Bukan Lagi Kelas Biasa, HP Rp 2 Jutaan Kini Dibekali Layar 144 Hz Hingga Kamera 108 MP

Pencarian HP Rp 2 jutaan kini tidak lagi berhenti pada harga murah. Di kelas ini, pembeli sudah bisa menemukan layar 144 Hz, baterai 7.000 mAh, dukungan 5G, hingga kamera 108 MP dalam satu paket yang terasa jauh lebih lengkap.

Perubahan itu membuat segmen menengah semakin padat pilihan. Setiap merek membawa senjata yang berbeda, mulai dari daya tahan baterai, performa untuk gaming, pengalaman multimedia, sampai kemampuan kamera yang lebih menonjol.

Saat baterai besar jadi daya tarik utama

Bagi pengguna yang paling memikirkan ketahanan, Poco M7 muncul sebagai salah satu pilihan paling mencolok. Ponsel ini membawa baterai 7.000 mAh yang disebut mampu bertahan hingga dua hari untuk pemakaian normal, lalu dipasangkan dengan layar 6,9 inci ber-refresh rate 144 Hz.

Kombinasi itu membuat Poco M7 terasa menarik untuk aktivitas harian yang panjang. Panel IPS LCD yang dipakai memang bukan yang paling mewah, tetapi Snapdragon 685 dan fitur AI seperti Circle to Search ikut menambah nilai pakainya.

Masih di kelompok yang mengutamakan daya tahan, Tecno Pova 7 juga masuk radar. Perangkat ini membawa baterai 7.000 mAh, fast charging 45 watt, dan kamera utama 108 MP.

Moto G57 Power menawarkan pendekatan serupa, tetapi dengan fokus berbeda. Motorola membekalinya dengan baterai 7.000 mAh, chipset Snapdragon 6s Gen 4, dan dukungan 5G yang masih belum banyak ditemui di kelas harga ini.

5G mulai jadi standar baru di kelas harga ini

Di antara deretan pilihan yang ada, Infinix Note 150 X 5G Plus menonjol karena sudah mendukung 5G dan memakai Dimensity 7300 Ultimate. Kombinasi ini membuatnya terlihat lebih siap untuk pengguna yang ingin konektivitas lebih modern di kelas menengah.

Layarnya berukuran 6,67 inci dengan refresh rate 120 Hz. Untuk kamera, perangkat ini membawa sensor 50 MP yang sanggup merekam video hingga 4K, sementara baterai 5.200 mAh dilengkapi bypass charging untuk penggunaan yang berkaitan dengan gim.

Moto G57 Power juga relevan di sisi ini karena sudah membawa 5G. Selain itu, ada kamera ultrawide 8 MP yang masih jarang ditemui di segmen harga serupa.

Motorola juga mengarah pada pengalaman Android yang bersih dan stabil. Pendekatan ini bisa menarik bagi pengguna yang tidak ingin antarmuka terlalu ramai saat memakai ponsel setiap hari.

Kamera 108 MP makin mudah ditemukan

Bagi yang lebih mengejar hasil foto, Tecno Pova 7 dan Redmi Note 15 sama-sama menawarkan kamera utama 108 MP. Spesifikasi ini masih menjadi salah satu nilai jual paling kuat di kelas Rp 2 jutaan.

Tecno Pova 7 memadukan kamera 108 MP dengan baterai besar dan fast charging 45 watt. Kinerjanya didukung Helio G199 Ultimate, lalu diperkuat Dolby Atmos untuk pengalaman multimedia yang lebih imersif.

Redmi Note 15 memilih jalur yang lebih seimbang. Ponsel ini membawa kamera 108 MP, baterai 6.000 mAh dengan reverse charging, dan Helio G100 Ultimate yang stabil untuk kebutuhan harian.

Opsi lain untuk layar cepat dan harga yang tetap ramah

Infinix Hot 60 Pro Plus hadir sebagai salah satu nama yang menonjol dari sisi layar di kelas terjangkau. Untuk performa, ponsel ini ditenagai Helio G200 yang cukup mumpuni untuk gaming ringan hingga menengah.

Kamera utamanya beresolusi 50 MP dengan sensor Sony IMX882. Dukungan itu dipadukan dengan baterai 5.160 mAh dan fast charging 45 watt, sehingga tetap kompetitif di kelas Rp 2 jutaan.

Bagi pengguna dengan bujet yang lebih ketat, Infinix Hot 60 Pro bisa menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan. Ponsel ini mengandalkan baterai 5.160 mAh dan fast charging 45 watt sebagai nilai jual utama.

Pada akhirnya, pilihan di segmen ini sangat bergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna. Poco M7 dan Moto G57 Power cocok untuk pemburu baterai besar, Infinix Note 150 X 5G Plus menarik untuk pencari 5G, sementara Tecno Pova 7 dan Redmi Note 15 lebih menonjol bagi yang ingin kamera 108 MP tanpa keluar dari kelas Rp 2 jutaan.

Exit mobile version