Bagi pengunjung yang datang ke GBK Senayan, pameran BYD kali ini tidak berhenti pada deretan mobil yang dipajang. Acara yang berlangsung pada 20 hingga 24 Mei 2026 itu dikemas sebagai festival keluarga yang membuka ruang untuk melihat, mencoba, sekaligus memahami kendaraan energi baru dengan cara yang lebih dekat.
Melalui BYD Tech Culture Fest 2026, BYD menghadirkan format yang memadukan teknologi, hiburan, dan aktivitas interaktif. Pendekatannya dibuat agar mobil listrik dan teknologi Dual Mode tidak terasa seperti hal yang jauh dari keseharian, melainkan bagian dari mobilitas modern yang bisa dinikmati keluarga dan komunitas.
Lebih dari 40 kendaraan dipamerkan
Di area pameran, BYD menampilkan lebih dari 40 unit kendaraan dari merek BYD dan Denza. Deretan model yang bisa dilihat pengunjung mencakup BYD Dolphin, BYD Atto 3, BYD Seal, BYD Sealion 7, BYD Atto 1, BYD M6 DM, BYD Seal 6 DM, serta Denza D9 dan Denza B5.
Pameran ini juga menonjolkan teknologi kendaraan energi baru yang menggabungkan EV murni dan teknologi Dual Mode atau DM. Pengunjung dapat melihat komponen seperti e-Platform 3.0, Blade Battery, dan platform DM generasi terbaru yang dibawa BYD ke area festival.
Teknologi dibuat lebih mudah dipahami
Edukasi teknologi ditempatkan di Technology Zone dengan pendekatan yang sederhana dan visual. Di sini, pengunjung diajak mengenal teknologi DM lewat empat kategori utama yang disingkat GASS, yakni Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit.
Zona Gesit menjelaskan akselerasi yang responsif namun tetap halus. Zona Andal memperlihatkan kemampuan teknologi DM untuk beradaptasi di berbagai kondisi jalan dan medan, sementara zona Senyap menampilkan kabin yang tenang dengan getaran minim.
Pada Zona Super Irit, BYD menyoroti efisiensi energi untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jarak jauh. Area ini juga dilengkapi alat peraga visual untuk Blade Battery dan e-Platform 3.0 agar pengunjung lebih mudah memahami cara kerja teknologi yang dipamerkan.
Coba langsung lewat test drive dan off-road
Bagi pengunjung yang ingin merasakan kendaraan secara langsung, BYD menyiapkan Attraction Zone. Salah satu daya tarik utamanya adalah Monster Track Off-Road Arena yang menggunakan DENZA B5 untuk melewati simulasi rintangan ekstrem.
Lintasan itu dibuat dengan tanjakan, permukaan jalan tidak rata, dan rintangan jungkat-jungkit. Simulasi tersebut dirancang untuk memperlihatkan kinerja sistem penggerak, distribusi tenaga, dan stabilitas kontrol kendaraan dalam menjaga traksi.
Selain itu, ada sesi Speed Test Ride bersama BYD Seal 6 DM yang akan segera dipasarkan di Indonesia. Pengunjung juga bisa menjajal seluruh lini kendaraan EV BYD melalui area Test Drive umum, termasuk model keluarga BYD M6 DM yang baru diluncurkan.
Festival yang juga memuat layanan dan hiburan
BYD tidak hanya menyiapkan ruang pamer dan pengalaman berkendara, tetapi juga area pendukung untuk konsultasi. Di lokasi yang sama tersedia sales and dealing area untuk pembelian dan after-sales area yang menjelaskan sistem kepemilikan kendaraan energi baru, dukungan servis berkala, dan berbagai solusi kenyamanan yang disediakan BYD di Indonesia.
Sebelum memasuki ruang pameran utama, pengunjung bisa melewati area milestone yang merangkum sejarah singkat perkembangan inovasi teknologi BYD. Area ini memberi konteks tambahan sebelum pengunjung masuk ke rangkaian aktivitas utama.
Di luar dunia otomotif, festival ini juga menghadirkan area kuliner, aktivitas khusus anak-anak, booth uji coba fitur Vehicle-to-Load atau VtoL, diskusi bersama komunitas BEYOND, serta talkshow tentang masa depan mobilitas berkelanjutan dan skema pembiayaan kendaraan. Ada pula kegiatan olahraga bersama seperti pound fit, cardio class, dan zumba session.
Pada akhir pekan, acara ini diperkuat penampilan musisi lokal dan nasional seperti Diskoria, Lyodra, Yura Yunita, dan TIPE-X. BYD menempatkan seluruh rangkaian tersebut sebagai cara untuk membuat teknologi mobilitas terasa dekat dengan keluarga, komunitas, dan gaya hidup modern.
President Director PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao mengatakan festival ini dirancang agar masyarakat tidak hanya melihat teknologi kendaraan energi baru, tetapi juga merasakannya dalam kehidupan sehari-hari. Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan menegaskan bahwa teknologi mobilitas masa depan dikemas dengan cara yang menyenangkan agar lebih mudah diterima publik.
Setelah Jakarta, BYD berencana membawa BYD Tech Culture Fest ke kota besar lain di Indonesia, mulai dari Medan, Semarang, Bandung, hingga Surabaya. Langkah itu menunjukkan upaya perusahaan memperluas edukasi kendaraan energi baru ke lebih banyak masyarakat di berbagai daerah.
Source: www.oto.com