Manchester City kembali menunjukkan bahwa perburuan gelar Liga Inggris masih jauh dari kata selesai. Kemenangan 3-0 atas Brentford di Stadion Etihad pada pekan ke-36 membuat tekanan kepada Arsenal tetap terjaga ketat di puncak klasemen.
Hasil ini sekaligus menegaskan konsistensi tim asuhan Pep Guardiola pada fase akhir musim. City tetap berada dalam posisi untuk terus membayangi Arsenal hingga kompetisi berakhir.
Meski skor akhir terlihat meyakinkan, Manchester City tidak langsung mendapat jalan mulus. Brentford datang dengan pertahanan rapat dan membuat tuan rumah harus bekerja keras untuk membuka ruang serangan.
Erling Haaland sempat menjadi ancaman utama sejak awal laga. Ia mencoba peruntungan lewat sundulan dan kemudian kembali menguji Caoimhin Kelleher dengan tembakan, tetapi peluang itu belum berbuah gol.
City memang memegang kendali permainan hampir sepanjang babak pertama. Namun, rapatnya barisan belakang Brentford membuat peluang-peluang tuan rumah tidak mudah berubah menjadi keunggulan.
Brentford juga sempat memberi perlawanan lewat serangan balik. Igor Thiago mendapatkan kesempatan menembak, tetapi Gianluigi Donnarumma masih sigap mengamankan bola.
Kondisi tanpa gol bertahan sampai turun minum. Situasi itu membuat babak kedua menjadi bagian paling menentukan bagi Manchester City.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-60 lewat gol Jeremy Doku. Setelah gol pembuka itu, permainan City terasa lebih lepas dan tekanan ke Brentford meningkat tajam.
Keunggulan satu gol membuat Manchester City semakin nyaman menguasai tempo laga. Brentford makin sering terkurung di wilayah sendiri dan kesulitan keluar dari tekanan yang terus datang.
Gol kedua lahir pada menit ke-75 melalui Haaland. Striker asal Norwegia itu memanfaatkan bola rebound di depan gawang untuk membawa City menjauh 2-0.
Pesta tuan rumah ditutup pada masa tambahan waktu, tepatnya menit ke-90+2. Omar Marmoush, yang masuk sebagai pemain pengganti, menyambut umpan Haaland dan memastikan kemenangan 3-0 untuk City.
Tambahan tiga poin ini membuat Manchester City tetap berada di posisi kedua klasemen dengan koleksi 74 poin dari 35 laga. Selisih mereka dengan Arsenal di puncak klasemen hanya dua angka.
Situasi itu membuat persaingan gelar Liga Inggris semakin panas. Arsenal belum bisa merasa aman karena City terus menempel dan menjaga tekanan dari belakang.
Bagi Brentford, kekalahan ini membuat mereka tertahan di peringkat kedelapan dengan 51 poin dari 36 pertandingan. Mereka masih harus berjuang menjaga peluang menembus zona tujuh besar sampai musim berakhir.
Dengan jarak yang begitu tipis di puncak klasemen, setiap laga sisa akan sangat berpengaruh pada arah perebutan gelar. Manchester City menunjukkan bahwa ritme mereka belum goyah saat musim memasuki fase paling krusial.
Source: www.suara.com