei 2026 juga tidak otomatis membuatnya aman dibeli. Justru di pasar seperti ini, popularitas sering menutupi masalah yang lebih mendasar, terutama ketika aset tersebut sudah kehilangan sekitar 90% nilainya dari puncak harga.
Salah satu alasan utama kehati-hatian datang dari sifat industri meme coin itu sendiri. Laporan BDC Consulting tahun 2024 mencatat 40% proyek meme coin merupakan skema pump-and-dump, 30% rug pull, 20% membebankan biaya tambahan, dan 2% hingga 3% berupa penipuan honeypot.
Jika semua kategori itu digabung, peluang membeli token scam atau token yang mahal biayanya berada di kisaran 92% hingga 93%. Artinya, hanya sebagian kecil meme coin yang tidak masuk kategori bermasalah, dan itu pun belum tentu layak dianggap investasi yang sehat.
Bonk berada tepat di tengah ekosistem yang rentan seperti itu. Token ini diluncurkan secara anonim di Solana pada akhir 2022, memanfaatkan kecepatan jaringan dan biaya transaksi yang rendah, lalu sempat mencapai puncak $0.00005916 pada November 2024.
Namun setelah mencapai titik tertinggi itu, pergerakan Bonk justru menunjukkan arah yang berlawanan. Hingga 19 Mei, token ini sudah turun sekitar 90% dari puncaknya, sebuah penurunan yang membuat argumen soal pemulihan cepat menjadi semakin sulit dibangun.
Komunitas besar belum tentu jadi bantalan harga
Bonk masih mengandalkan narasi komunitas sebagai daya tarik utama. Menurut situs web dan white paper-nya, proyek ini dirancang sebagai token komunitas di Solana dan setengah dari suplai awal dibagikan kepada komunitas Solana, termasuk seniman NFT dan pengguna DeFi.
Pembagian awal tersebut memang memberi kesan inklusif, tetapi model seperti ini bukan hal baru di dunia meme coin. Banyak proyek lain juga menonjolkan komunitas dan insentif pengguna, namun harga yang anjlok membuat janji itu tidak selalu berubah menjadi manfaat nyata bagi pemegang token.
Di sisi lain, ekosistem yang dibangun di sekitar Bonk belum terlihat cukup dalam. Ada bursa terdesentralisasi bernama BonkSwap, tetapi penggunaannya sangat kecil dan total value locked-nya berada di bawah $1 juta menurut DeFiLlama.
Token Bonk juga dipakai sebagai alat pembayaran di dalam ekosistem tersebut. Meski begitu, fungsi itu belum cukup kuat untuk memberi pembeda yang meyakinkan dibanding meme coin lain, apalagi jika dibandingkan dengan nama besar seperti Shiba Inu.
Risiko spekulatif masih lebih dominan
Kombinasi antara penurunan harga yang tajam, dominasi narasi spekulatif, dan ekosistem yang tipis membuat Bonk sulit dipandang sebagai aset dengan fundamental yang kuat. Komunitas yang besar memang membantu menjaga perhatian pasar, tetapi perhatian tidak selalu sama dengan nilai jangka panjang.
Dalam kondisi seperti ini, Bonk lebih mudah dibaca sebagai aset spekulatif daripada instrumen yang menawarkan dasar investasi yang jelas. Selama karakter pasar meme coin tetap didominasi risiko tinggi, Bonk masih berada di kelompok token yang lebih baik dihindari daripada dikejar.





