Biaya mengubah motor bensin menjadi listrik berpotensi turun drastis jika subsidi konversi dinaikkan menjadi Rp15 juta per unit. Dalam skema tertentu, pemilik motor bahkan disebut hanya perlu menyiapkan sekitar Rp2 juta hingga Rp5 juta untuk menyelesaikan proses konversi.
Selisih biaya ini menjadi daya tarik utama program baru tersebut. Saat ini, biaya konversi umumnya masih berada di kisaran Rp17 juta hingga Rp20 juta, tergantung spesifikasi baterai dan motor listrik yang digunakan.
Dorongan untuk mempercepat motor listrik
Pemerintah menyiapkan skema subsidi baru itu sebagai bagian dari percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Langkah ini juga diarahkan untuk membantu menekan emisi karbon dan mengurangi konsumsi bahan bakar minyak.
Di sisi lain, kebijakan tersebut diposisikan sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM. Motor konversi dianggap sebagai salah satu jalur transisi energi yang lebih cepat dijangkau oleh pemilik kendaraan lama.
Nilai bantuan Rp15 juta juga jauh lebih tinggi dibanding program sebelumnya yang berada di kisaran Rp7 juta hingga Rp10 juta per unit. Dengan tambahan subsidi itu, konversi dinilai menjadi jauh lebih menarik bagi masyarakat yang selama ini masih menahan diri karena biaya awal terasa tinggi.
Target besar pada tahap awal
Pada tahun pertama pelaksanaan, target yang beredar mencapai 150 ribu unit motor bensin untuk dikonversi menjadi motor listrik. Angka ini menunjukkan ambisi yang lebih besar dibanding respons pasar pada program sebelumnya yang dinilai belum optimal.
Skema penyaluran subsidi dirancang langsung ke bengkel konversi yang sudah tersertifikasi resmi oleh pemerintah. Dengan mekanisme itu, pemilik kendaraan tidak perlu mengurus pencairan dana sendiri karena potongan akan diterapkan saat proses konversi berlangsung.
Model penyaluran tersebut disiapkan agar proses lebih sederhana dan transparan. Pemerintah juga ingin bantuan tepat sasaran tanpa menambah beban administrasi bagi pemilik kendaraan.
Program baru itu dijadwalkan mulai berjalan pada Februari 2026. Waktu menuju pelaksanaan digunakan untuk verifikasi bengkel, pembenahan administrasi, dan kesiapan industri komponen kendaraan listrik.
Motor yang bisa ikut program
Tidak semua motor bensin otomatis memenuhi syarat untuk mengikuti konversi bersubsidi. Pemerintah memprioritaskan kendaraan dengan kapasitas mesin 110 cc hingga 150 cc.
Kondisi motor juga harus masih layak jalan. Rangka, sistem pengereman, dan lampu wajib berfungsi dengan baik sebelum kendaraan diproses menjadi motor listrik.
Nomor rangka dan nomor mesin juga harus terbaca jelas untuk keperluan verifikasi. Ketentuan ini dibuat untuk mencegah penyalahgunaan program pada kendaraan yang identitasnya tidak jelas.
Dari sisi administrasi, nama pada KTP harus sesuai dengan data di STNK dan BPKB. Jika motor bekas belum dibalik nama, proses itu harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum subsidi dapat digunakan.
Pajak kendaraan juga harus aktif atau lunas. Pemerintah turut membatasi satu NIK hanya bisa menerima satu kali subsidi agar distribusi bantuan lebih merata.
Wajib melalui bengkel tersertifikasi
Seluruh proses konversi harus dilakukan di bengkel yang sudah memiliki sertifikasi. Bengkel dalam skema program wajib memenuhi standar keselamatan, memiliki teknisi kompeten, dan memakai komponen sesuai standar nasional.
Melalui bengkel resmi, pemilik kendaraan tidak hanya mendapatkan pemasangan komponen listrik. Mereka juga memperoleh pemeriksaan kendaraan hingga pengurusan perubahan data kendaraan setelah proses konversi selesai.
Keharusan memakai bengkel tersertifikasi menjadi fondasi penting program ini. Tujuannya agar hasil konversi aman digunakan dan tetap memenuhi syarat administratif setelah motor berubah dari bensin menjadi listrik.
Dengan biaya yang bisa turun hingga tinggal Rp2 juta sampai Rp5 juta, subsidi konversi Rp15 juta berpeluang menjadi salah satu insentif kendaraan listrik terbesar yang disiapkan pemerintah. Jika berjalan sesuai rencana, program ini dapat menjadi pintu masuk baru bagi pemilik motor lama saat minat terhadap konversi mulai diuji pada Februari 2026.