Honda memilih memberi tenaga baru ke lini sedan lebih dulu, sementara tanda-tanda kehadiran Honda Jazz generasi baru masih belum terlihat jelas. Di India, Honda City facelift sudah resmi meluncur dan langsung membawa perubahan yang membuat tampilannya lebih segar, lebih sporty, dan lebih canggih.
Langkah ini terasa kontras karena Jazz pernah punya tempat kuat di hati pasar, termasuk di Indonesia. Namun sampai sekarang, Honda belum memberi penjelasan resmi soal waktu peluncuran Jazz baru atau model penggantinya.
City facelift datang lebih dulu
Honda City facelift resmi meluncur di India pada 22 Mei 2026. Kehadirannya menegaskan bahwa Honda sedang menjaga napas salah satu sedan andalannya dengan pembaruan yang terukur.
Penyegaran yang dibawa tidak mengubah karakter dasar City, tetapi cukup untuk membuatnya terasa lebih modern. Honda memilih pendekatan evolusi agar model ini tetap relevan di tengah persaingan sedan yang ketat.
Wajah baru yang lebih tajam
Perubahan paling mudah dikenali ada di sisi eksterior. City kini memakai grille baru, lampu depan LED yang terlihat lebih tajam, bumper depan dan belakang yang diperbarui, serta pelek baru dengan desain lebih dinamis.
Sentuhan itu membuat tampilan City lebih segar tanpa kehilangan identitasnya. Hasilnya, sedan ini tampil lebih rapi sekaligus lebih berani di jalan.
Kabin ikut diberi pembaruan
Penyegaran tidak berhenti di bagian luar. Masuk ke interior, Honda menambahkan layar infotainment 10,1 inci, konektivitas smartphone, dan wireless charging.
Di bagian keselamatan, varian tertinggi juga sudah dibekali paket ADAS atau Advanced Driver Assistance System. Fitur ini dipasang untuk mendukung keamanan sekaligus kenyamanan berkendara.
Mesin tetap fokus pada efisiensi
Honda tidak melakukan ubahan besar pada sektor dapur pacu. City facelift tetap hadir dengan dua pilihan utama yang sama-sama mengutamakan efisiensi.
Pilihan pertama adalah mesin bensin 1.500 cc i-VTEC dengan tenaga sekitar 119 dk dan torsi 145 Nm. Mesin ini tersedia dengan transmisi manual 6-percepatan atau CVT.
Pilihan kedua adalah varian hybrid e:HEV 1.500 cc. Sistem ini menghasilkan tenaga gabungan 124 dk dan torsi 252 Nm, lalu dipasangkan dengan transmisi e-CVT dan mode EV pada kondisi tertentu.
Harga dan posisi di pasar
Di India, Honda City facelift dipasarkan dengan rentang harga yang berbeda sesuai varian. Harganya dimulai dari sekitar ₹11,99 lakh hingga sekitar ₹20–21 lakh untuk varian hybrid tertinggi.
Rentang harga tersebut menempatkan City facelift tetap kompetitif di kelasnya. Kehadiran varian hybrid juga memberi opsi tambahan bagi konsumen yang mengincar efisiensi lebih tinggi.
Jazz masih menunggu kepastian
Di sisi lain, Honda Jazz masih berada dalam posisi yang belum jelas. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Honda mengenai jadwal peluncuran generasi baru Jazz maupun bentuk penggantinya.
Rumor yang beredar selama ini lebih banyak mengarah ke kemungkinan basis dari model global Honda Fit. Meski begitu, belum ada konfirmasi resmi dari pabrikan.
Kondisi itu membuat arah pengembangan Jazz terasa samar, apalagi bila dibandingkan dengan langkah Honda yang sudah lebih dulu memperbarui City. Bagi penggemar yang menunggu kebangkitan Jazz, situasi ini menunjukkan bahwa prioritas Honda saat ini masih ada di sedan.
Meski masa depannya di Indonesia belum jelas, nama Jazz belum sepenuhnya hilang dari panggung global. Honda Jazz e:HEV sudah dijual di Eropa sejak 2020 dan mendapat versi facelift pada 2023.
Source: kabaroto.com




