Galaxy Unpacked London Berpotensi Hadirkan Fold Baru dan Kacamata Pintar Pertama Samsung

Samsung tampaknya sedang menyiapkan panggung yang lebih besar dari sekadar pembaruan ponsel lipat. Pada Galaxy Unpacked yang dikabarkan berlangsung 22 Juli di London, sorotan tidak hanya mengarah ke Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8, tetapi juga ke kemungkinan debut kacamata pintar pertamanya.

Informasi soal jadwal itu datang dari Seoul Economic Daily yang mengutip sumber industri. Samsung sendiri belum mengumumkan tanggal resmi, sehingga susunan perangkat yang beredar masih berada di wilayah bocoran.

Panggung London dan daftar perangkat yang dibicarakan

Jika jadwal tersebut tepat, London akan menjadi lokasi Unpacked yang berbeda dari pola peluncuran Samsung yang belakangan lebih sering jatuh di Amerika Serikat atau Korea Selatan. Peluncuran Galaxy Z Fold 7 tahun lalu, misalnya, berlangsung di Brooklyn, New York.

Di acara yang sama, Samsung disebut menyiapkan Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Flip 8, dan seri Galaxy Watch 9. Kehadiran lebih dari satu lini perangkat sekaligus menunjukkan bahwa Samsung ingin menjadikan Unpacked ini sebagai ajang pembaruan besar di ekosistem premiumnya.

Sorotan tak cuma di foldable

Meski ponsel lipat tetap menjadi pusat perhatian, kabar yang paling menarik justru datang dari perangkat baru di luar kategori itu. Samsung disebut tengah menyiapkan wearable bernama sementara Galaxy Glasses, yang berpotensi menjadi kacamata pintar pertama dari perusahaan tersebut.

Nama itu muncul bersamaan dengan kabar bahwa Samsung ingin memperluas persaingan di pasar perangkat berbasis AI. Arah ini menempatkan perusahaan tidak hanya di jalur pembaruan ponsel, tetapi juga di ruang baru untuk perangkat yang lebih terhubung dengan asisten cerdas.

Galaxy Glasses dan arah produk yang berbeda

Galaxy Glasses dilaporkan dikembangkan bersama Gentle Monster. Kolaborasi itu memberi kesan bahwa Samsung tidak hanya memikirkan aspek teknologi, tetapi juga desain yang cocok untuk dipakai sehari-hari.

Perangkat ini disebut akan menjalankan Android XR dan terintegrasi dengan Gemini milik Google. Kombinasi tersebut mengarah pada pengalaman asisten berbasis AI yang menjadi salah satu fokus utama perangkat ini.

Bocoran awal juga menyebut Galaxy Glasses akan dibekali speaker, mikrofon, dan kamera. Namun, perangkat ini dikabarkan tidak memiliki display bawaan, sehingga jalur yang dipilih tampak berbeda dari perangkat augmented reality yang mengandalkan tampilan visual sebagai fitur utama.

Fokus pada audio, suara, dan AI

Tanpa layar internal, Galaxy Glasses tampaknya diarahkan untuk mengandalkan interaksi suara dan pemrosesan kontekstual berbasis AI. Pendekatan seperti ini berpotensi membuat perangkat terasa lebih ringan dan lebih dekat ke fungsi asisten harian.

Jadwal yang beredar juga menyebut Galaxy Glasses diharapkan tersedia pada kuartal ketiga tahun ini. Artinya, pengenalannya bisa terjadi lebih dulu di panggung Unpacked sebelum masuk ke tahap ketersediaan komersial.

Foldable tetap jadi medan utama

Di sisi lain, Samsung tetap punya tugas besar menjaga posisi di pasar ponsel lipat. Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8 diperkirakan menjadi penerus langsung model saat ini, sementara bocoran lain menyebut ada tambahan perangkat bergaya book-style dengan layar lebih lebar.

Perangkat itu sementara disebut Galaxy Z Fold 8 Wide atau Fold Wide. Desain horizontal yang lebih lebar dan format layar yang menyerupai tablet saat dibuka membuat model ini dipandang sebagai langkah untuk memperkuat posisi Samsung di segmen foldable.

Langkah tersebut juga muncul di tengah kabar bahwa Apple bergerak menuju peluncuran iPhone lipat pertamanya secepat September. Dengan begitu, Samsung tampak ingin menjaga momentum di pasar yang persaingannya makin terbuka.

Masuknya Galaxy Glasses ke panggung yang sama akan membuat Galaxy Unpacked 22 Juli menjadi salah satu agenda paling padat Samsung dalam beberapa tahun terakhir. Jika seluruh perangkat yang disebut benar-benar muncul, acara ini akan memperlihatkan ambisi Samsung memperluas ekosistemnya lewat ponsel lipat, jam pintar, dan kategori wearable baru berbasis AI.

Source: www.gadgets360.com

Baca Juga

Back to top button