Buah Iblis yang Paling Masuk Akal Untuk Sanji, Suke Suke No Mi Punya Daya Tarik Taktis yang Kuat

Di antara banyak Buah Iblis yang pernah dikaitkan dengan Vinsmoke Sanji, Suke Suke no Mi tetap terlihat paling pas jika dilihat dari sisi taktis. Buah ini memberi kemampuan menghilang, dan itu langsung bertemu dengan gaya bertarung Sanji yang cepat, licin, serta mengandalkan kejutan.

Alasannya bukan semata soal kekuatan, tetapi juga soal kecocokan dengan karakter Sanji yang sejak lama dibangun sebagai petarung kaki. Sanji selama ini menonjol tanpa bergantung pada Buah Iblis, sehingga setiap pembahasan tentang buah yang cocok untuknya selalu menyentuh dua hal sekaligus, yaitu efektivitas tempur dan identitas karakter.

Mengapa Suke Suke no Mi paling menempel dengan Sanji

Sanji pernah membaca ensiklopedia Buah Iblis dan sejak kecil memimpikan kekuatan untuk menjadi tidak terlihat. Meski alasan awalnya dikenal kurang terpuji, keinginan itu tetap membuat Suke Suke no Mi terasa dekat dengan sisi personal dirinya.

Dalam pertarungan, kemampuan menghilang akan sangat mendukung pola serangan Sanji. Ia sudah terbiasa memakai gerak cepat untuk membuka celah, lalu menyerang sebelum lawan sempat merespons.

Saat ini Sanji bahkan sudah bisa bergerak sangat cepat hingga nyaris menghilang berkat kemampuan seperti Ifrit Jambe dan dukungan teknologi Raid Suit. Jika kemampuan menghilang itu muncul secara alami, ancamannya akan meningkat, terutama saat Sanji bergerak sebagai penyusup dan petarung jarak dekat.

Buah lain yang masih dianggap serasi secara taktis

Selain Suke Suke no Mi, ada beberapa Buah Iblis lain yang dinilai cocok dengan gaya bertarung Sanji. Salah satunya adalah Sui Sui no Mi, yang memungkinkan penggunanya “berenang” di permukaan padat seperti tanah dan dinding.

Kemampuan itu menarik karena Sanji sudah sangat mahir bertarung di bawah air lewat teknik Blue Walk. Jika dua hal tersebut digabungkan, Sanji bisa bergerak di darat dengan pola yang sulit diprediksi dan menjaga tekanan serangan tetap agresif.

Ada juga Mera Mera no Mi, buah api yang kini dimiliki Sabo. Sanji sudah memakai Diable Jambe dan Ifrit Jambe, sehingga buah ini berpotensi memperluas kekuatan apinya ke seluruh tubuh, bukan hanya pada kaki.

Dengan Mera Mera no Mi, suhu serangan Sanji juga bisa meningkat ekstrem. Potensi ofensifnya akan jauh lebih besar, walau selama ini karakter Sanji tetap dibangun tanpa ketergantungan pada Buah Iblis.

Pilihan yang mengutamakan mobilitas dan daya rusak

Pika Pika no Mi milik Kizaru juga masuk dalam daftar buah yang sangat kuat untuk Sanji. Buah cahaya ini akan memberi mobilitas luar biasa dan membuat tendangannya jauh lebih mematikan.

Kombinasi kecepatan cahaya, Haki, dan api akan membuat pola serangan Sanji sangat sulit diantisipasi. Dari sisi kekuatan murni, opsi ini tampak ideal, tetapi tetap tidak sejalan dengan identitas Sanji sebagai petarung tanpa Buah Iblis.

Nama lain yang sering muncul adalah Bane Bane no Mi milik Bellamy. Buah ini dianggap cocok karena Sanji sangat bergantung pada tendangan, sehingga kemampuan seperti pegas akan menambah daya dorong dan momentum serangannya.

Efeknya akan makin terasa saat dipadukan dengan Sky Walk. Sanji bisa memanfaatkan lompatan dan dorongan tambahan untuk menyerang dari sudut yang lebih sulit dibaca lawan.

Mengapa Sanji tetap sulit diberi Buah Iblis

Meski banyak pilihan tampak cocok, Sanji tetap dibangun sebagai karakter yang mengandalkan latihan, teknik, dan kekuatan fisik murni. Pemberian Buah Iblis di tahap akhir cerita bisa mengubah dinamika yang selama ini membuatnya menonjol di kru Topi Jerami.

Ada juga peran penting yang tidak bisa diabaikan. Sanji menjadi penyelamat saat kru terjatuh ke laut, dan peran itu akan hilang jika ia menjadi pengguna Buah Iblis.

Karena itu, Suke Suke no Mi tetap menempati posisi paling masuk akal dibanding opsi lain. Buah itu paling dekat dengan keinginan lama Sanji dan paling selaras dengan gaya bertarungnya yang mengandalkan kecepatan, kejutan, dan posisi yang sulit ditebak.

Source: mediaindonesia.com
Exit mobile version