Chery Hidupkan Lagi Nama Freelander, JLR Ternyata Tak Menghalangi Langkahnya Ke Eropa

Langkah Chery untuk menghidupkan kembali nama Freelander langsung mencuri perhatian karena proyek ini tidak berjalan dengan hambatan dari Jaguar Land Rover. Bahkan, JLR memberi lampu hijau terbuka untuk kemungkinan penjualan di Eropa dan Inggris, dua pasar yang selama ini sangat lekat dengan nama Freelander.

Yang membuatnya makin menarik, nama yang dulu identik dengan Land Rover itu kini dipakai lagi untuk SUV buatan China melalui kerja sama Chery dan JLR. Model pertamanya, Freelander 8, sudah tampil di Beijing Auto Show dan menjadi pembuka untuk jajaran model lain yang akan menyusul.

Arah ekspansi tidak berhenti di China

Pada tahap awal, Freelander 8 memang hanya dijual di China. Namun Chery sudah menegaskan keinginannya membawa merek ini ke luar negeri, termasuk ke wilayah yang punya kedekatan emosional kuat dengan Land Rover seperti Eropa dan Inggris.

Wen Fei, bos Freelander, menyebut model untuk ekspor tidak akan menjadi salinan langsung dari mobil pasar China. Setiap kawasan disebut akan mendapat turunan yang berbeda agar lebih sesuai dengan kebutuhan regional masing-masing.

JLR memilih sikap santai

Sikap JLR terhadap proyek ini terbilang longgar. CEO JLR, PB Balaji, mengatakan Chery bebas menentukan sendiri apakah mobil ini akan dijual di Inggris, dan ia tidak melihat proyek tersebut sebagai ancaman bagi produk JLR yang sudah ada.

Balaji juga menegaskan bahwa peran JLR adalah memastikan desain tetap selaras dengan identitas yang diwakilinya. Setelah itu, keputusan berikutnya berada di tangan Chery karena proyek ini dipandang sebagai upaya memperluas pasar bersama.

SUV besar dengan ukuran yang menonjol

Freelander 8 bukan SUV kecil yang hanya mengandalkan nostalgia nama lama. Dimensinya tercatat panjang 5.185 mm, lebar 2.050 mm, tinggi 1.898 mm, dengan wheelbase 3.040 mm.

Ukuran itu bahkan disebut lebih besar dari Defender. Sisi ini memperlihatkan bahwa Freelander 8 diarahkan ke segmen SUV besar dengan kabin lapang dan tampilan yang kuat di jalan.

Fondasi elektrifikasi dan teknologi tinggi

Di balik bodinya, Freelander 8 memakai arsitektur iMax milik Chery. Platform ini mendukung opsi battery-electric, range-extender, dan plug-in hybrid, sehingga memberi ruang untuk berbagai strategi pasar di masa depan.

Untuk saat ini, versi yang sudah dipastikan adalah EREV dengan mesin turbo 1,5 liter. Namun tenaga, torsi, dan jarak tempuh listrik murninya belum diumumkan.

Bekal fitur yang langsung serius

Freelander 8 juga langsung masuk ke level teknologi yang tinggi. LiDAR menjadi fitur standar, sistem bantuan mengemudi ditangani oleh Huawei Qianwu Intelligent Driving ADS 4.1, dan Qualcomm Snapdragon 8397 menjadi pusat elektroniknya.

Kombinasi ini menunjukkan Chery tidak sekadar meminjam nama lama untuk menarik perhatian. Merek ini juga diposisikan sebagai SUV modern dengan paket teknologi tinggi sejak peluncuran awalnya.

Kehadiran Freelander baru ini menambah warna pada hubungan Chery dan JLR yang tampaknya lebih dari sekadar lisensi nama. Bagi JLR, proyek ini terlihat sebagai pintu ekspansi bersama, bukan perebutan identitas lama yang dulu melekat pada Freelander.

Source: www.carscoops.com
Exit mobile version