Honor 600 Pro Punya Layar Sangat Terang dan Kamera HDR yang Berani Menantang Galaxy S25 Ultra

Honor 600 Pro menarik perhatian bukan karena satu fitur saja, melainkan karena berani menekan batas yang biasanya hanya ditempati ponsel kelas atas. Di beberapa skenario uji, perangkat ini bahkan mampu tampil meyakinkan saat berhadapan dengan Samsung Galaxy S25 Ultra, terutama ketika cahaya masuk dari arah belakang dan proses pemotretan menjadi jauh lebih sulit.

Yang membuatnya menonjol adalah kombinasi kamera, layar, dan daya tahan baterai yang terasa serius untuk kelas menengah. Honor tidak sekadar mengejar angka besar di atas kertas, karena hasil penggunaan langsung menunjukkan beberapa area yang memang dirancang untuk memberi kejutan.

Kamera jadi senjata utama

Salah satu sorotan terbesar datang dari kamera ultra-wide yang sanggup menjaga detail di kondisi backlight. Pada adegan dekat jendela dengan objek mobil mini, bagian terang dan gelap tetap terbaca jelas, mulai dari warna hijau bodi mobil, detail hitam, tekstur karpet, sampai elemen keyboard.

Pada saat yang sama, area luar jendela masih terkendali meski kondisi cahaya sangat menantang. Di skenario ini, Galaxy S25 Ultra justru tampak mengalami underexposure berat di bagian depan objek, sementara highlight di area awan terlihat terlalu terang.

Honor 600 Pro juga menunjukkan performa kuat di kamera utama ketika melawan cahaya belakang. Rentang dinamisnya lebar, detail bayangan tetap kaya, dan pantulan metalik pada objek terlihat natural.

Namun hasilnya tidak selalu sama di setiap situasi. Saat pencahayaan frontal dan kondisi terang, Galaxy S25 Ultra masih tampil lebih rapi dengan tonal balance yang lebih terkontrol, detail tekstur cat yang halus, serta blur latar yang lebih lembut.

Di sisi lain, Honor 600 Pro pada kondisi itu memperlihatkan beberapa kelemahan pemrosesan. Ada tanda over-sharpening, smudging algoritmik pada bagian plastik hitam, dan tekstur latar yang terasa lebih keras.

Zoom jauh masih jadi pembeda

Perbedaan hardware paling terasa saat masuk ke pembesaran jarak jauh. Pada zoom 10x, lensa telefoto optik Galaxy S25 Ultra masih mampu menjaga detail dengan tegas, termasuk noda bangunan dan lipatan kain yang tetap bisa dibedakan.

Honor 600 Pro mengandalkan hybrid zoom dalam skenario yang sama. Hasilnya memperlihatkan smudging yang lebih berat, artefak di tepian, dan kedalaman subjek yang berkurang.

Meski begitu, Honor masih bisa unggul dalam pemotretan indoor still life. Warna yang dihasilkan dinilai lebih menyenangkan untuk dibagikan langsung, dengan tone kulit yang cenderung rosy, aksesori rambut yang tampak hidup, dan latar yang bersih.

Layar terang untuk penggunaan siang hari

Di luar kamera, layar menjadi alasan lain mengapa Honor 600 Pro mudah mencuri perhatian. Panel 6,57 inci ini diklaim punya peak brightness hingga 8.000 nits, angka yang membuat konten tetap mudah dibaca di bawah terik matahari.

Dalam perbandingan berdampingan dengan Galaxy S25 Ultra, mode Sunlight pada Honor 600 Pro disebut membuat tampilan terlihat lebih terang dan nyaman dibaca. Hal ini memberi kesan premium yang langsung terasa saat dipakai di luar ruangan.

Honor juga menekankan kenyamanan mata lewat teknologi 3840Hz ultra-high frequency PWM dimming. Fitur ini diklaim membantu mengurangi kelelahan mata saat ponsel dipakai lama untuk browsing atau menonton video.

Baterai besar dalam bodi tipis

Sektor daya juga tidak dibuat setengah hati. Honor menyematkan baterai 6.400mAh ke dalam bodi setebal 7,8 mm, sehingga kapasitas besar tetap hadir tanpa membuat perangkat terasa terlalu tebal.

Dalam pengujian penggunaan nyata, bermain Honkai: Star Rail selama 30 menit dengan grafis tinggi hanya menghabiskan 9 persen baterai. Hasil itu menunjukkan efisiensi yang sangat kompetitif untuk perangkat di kelasnya.

Pengisian dayanya juga cepat lewat kabel 80W, dengan klaim isi 0 persen ke 50 persen dalam 15 menit. Ada pula dukungan wireless charging 50W untuk pengguna yang menginginkan cara pengisian lebih praktis.

Honor turut menambahkan wired reverse charging 27W, fitur yang jarang ditemui di segmen ini. Saat digunakan untuk mengisi iPhone 17 Pro, daya yang masuk memang tidak secepat charger bawaan iPhone, tetapi tetap mampu menambah sekitar 20 persen dalam 30 menit.

Desain ringan dan nyaman digenggam

Secara fisik, Honor 600 Pro tampil sederhana tetapi terasa matang. Bobot 200 gram membuatnya lebih ringan dibanding banyak flagship yang sudah menembus 250 gram ke atas.

Honor menyebut perangkat ini memiliki corner radius terbesar di antara ponsel Android dan bezel 0,98 mm. Dalam pemakaian langsung, lengkungan antara layar dan frame memang memberi transisi yang lebih mulus di tangan.

Frame metal matte menghadirkan tekstur yang halus, tidak licin, dan lebih tahan sidik jari. Sementara itu, bagian belakang memakai material ultra-durable composite fiber yang terlihat seperti kaca mengilap, tetapi terasa lebih hangat, lembut, dan tidak mudah kotor.

Pada akhirnya, Honor 600 Pro tampil sebagai ponsel yang kuat di titik-titik tertentu dan sangat menarik untuk pengguna dengan prioritas spesifik. Layar super terang, kenyamanan mata, baterai besar, desain yang nyaman, dan kemampuan kamera HDR di kondisi backlight menjadi modal utamanya.

Source: www.gizmochina.com
Exit mobile version