Toyota memperkenalkan Land Cruiser FJ sebagai anggota baru keluarga Land Cruiser dengan pendekatan yang lebih ringkas. Meski dimensinya dibuat lebih mudah dipakai di ruang sempit, karakter tangguh yang melekat pada nama Land Cruiser tetap dijaga.
Model ini resmi meluncur pada 14 Mei dan langsung menarik perhatian karena mencoba menggabungkan kesan SUV premium dengan format yang lebih praktis untuk penggunaan harian. Toyota tampak ingin memberi pilihan kepada pengemudi yang menginginkan mobil tangguh, tetapi tidak terlalu besar saat harus berhadapan dengan jalan sempit atau kemacetan.
Fokus pada satu varian
Land Cruiser FJ hanya ditawarkan dalam satu varian utama, yaitu VX. Di baliknya, Toyota memasang mesin bensin 2.7 liter empat silinder segaris dengan tenaga maksimal 120 kW dan torsi 246 Nm.
Tenaga itu dipasangkan dengan transmisi otomatis enam percepatan Super ECT. Menurut Carwatch pada Kamis, 15 Mei, setelan ini membantu perpindahan awal terasa lebih halus dan membuat kontrol kecepatan lebih mudah saat melintasi turunan maupun saat dipakai di dalam kota.
Rancangannya tetap membawa DNA Land Cruiser
Walau diarahkan agar lebih nyaman digunakan sehari-hari, Toyota tidak melepas ciri dasar yang membuat Land Cruiser dikenal sebagai SUV yang sanggup diajak bekerja keras. Struktur ladder frame tradisional masih dipertahankan, sementara platform yang diadaptasi dari seri IMV diperkuat untuk menambah kekakuan lateral.
Pendekatan itu menunjukkan bahwa FJ tidak hanya bermain di sisi tampilan. Toyota tetap menempatkan kemampuan jelajah sebagai bagian penting dari identitas model ini, meski kemasannya dibuat lebih kompak dan mudah dikendalikan.
Dimensi lebih kecil, ruang tetap fungsional
Dari sisi ukuran, Land Cruiser FJ memiliki panjang 4.575 mm dan lebar 1.855 mm. Proporsi tersebut membuatnya lebih luwes saat melewati jalur sempit tanpa kehilangan kesan sebagai SUV premium.
Kabin disiapkan untuk lima penumpang dengan tata ruang yang fungsional. Kursi belakang bisa dilipat dan digeser, sehingga kapasitas bagasi dapat mencapai 795 liter saat dibutuhkan.
Efisiensi untuk penggunaan harian
Catatan efisiensi bahan bakarnya berada di angka 8,7 km/liter dalam mode WLTC. Angka ini memperkuat posisi FJ sebagai SUV yang tidak hanya mengandalkan tampilan gagah, tetapi juga masih mempertimbangkan kebutuhan rutinitas harian.
Toyota juga menetapkan harga 4,5 juta Yen untuk model ini. Produksinya dilakukan di pabrik Ban Pho milik Toyota Motor Thailand, dengan target penjualan bulanan sebesar 1.300 unit. Dengan paket seperti itu, Land Cruiser FJ diposisikan sebagai opsi yang menjaga warisan nama besar Land Cruiser, sambil menyesuaikan diri dengan kebutuhan pengemudi modern yang mencari ukuran lebih ringkas tanpa meninggalkan kemampuan jelajah.
Source: voi.id




