Dukungan Ted Cruz memberi dorongan baru bagi Kids Online Safety Act, rancangan undang-undang yang selama ini diawasi ketat karena menyasar keselamatan anak di media sosial. Di tengah perdebatan soal tanggung jawab platform digital, sikap Cruz menjadi sinyal penting karena ia memimpin Senate Commerce Committee, gerbang awal yang harus dilalui sebelum sebuah aturan bisa dibawa ke pemungutan suara di pleno Senat.
RUU itu menekan perusahaan media sosial agar menerapkan “exercise reasonable care” saat merancang fitur yang dinilai berkontribusi pada bahaya bagi anak dan remaja. Risiko yang disorot mencakup gangguan makan, depresi, dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.
Dalam sebuah acara di Washington pada Selasa, Cruz menyatakan dukungannya di hadapan para orang tua yang mengatakan telah kehilangan anak mereka akibat bahaya daring. Ia juga menyampaikan keyakinan bahwa rancangan tersebut akan lolos dari komite dan kemudian disahkan di Senat.
Posisi Cruz menarik perhatian karena ia memegang kendali atas komite yang menelaah dan menyetujui legislasi sebelum dibawa ke tahap pemungutan suara. Meski sebelumnya ia sudah mendukung rancangan serupa, hingga kini belum ada pemungutan suara formal atas RUU tersebut selama sesi Kongres ke-119 yang sedang berjalan.
Bagi para pendukung pembatasan risiko digital bagi anak, langkah Cruz dipandang sebagai perkembangan yang signifikan. Dorongan ini memperkuat upaya agar platform lebih bertanggung jawab atas dampak desain aplikasi mereka terhadap anak-anak dan remaja.
Pada saat yang sama, perkembangan ini memberi tekanan baru pada perusahaan media sosial yang selama ini menjadi sasaran kritik soal keselamatan pengguna muda. Jika RUU bergerak lebih jauh, perdebatan di Senat kemungkinan akan berfokus pada seberapa jauh tanggung jawab hukum platform perlu diperluas untuk mencegah bahaya daring.