Di kelas mid-high, Vivo S50t 5G datang dengan pendekatan yang cukup menarik karena harga dibuat lebih ramah tanpa mengorbankan banyak hal penting. Perangkat ini tetap membawa baterai besar, kamera periskop, dan layar cepat, sehingga posisinya terlihat seperti opsi yang lebih terjangkau tetapi masih terasa premium.
Vivo menempatkan S50t 5G sebagai alternatif dari Vivo S50 standar di pasar Tiongkok. Strategi ini terlihat jelas dari sejumlah penyesuaian yang dilakukan, tetapi karakter utamanya sebagai ponsel kencang tetap dipertahankan.
Performa tetap ditopang chip kelas atas
Untuk urusan dapur pacu, Vivo S50t 5G memakai Qualcomm Snapdragon 8s Gen 3 dengan proses 4nm. Chip tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR5X 12GB atau 16GB dan penyimpanan internal 512GB.
Ada satu penyesuaian yang paling terasa pada sektor memori, yaitu penggunaan UFS 3.1. Model standar disebut memakai UFS 4.1, sehingga perbedaan ini menjadi salah satu cara Vivo menekan harga jual perangkat.
Dengan konfigurasi seperti itu, S50t 5G masih diarahkan untuk pengguna yang membutuhkan performa tinggi. Aktivitas berat hingga gim kelas atas tetap menjadi target utama perangkat ini.
Layar besar, kecerahan tinggi
Di bagian depan, Vivo membekali ponsel ini dengan layar AMOLED 6,59 inci beresolusi 1.5K. Panel tersebut juga mendukung refresh rate 120Hz dan kecerahan puncak hingga 5000 nits.
Ukuran layar yang tidak terlalu besar membuat perangkat ini tetap terasa nyaman digenggam. Sementara itu, kombinasi resolusi tinggi, refresh rate cepat, dan tingkat kecerahan besar membuatnya kompetitif untuk penggunaan di beragam kondisi cahaya.
Kamera periskop menjadi nilai jual penting
Sektor kamera menjadi pembeda utama yang membuat S50t 5G menonjol di kelasnya. Di belakang, Vivo menyematkan kamera utama 50MP dengan OIS, kamera periskop 50MP dengan zoom optik 3x, dan kamera ultra-wide 8MP.
Kehadiran kamera periskop dengan sensor Sony IMX882 memberi nilai tambah yang jarang ditemukan di kelas ini. Meski posisinya sebagai model yang lebih ekonomis, Vivo tidak memangkas bagian fotografi secara drastis.
Di bagian depan, tersedia kamera 50MP dengan autofocus. Susunan kamera ini memperlihatkan bahwa Vivo tetap menjaga fokus pada pengalaman foto yang serius, bukan hanya mengejar harga yang lebih rendah.
Baterai besar tetap jadi sorotan
Salah satu daya tarik terbesar Vivo S50t 5G adalah baterai 6.500 mAh. Kapasitas besar ini didukung teknologi elektroda silikon-karbon, sehingga bobot perangkat tetap berada di kisaran 196 gram.
Untuk pengisian daya, Vivo menyertakan fast charging 90W FlashCharge. Kombinasi kapasitas besar dan pengisian cepat ini membuat perangkat terasa relevan untuk pengguna yang butuh daya tahan panjang sekaligus waktu isi ulang yang singkat.
Meski membawa baterai besar dan rangkaian kamera yang cukup lengkap, bodi perangkat ini tetap tipis. Ketebalannya tercatat hanya 7,49 mm, sehingga paket yang ditawarkan terasa cukup seimbang.
Varian dan harga
Vivo S50t 5G hadir dalam dua pilihan memori. Varian 12GB/512GB dijual 3.299 CNY, sedangkan varian 16GB/512GB dibanderol 3.599 CNY.
Dengan harga tersebut, Vivo menempatkan S50t 5G sebagai opsi yang lebih terjangkau dibanding model standar. Perangkat ini juga menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16.
Kombinasi Snapdragon 8s Gen 3, layar AMOLED 1.5K 120Hz, kamera periskop, dan baterai 6.500 mAh membuat S50t 5G tampil sebagai salah satu pilihan menarik di segmen mid-high. Vivo tampaknya menargetkan pengguna yang ingin paket lengkap tanpa harus membayar semahal versi utamanya.
Source: mediaindonesia.com