Di Kisaran Rp300 Jutaan, SUV Listrik Ini Tawarkan Kabin Digital dan Fitur Setara Kelas Atas

Di kisaran Rp300 jutaan, SUV listrik kini tidak lagi terasa serba sederhana. Beberapa model justru sudah membawa kabin digital, fitur keselamatan aktif, sampai karakter berkendara yang biasanya identik dengan mobil yang lebih mahal.

Perkembangan itu membuat segmen ini semakin ramai dilirik. Pembeli yang ingin beralih ke kendaraan tanpa emisi kini punya lebih banyak pilihan, dari yang menonjolkan harga terjangkau, jarak tempuh panjang, hingga kenyamanan suspensi dan rasa premium di kabin.

Pilihan paling murah dengan fitur keselamatan lengkap

Di antara nama yang muncul, Neta V-II menjadi salah satu opsi paling agresif. SUV kompak urban ini diposisikan untuk kemudahan berkendara sekaligus membawa paket keselamatan aktif yang cukup lengkap.

Neta V-II sudah dirakit lokal di Indonesia dalam skema CKD. Di bagian kabin, mobil ini mengandalkan layar sentuh vertikal 14,6 inci sebagai pusat kendali utama di dasbor.

Daya tarik utamanya ada pada paket ADAS yang mencakup 9 fitur pintar. Salah satu fitur yang paling menonjol adalah Traffic Jam Assist, yang membantu mobil melaju dan mengerem otomatis saat macet.

Mobil ini memakai baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 401 km dalam sekali pengisian penuh, dengan harga Rp299.000.000 hingga Rp310.000.000.

Masuk ke nuansa yang lebih premium

Bagi konsumen yang mengincar kesan lebih mewah, BYD Atto 3 varian Advanced menawarkan pendekatan berbeda. Model ini hadir dengan platform dan tampilan kabin yang dibuat lebih unik dibanding pesaingnya di kelas yang sama.

BYD membekali Atto 3 dengan e-Platform 3.0 dan Blade Battery. Kombinasi itu disebut mendukung keamanan baterai yang tinggi, sekaligus memberi jarak tempuh hingga sekitar 410 km berdasarkan standar NEDC.

Interiornya juga punya ciri khas sendiri. Kabin Atto 3 memakai tema sporty, layar hiburan bisa berputar otomatis dari lanskap ke potret, dan ambient lighting berubah warna mengikuti irama musik.

Harga BYD Atto 3 varian Advanced berada di kisaran Rp370.000.000 hingga Rp390.000.000. Posisi itu membuatnya tetap masuk radar pembeli SUV listrik kepala tiga yang mengutamakan teknologi baterai modern dan nuansa kabin yang berbeda.

Handling dan jarak tempuh jadi andalan

MG 4 EV varian Magnify menawarkan karakter yang lain lagi. Meski tampil sebagai crossover, model ini menonjol karena memakai penggerak roda belakang atau Rear-Wheel Drive.

Konfigurasi tersebut memberi karakter handling yang lebih tajam dan responsif. Untuk penggunaan harian, MG juga melengkapinya dengan wireless charger dan kamera 360 derajat resolusi tinggi.

Keunggulan lain datang dari produksinya yang sudah dilakukan secara lokal di Indonesia. Varian Magnify dibanderol sekitar Rp380.000.000 hingga Rp395.000.000 dengan jarak tempuh hingga 425 km dalam kondisi baterai penuh.

Angka itu membuat MG 4 EV menjadi salah satu yang paling jauh di kelompok ini. Bagi pengguna yang sering bepergian ke luar kota, kombinasi jarak tempuh panjang dan pengendalian sporty menjadi nilai jual utama.

Jalan berbeda lewat kenyamanan suspensi

Citroen e-C3 All New mengambil fokus yang tidak sama dengan para rivalnya. Model ini lebih menonjolkan kenyamanan berkendara, terutama lewat teknologi suspensi Advanced Comfort.

Suspensi tersebut dirancang agar mobil terasa empuk saat melewati jalan bergelombang. Karakter itu cocok untuk kebutuhan di perkotaan maupun area permukiman yang tidak selalu memiliki permukaan jalan mulus.

Dari sisi tampilan, Citroen e-C3 memakai gaya SUV dengan aksen two-tone yang memberi nuansa Eropa. Jarak tempuhnya mencapai 320 km, cukup untuk kebutuhan komuter harian seperti rumah, kantor, dan pusat perbelanjaan.

Harga Citroen e-C3 All New berada di sekitar Rp360.000.000 hingga Rp380.000.000. Dengan posisi tersebut, mobil ini menyasar pembeli yang lebih mengutamakan rasa nyaman daripada orientasi performa.

Empat model, empat karakter

Deretan SUV listrik ini menunjukkan bahwa pasar Rp300 jutaan kini tidak lagi dipenuhi pilihan yang seragam. Neta V-II menonjol lewat harga dan fitur keselamatan aktif, BYD Atto 3 membawa kesan premium dan teknologi baterai modern, MG 4 EV mengandalkan handling serta jarak tempuh, sedangkan Citroen e-C3 fokus pada kenyamanan suspensi.

Perbedaan karakter itu membuat konsumen bisa memilih sesuai kebutuhan harian masing-masing. Dari kabin digital yang makin canggih sampai jarak tempuh yang lebih siap untuk perjalanan luar kota, kelas SUV listrik terjangkau kini bergerak makin dekat ke standar yang dulu hanya ditemukan di mobil yang lebih mewah.

Baca Juga

Back to top button