Google Drive yang penuh tumpukan file kini mendapat bantuan baru dari AI. Google mulai memperluas fitur “Organize My Files” untuk membantu pengguna merapikan penyimpanan tanpa perlu memindahkan dokumen satu per satu.
Fokus fitur ini bukan menambah kapasitas, melainkan mengatasi file yang terus menumpuk tanpa susunan yang jelas. AI akan melihat pola pengarsipan yang sudah ada di Drive pengguna, lalu memberi saran folder tujuan yang terasa sesuai dengan kebiasaan penyimpanan masing-masing.
AI membaca pola, bukan memindah sembarangan
“Organize My Files” tidak bekerja dengan cara mengacak isi Drive. Sistem ini memeriksa struktur pengelompokan yang sudah terbentuk, kemudian menyusun rekomendasi berdasarkan cara pengguna biasanya menata file.
Dari sana, file yang terpisah bisa diarahkan ke folder yang sudah ada. Jika ada kumpulan file yang dianggap lebih cocok dipisah, Google juga menyiapkan opsi untuk membuat folder baru.
Pendekatan seperti ini membuat hasilnya lebih relevan untuk kebutuhan harian. Fitur tersebut terasa seperti asisten penataan, bukan alat yang langsung mengambil alih susunan Drive sepenuhnya.
Pengguna tetap memegang kendali
Google tidak menjalankan pemindahan file secara otomatis tanpa izin. Sebelum perubahan diterapkan, pengguna akan melihat daftar file yang ingin dipindahkan, posisi awalnya, tujuan yang disarankan, dan alasan rekomendasi itu muncul.
Setelah itu, pengguna masih bisa meninjau semuanya sebelum menekan tombol akhir “Move files”. File tertentu juga bisa dipilih atau dicentang ulang, sehingga hanya item yang benar-benar diinginkan yang ikut berpindah.
Ada pula ruang penyesuaian tambahan. Folder tujuan yang disarankan dapat diubah, dan nama folder baru yang diusulkan juga bisa diganti sesuai kebutuhan pengguna.
Mulai meluas ke lebih banyak akun
Fitur ini sebelumnya sudah hadir untuk sebagian pengguna sejak Oktober tahun lalu. Kini Google memperluas jangkauannya ke lebih banyak paket bisnis, pendidikan, dan layanan AI tertentu.
Aksesnya mencakup Business Standard dan Plus, Enterprise Standard dan Plus, Google AI Pro dan Ultra, Google AI Pro for Education, serta AI Expanded Access. Perluasan ini membuat fitur tersebut tidak lagi terbatas pada kelompok kecil seperti saat awal dikenalkan.
Namun ada batasan yang masih berlaku. Saat ini, “Organize My Files” hanya tersedia untuk pengguna Google Drive dalam bahasa Inggris.
Arah baru AI di layanan produktivitas
Perluasan fitur ini menunjukkan bagaimana AI mulai diarahkan ke pekerjaan yang lebih praktis di layanan Google. Bukan hanya untuk pencarian atau ringkasan, tetapi juga untuk pekerjaan administratif yang sering memakan waktu.
Di Google Drive, pekerjaan itu mencakup memilah dokumen lepas, menempatkan file ke folder yang tepat, dan membangun struktur penyimpanan yang lebih masuk akal. Bagi pengguna yang selama ini menunda beres-beres karena terlalu banyak file, bantuan seperti ini bisa memangkas bagian paling melelahkan dari proses merapikan Drive.
Meski begitu, perannya masih sebatas memberi saran. Google belum mengubahnya menjadi sistem yang bekerja sendiri, sehingga pengguna tetap bisa memanfaatkan bantuan AI tanpa kehilangan kontrol atas file dan folder mereka.
Source: www.androidpolice.com




