Tenxi dan Jemsii lewat single “Anthem Jawir” menghadirkan lagu yang tidak berhenti pada euforia kemenangan. Di balik nuansa stadion dan semangat juara, ada cerita tentang perjalanan Tenxi membangun namanya dari bawah.
Video musik “Anthem Jawir” tayang di YouTube pada 1 Juni 2026 dan langsung menarik perhatian. Visualnya menampilkan tim sepak bola yang merayakan hasil kerja keras di lapangan, lalu beralih ke suasana ramai di ruang ganti, dengan jumlah penayangan yang kini sudah menembus 100 ribu.
Secara bunyi dan tema, lagu ini memang dibangun seperti anthem olahraga. Tenxi tampil sebagai vokalis utama, sementara Jemsii menggarap produksi lagu bersama AntiNRML.
Dorongan utama yang dibawa “Anthem Jawir” adalah semangat ambisi, percaya diri, dan keberanian menghadapi tantangan. Tenxi menempatkan pesan mental juara sebagai inti lagu, sehingga nuansanya terasa seperti seruan untuk terus maju.
Meski terdengar meriah, Tenxi menyebut banyak bagian lagu ini lahir dari pengalaman pribadinya. Ia menjelaskan melalui unggahan di akun Instagram @tenxi___ bahwa single tersebut berkaitan dengan awal karier musiknya dari nol sampai akhirnya dikenal luas.
Kaitan itu membuat “Anthem Jawir” punya lapisan yang lebih dekat dengan identitas Tenxi sebagai musisi hip hop dangdut atau hipdut. Lagu ini tidak hanya menyuarakan kemenangan di lapangan, tetapi juga perjalanan seorang musisi yang membangun posisinya lewat kerja keras.
Nada perlawanan terasa kuat sejak bagian awal lagu. Pengulangan kata “jawara” dan “serang” memberi kesan agresif, lalu mengarahkan pendengar ke pesan untuk terus bertahan.
Baris seperti “Ga pernah takut masuk jurang” dan “Ini waktunya menang” menegaskan keberanian untuk menghadapi risiko. Sementara “Kerja keras ga pulang” dan “Ga peduli kata orang” memperlihatkan sikap keras kepala terhadap tekanan dari luar.
Pilihan kata itu membuat lagu ini terdengar langsung dan tegas. Tenxi memakai bahasa yang sederhana agar semangat yang dibawa lagu cepat tertangkap pendengar.
Di bagian lain, lagu ini juga menonjolkan soal identitas dan pembuktian diri. Ada dorongan untuk tetap menjadi diri sendiri meski gaya atau ciri khasnya banyak ditiru orang lain.
Kalimat “Tapi aku cuma satu” dan “Ku harus juara satu” memperkuat pesan tentang keunikan dan ambisi. Dari sini, “Anthem Jawir” bergerak melampaui tema olahraga dan berubah menjadi pernyataan tentang cara membangun nama sendiri.
Potongan lirik seperti “Jawara, jawara”, “Serang, serang”, “Ini story aku”, dan “Semua mau tau” ikut membangun lapisan makna itu. Kemenangan yang dibicarakan lagu ini tidak hanya soal hasil akhir, tetapi juga soal proses panjang untuk diakui lewat karya sendiri.
Kombinasi visual kemenangan, irama yang menyerupai anthem olahraga, dan lirik bernada motivasi membuat lagu ini mudah dibaca sebagai lagu penyemangat. Namun, cerita pribadi Tenxi membuat “Anthem Jawir” terasa lebih personal dibanding sekadar lagu untuk merayakan kemenangan.
Source: www.medcom.id




