VinFast langsung menempatkan VF MPV 7 sebagai senjata utama untuk keluarga Indonesia. MPV listrik tujuh penumpang ini dibuka mulai Rp 345 juta OTR Jakarta, sebuah angka yang membuatnya tampil sangat kompetitif di tengah pasar mobil tiga baris.
Pilihan harganya juga dibuat fleksibel. Konsumen bisa memilih skema berlangganan baterai dengan banderol Rp 345 juta, atau mengambil versi yang sudah termasuk baterai seharga Rp 420 juta OTR Jakarta.
Langkah tersebut terasa masuk akal karena pasar Indonesia masih sangat kuat pada mobil keluarga berkonfigurasi tujuh kursi. VinFast memanfaatkan kondisi itu dengan membawa format MPV listrik yang langsung menyentuh kebutuhan utama banyak pembeli.
Prioritas produksi di Subang
Kehadiran VF MPV 7 juga menandai arah baru produksi VinFast di Indonesia. Pabrik VinFast di Subang, Jawa Barat, yang diresmikan pada 15 Desember 2025, justru lebih dulu memproduksi model ini dibanding VF3 seperti rencana awal.
CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto menyebut tingginya animo masyarakat Indonesia terhadap kendaraan tujuh penumpang menjadi alasan utama. Karena itu, VF MPV 7 diprioritaskan lebih dulu untuk pasar domestik.
Kariyanto juga menjelaskan bahwa model ini hadir dengan desain yang lebih modern dan sejumlah penyempurnaan. Arah itu dipakai untuk membuat VF MPV 7 lebih relevan bagi keluarga Indonesia.
Spesifikasi yang dibawa
Dari sisi teknis, VF MPV 7 memakai motor listrik tunggal di bawah bonet yang menggerakkan roda depan. Tenaganya mencapai 201 hp dengan torsi puncak 280 Nm.
Sumber dayanya berasal dari baterai 60,2 kWh. VinFast mengklaim jarak tempuhnya dapat mencapai 450 kilometer berdasarkan hitungan NEDC.
Mobil ini juga mendukung pengisian cepat. Pengisian dari 10 persen sampai 70 persen disebut bisa selesai dalam 30 menit.
Bagi keluarga yang mempertimbangkan mobil listrik sebagai kendaraan harian, kombinasi tenaga, torsi, dan jarak tempuh itu menjadi poin penting. VinFast tampak tidak hanya menonjolkan kapasitas kabin, tetapi juga efisiensi pemakaian.
Dimensi besar dan kabin tiga baris
Secara ukuran, VF MPV 7 masuk kategori besar di kelasnya. Mobil ini memiliki panjang 4.740 mm, lebar 1.872 mm, tinggi 1.734 mm, dan wheelbase 2.840 mm.
Kabinnya memakai tiga baris bangku untuk tujuh orang. Format ini cocok dengan karakter pasar Indonesia yang masih sangat menyukai kendaraan keluarga berkapasitas penuh.
Dari luar, identitas VinFast tetap terlihat pada fascia. Mobil ini membawa signature dan DRL berbentuk huruf V yang menjadi ciri khas merek tersebut.
VinFast menyebut model ini dikembangkan dari basis yang sama dengan Limo Green. Namun VF MPV 7 sudah mendapat penyempurnaan dari sisi fitur dan teknologi.
Kabinnya dibuat ringkas
Masuk ke dalam kabin, pendekatan yang dipakai terasa minimalis dan modern. Pusat kendali mobil bertumpu pada layar infotainment 10,1 inci di tengah dasbor.
VF MPV 7 tidak memiliki layar di balik lingkar kemudi. Artinya, berbagai pengaturan dan informasi utama dipusatkan ke layar tengah.
Susunan ini membuat kabin terlihat lebih ringkas dan bersih. Pada saat yang sama, VinFast menegaskan arah desain yang ingin tampil modern dengan elemen fisik yang lebih sedikit.
Dengan produksi lokal di Subang, konfigurasi tujuh penumpang, jarak tempuh 450 km, dan harga mulai Rp 345 juta OTR Jakarta, VF MPV 7 masuk ke pasar dengan paket yang agresif. Model ini menjadi salah satu upaya paling serius VinFast untuk memperkuat posisi di segmen MPV listrik Indonesia.
Source: otodriver.com




