Bagi pengguna Instagram yang ingin mengatur tampilan profil dan story dengan lebih leluasa, Instagram Plus kini mulai hadir sebagai opsi berbayar. Paket ini tidak mengubah Instagram reguler yang tetap gratis, tetapi menawarkan deretan fitur tambahan yang dipusatkan pada story, insight, dan personalisasi.
Meta menempatkan layanan ini sebagai pilihan untuk pengguna yang ingin kontrol lebih besar atas interaksi dan tampilan akun. Kehadirannya juga menandai arah baru pengembangan model langganan di aplikasi-aplikasi utama milik Meta.
Story jadi pusat pengalaman premium
Daya tarik utama Instagram Plus ada pada kumpulan fitur story yang dibuat lebih menonjol. Salah satu yang paling diperhatikan adalah Story Spotlight, yang memberi prioritas tampilan story agar lebih cepat terlihat oleh teman.
Ada juga Story Extend yang memperpanjang masa tayang story dari 24 jam menjadi 48 jam. Tambahan waktu ini memberi kesempatan lebih panjang bagi orang terdekat untuk melihat unggahan yang dibagikan.
Untuk interaksi yang lebih ekspresif, Instagram Plus menyediakan Super Hearts. Fitur ini memungkinkan pengguna mengirim animasi hati yang lebih mencolok saat merespons story teman.
Selain itu, Instagram menambahkan Multiple Story Audiences. Lewat fitur ini, pengguna bisa membuat daftar audiens story dalam jumlah lebih banyak dan tidak hanya bergantung pada Close Friends.
Pantauan interaksi dibuat lebih rinci
Instagram Plus juga menyentuh sisi pemantauan story dengan tiga fitur yang lebih detail. Story Preview memungkinkan pengguna melihat pratinjau story teman dengan menekan dan menahan story, tanpa membuat nama mereka muncul di daftar penonton.
Fitur lain adalah Story Rewatch Insights, yang memberi tahu berapa kali story ditonton ulang oleh orang lain. Sementara itu, Search Viewer List membantu pengguna memeriksa apakah orang tertentu sudah melihat story atau belum tanpa harus mengecek daftar penonton secara manual.
Kombinasi fitur tersebut menunjukkan bahwa paket berbayar ini tidak hanya menonjolkan tampilan story, tetapi juga menghadirkan alat untuk membaca interaksi dengan lebih teliti. Bagi pengguna yang ingin memantau aktivitas story secara tenang dan detail, bagian ini menjadi salah satu nilai utama.
Personalisasi profil dan aplikasi ikut ditambah
Di luar story, Instagram Plus juga membawa elemen kustomisasi yang lebih luas. Salah satunya adalah Custom App Icon, yang memberi pilihan ikon aplikasi dari beberapa desain yang disiapkan Instagram bersama kreator Instagram.
Pengguna juga mendapat Custom Bio Font untuk mengubah font pada bio profil agar lebih sesuai dengan gaya masing-masing. Di sisi tampilan profil, ada More Profile Pins yang menaikkan batas pin konten dari tiga postingan menjadi hingga enam postingan.
Satu fitur lain yang cukup menonjol adalah Post Directly to Profile. Opsi ini memungkinkan pengguna mengunggah postingan langsung ke profil atau highlights tanpa menampilkannya di feed teman, sehingga profil bisa disusun dengan tampilan yang lebih rapi atau lebih terkurasi.
Harga dan rencana fitur berikutnya
Untuk menikmati seluruh fitur tersebut, pengguna perlu membayar USD 3,99 per bulan. Harga itu disebut setara sekitar Rp 72 ribuan per bulan.
Instagram menyebut daftar fitur dalam paket ini belum final. Platform itu mengatakan masih ada lebih banyak fitur eksklusif yang akan ditambahkan ke Instagram Plus dalam beberapa bulan ke depan.
Peluncuran Instagram Plus juga berjalan beriringan dengan Facebook Plus dan WhatsApp Plus. Facebook Plus disebut membawa fitur yang mirip dengan Instagram Plus, sedangkan WhatsApp Plus lebih fokus pada kustomisasi seperti tema aplikasi, ringtone khusus, stiker premium, dan fitur sejenis lainnya.
Dengan arah tersebut, Meta terlihat makin serius mendorong layanan langganan di ekosistem aplikasinya. Di Instagram, fokus utamanya jelas mengarah ke story, sementara kustomisasi profil dan aplikasi diposisikan sebagai pelengkap bagi pengguna yang menginginkan pengalaman lebih fleksibel.
Source: inet.detik.com