iOS 26.5 Paling Stabil, Namun iPhone 16 Masih Bergelut Dengan Baterai Boros

Pembaruan iOS 26.5 menunjukkan hasil yang sangat berbeda di dua generasi iPhone. Pada iPhone 17 Pro Max, sistem baru ini terasa lebih gesit dan lebih stabil, sementara pada iPhone 16 sebagian pengguna masih belum melihat perubahan yang benar-benar melegakan.

Perbedaan itu membuat penilaian terhadap iOS 26.5 ikut terbelah. Satu versi yang sama bisa dipuji sebagai langkah maju di satu perangkat, tetapi tetap dianggap belum cukup di perangkat lain.

iPhone 17 Pro Max paling merasakan dorongan performa

Di kelas flagship, iPhone 17 Pro Max menjadi perangkat yang paling diuntungkan dari iOS 26.5. Hasil benchmark menunjukkan ada kenaikan kecepatan pada pemrosesan single-core dan multi-core dibanding iOS 26.4.

Dalam penggunaan harian, efeknya terasa saat membuka aplikasi, berpindah antar-aplikasi, dan menjalankan multitasking. Banyak pengguna melaporkan sistem menjadi lebih cepat, lebih mulus, dan lebih responsif setelah pembaruan dipasang.

Respons positif dari pengguna model ini juga terlihat cukup konsisten di media sosial dan forum komunitas. Mereka menyebut stabilitas meningkat, multitasking lebih halus, dan waktu buka aplikasi lebih singkat.

Cerita di iPhone 16 masih jauh lebih campur aduk

Situasi berbeda terlihat pada lini iPhone 16. iOS 26.5 memang disebut membantu menstabilkan performa sistem dan memperbaiki sebagian bug, tetapi peningkatannya belum dianggap besar oleh banyak pengguna.

Sejumlah keluhan lama masih muncul, terutama lag dan crash aplikasi ketika menjalankan aplikasi yang lebih berat. Karena itu, pembaruan ini baru dinilai memperbaiki reliabilitas sampai batas tertentu, bukan menyelesaikan persoalan utama.

Masalah yang paling sering disebut tetap soal baterai. Banyak pengguna iPhone 16 mengatakan battery drain masih terasa meski sudah beralih ke iOS 26.5.

Baterai jadi pembeda paling jelas

Daya tahan baterai menjadi faktor yang paling kuat memengaruhi penilaian terhadap pembaruan ini. Pada iPhone 17 Pro Max, iOS 26.5 disebut membawa perbaikan yang nyata dalam pemakaian sehari-hari.

Waktu screen-on pada perangkat itu berada di kisaran 7,5 hingga 9 jam, tergantung pola penggunaan. Peningkatan tersebut dikaitkan dengan algoritma manajemen daya yang diperbarui.

Apple dinilai berhasil menekan konsumsi energi tanpa mengorbankan performa pada perangkat flagship tersebut. Hasilnya membuat iOS 26.5 terlihat lebih matang di iPhone 17 Pro Max dibandingkan di model lain.

Sebaliknya, pada iPhone 16, hasilnya belum meyakinkan. Battery drain yang sejak awal menjadi keluhan belum menunjukkan perbaikan berarti, sehingga pembaruan ini belum bisa disebut solusi penuh.

Stabil, tetapi belum memuaskan semua pengguna

Di tengah perbedaan itu, satu penilaian yang relatif konsisten tetap muncul dari komunitas pengguna. iOS 26.5 dianggap sebagai versi iOS 26 yang paling stabil sejauh ini.

Namun, label tersebut tidak otomatis membuat semua pemilik iPhone puas. Stabilitas memang membaik, tetapi gangguan kecil dan persoalan baterai masih membuat sebagian pengguna iPhone lama merasa kecewa.

Kondisi ini menunjukkan bahwa satu pembaruan bisa menghasilkan pengalaman yang sangat berbeda tergantung hardware. Perangkat yang berbeda dapat memperlihatkan hasil yang tidak seragam meski memakai sistem operasi yang sama.

Apple diperkirakan belum selesai menyempurnakan iOS 26. Pembaruan lanjutan seperti iOS 26.5.1 dan iOS 26.6 disebut akan hadir untuk menangani masalah yang masih tersisa, termasuk isu baterai pada perangkat yang lebih lama.

Di saat yang sama, iOS 27 beta 1 dijadwalkan debut pada 8 Juni 2026, sementara dukungan untuk iOS 26 tetap berlanjut sepanjang musim panas. Untuk saat ini, iPhone 17 Pro Max sudah merasakan manfaat yang jelas, sedangkan pengguna iPhone 16 masih menunggu perbaikan berikutnya agar baterai dan gangguan kecil benar-benar berkurang.

Source: www.geeky-gadgets.com

Baca Juga

Back to top button