Nama-nama idol KPop kembali masuk dalam pembicaraan setelah Lisa BLACKPINK dipastikan merilis single “Goals” sebagai salah satu soundtrack Piala Dunia 2026. Dari situ, muncul lagi pertanyaan tentang siapa yang paling cocok mengisi lagu bertema turnamen sepak bola terbesar di dunia, terutama di tengah dominasi musik KPop yang memang akrab dengan energi besar dan daya tarik global.
Pembahasan ini tidak berhenti pada Lisa saja. Sejumlah grup dan solois lain juga ikut disebut karena dianggap punya modal kuat untuk membawakan lagu yang harus terasa megah, mudah diterima lintas negara, dan mampu mengangkat semangat penonton dalam skala stadion.
Lisa jadi tolok ukur baru
Masuknya Lisa ke jajaran soundtrack Piala Dunia 2026 lewat “Goals” membuat namanya langsung jadi acuan. Idol asal Thailand itu memang terus menguat sebagai figur global sejak debut solo pada 2021.
Karakter musik yang ia bawa juga dinilai sejalan dengan kebutuhan lagu turnamen. Gaya Lisa yang banyak bermain di jalur dance, hip-hop, dan EDM dianggap cocok untuk atmosfer stadion yang menuntut tenaga besar dan dorongan emosional.
Big Bang dan daya ledak panggung besar
Di antara nama yang sering muncul, Big Bang tetap punya posisi kuat saat bicara lagu bernuansa stadion. Reputasi mereka lekat dengan suasana meriah dan riuh, terutama lewat lagu-lagu yang memang mudah memancing euforia penonton.
“Fantastic Baby” dan “Bang Bang Bang” kerap disebut sebagai contoh yang pas untuk acara berskala besar. Keduanya dinilai mampu membuat energi massal langsung naik begitu dibawakan di depan penonton dalam jumlah besar.
BTS tetap masuk hitungan global
Nama BTS juga tidak pernah jauh dari perbincangan semacam ini. Setelah Jungkook BTS pernah dipilih sebagai penyanyi lagu utama Piala Dunia 2022, banyak yang membayangkan BTS secara keseluruhan bisa kembali terlibat dalam proyek serupa.
Alasannya sederhana, karena daya jangkau global mereka sangat besar. Basis penggemar yang masif ikut memperkuat peluang sebuah lagu menjangkau audiens yang jauh lebih luas, sesuatu yang penting untuk soundtrack event internasional.
CORTIS hadir sebagai wajah baru
Di sisi lain, CORTIS muncul sebagai kandidat yang membawa warna berbeda. Grup beranggotakan lima member itu masih tergolong nama baru, tetapi visual dan semangat Gen-Z mereka disebut memberi kesegaran untuk format seperti ini.
Jejak panggung internasional mereka juga mulai terlihat. CORTIS tampil di NBA All-Star Game 2026 dan menjadi boygroup Korea pertama yang tampil di ajang tersebut, sehingga mereka dinilai sudah punya pengalaman di panggung yang besar.
Girlgroup dengan napas kompetitif
Untuk kategori girlgroup, I-dle ikut masuk daftar karena warna musik mereka yang kuat. Banyak lagu mereka memiliki basis EDM jedag-jedug yang terasa cocok untuk suasana sorak-sorai di stadion.
LE SSERAFIM juga menonjol lewat karakter musik yang mengusung pesan tahan banting. Lagu seperti “Antifragile” dan “Fearless” menampilkan semangat pantang menyerah, sementara “Fire in the Belly” disebut membawa nuansa musik Brazil atau Amerika Latin yang identik dengan lagu turnamen.
Stray Kids paling dekat dengan identitas stadion
Dari semua nama yang dibicarakan, Stray Kids kerap dianggap paling dekat dengan identitas lagu stadion. Beat yang adiktif, lirik yang mudah menempel, dan penampilan member yang meledak-ledak membuat grup ini dinilai seperti dirancang untuk mengguncang kerumunan besar.
Mereka juga punya jejak yang mendukung citra itu lewat “MIROH”, lagu yang terinspirasi dari tarian perang tradisional Maori. Ditambah lagi, sepanjang 2024-2025 Stray Kids menggelar konser di 27 stadion di 34 kota di berbagai negara, sehingga pengalaman mereka di ruang pertunjukan skala besar terasa sangat relevan.
Koneksi mereka dengan dunia sepak bola pun makin terlihat lewat kerja sama dengan klub Inggris Tottenham Hotspurs. Kombinasi itu membuat Stray Kids semakin sering disebut sebagai grup yang paling pas bila suatu saat kembali ada lagu Piala Dunia yang membutuhkan tenaga, sorakan, dan identitas stadion yang kuat.
Source: www.idntimes.com