Dolar AS Menguat, USDCHF Kini Bertahan Di Atas Zona Tembusannya

USDCHF mendapat pijakan baru setelah menembus zona yang sebelumnya menahan laju kenaikan. Pergerakan ini menunjukkan pembeli masih aktif menguasai arah pasar, sementara area yang baru ditembus kini menjadi titik pantau utama.

Dorongan harga itu tidak berdiri sendiri. Penguatan dolar AS setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih baik dari perkiraan ikut memberi latar belakang yang sejalan dengan penguatan pasangan ini.

Breakout yang mengubah peta teknikal

Pasangan USDCHF berhasil melewati resistance penting di area 0.7923 hingga 0.7926. Zona ini berasal dari swing high akhir April dan akhir Mei, sehingga tembusannya menandai perubahan posisi yang cukup berarti dalam struktur harga jangka pendek.

Harga juga melampaui retracement 61,8% dari penurunan antara high 31 Maret dan low 8 Mei, yang berada di 0.79345. Kombinasi tembusan di area tersebut memperkuat bias naik dan membuat pasar lebih fokus pada kemampuan harga bertahan di atas wilayah breakout.

Setelah level itu ditembus, area 0.7923 hingga 0.7935 berubah fungsi menjadi support. Selama harga tetap berada di atas zona ini, peluang kenaikan lanjutan masih terbuka dan pembeli masih punya ruang untuk mempertahankan kendali.

Target berikutnya mulai terlihat

Jika tekanan beli bertahan, perhatian pasar bergeser ke resistance 0.7956 hingga 0.7961. Area ini sebelumnya menjadi swing zone utama selama Maret dan April, sehingga wajar jika level tersebut kembali diuji sebagai hambatan berikutnya.

Apabila zona itu ikut ditembus, USDCHF berpeluang bergerak lebih dekat ke level psikologis 0.8000. Di atas area tersebut, target berikutnya berada di sekitar 0.8018, sebelum pasar mengarah ke high 2026 di 0.80417.

Struktur grafik yang lebih luas juga mendukung pandangan tersebut. Penurunan tajam pada 7 dan 8 April meninggalkan relatif sedikit resistance di atas harga, sehingga ruang kenaikan masih terbuka selama momentum bullish tetap terjaga.

Dukungan fundamental ikut menguat

Kenaikan USDCHF mendapat dorongan tambahan dari dolar AS yang menguat setelah laporan ketenagakerjaan AS lebih baik dari perkiraan. Data itu mendorong imbal hasil Treasury naik tajam dan membuat dolar kembali lebih menarik di pasar.

Imbal hasil obligasi 2 tahun naik 10,8 basis poin ke 4,157%, sementara imbal hasil 10 tahun naik 7 basis poin ke 4,547%. Kenaikan yield tersebut membantu memperkuat permintaan terhadap dolar, sehingga mendukung latar belakang fundamental dari breakout bullish pada USDCHF.

Dengan kombinasi teknikal dan fundamental seperti ini, arah jangka pendek masih condong ke pembeli. Selama harga bertahan di atas area 0.7923 hingga 0.7935, pasar akan tetap memantau apakah USDCHF mampu menekan resistance 0.7956 hingga 0.7961 sebagai tahap berikutnya.

Source: www.tradingview.com

Baca Juga

Back to top button