Bagi pembeli iPhone yang sedang menunggu waktu paling pas, pergerakan harga terbaru justru tidak memberi satu pola yang mudah ditebak. Di rentang iPhone 13 sampai iPhone 17, ada model yang turun tajam, ada yang tetap diam, dan ada pula yang naik cukup jauh.
Situasi itu membuat nilai beli sekarang sangat bergantung pada varian yang dibidik. Dari seluruh daftar yang dipantau, iPhone 14 128GB terlihat paling menonjol sebagai opsi yang paling hemat, sementara iPhone 13 128GB tetap jadi model paling stabil.
Model lama masih memberi ruang paling aman
iPhone 13 128GB bertahan di harga Rp8.249.000 pada Juni 2026, sama seperti pada Januari. Kondisi ini menunjukkan bahwa model tersebut tidak banyak bergeser dan masih berada di posisi yang relatif aman untuk pembeli yang mengejar kepastian harga.
Di atasnya, iPhone 14 128GB justru turun lebih dalam. Harganya kini berada di Rp8.749.000, atau sekitar Rp1 juta lebih rendah dibanding Januari yang sempat menyentuh Rp9.749.000.
Dua model ini masih dipandang relevan untuk kebutuhan harian, gaming, dan fotografi. Karena itu, pembeli yang ingin masuk ke ekosistem iOS tanpa keluar biaya besar punya dua opsi yang sama-sama menarik, dengan iPhone 14 tampak lebih unggul dari sisi penurunan harga.
Seri iPhone 15 tidak bergerak satu arah
Masuk ke iPhone 15, harga menunjukkan arah yang berbeda antarvarian. iPhone 15 128GB naik menjadi Rp12.999.000 dari Rp11.249.000, sementara iPhone 15 Plus 128GB justru turun ke Rp12.499.000 dari Rp13.499.000.
Perbedaan ini membuat jarak harga antara versi standar dan Plus menjadi lebih tipis. Bagi calon pembeli, pilihan layar dan baterai bisa menjadi faktor yang lebih penting daripada sekadar melihat seri yang lebih baru.
Pola tersebut juga memperlihatkan bahwa harga tidak bergerak serempak hanya karena status generasi. Permintaan per varian ikut memberi pengaruh, sehingga model yang baru tidak selalu menjadi yang paling menguntungkan untuk dibeli saat ini.
Kelas premium ikut bergerak naik-turun
Di lini yang lebih tinggi, perubahan harga terlihat makin aktif. iPhone 16 128GB naik ke Rp15.499.000 dari Rp13.999.000 pada Januari, sedangkan iPhone 17 256GB juga naik menjadi Rp17.999.000 dari Rp17.249.000.
Kondisi itu menunjukkan bahwa seri terbaru belum memberi ruang harga yang lebih longgar bagi pembeli yang menunggu penyesuaian turun. Untuk kelas reguler, menunda beli belum tentu menghasilkan harga yang lebih rendah.
Meski begitu, tidak semua model premium bergerak naik. iPhone 16 Pro Max 256GB justru turun ke Rp20.499.000 dari Rp21.499.000, sehingga terlihat lebih menarik dibanding posisinya di awal tahun.
Pro Max tidak selalu berada di jalur yang sama
Di segmen tertinggi, iPhone 17 Pro Max 256GB naik tipis ke Rp26.249.000 dari Rp25.749.000. Sementara itu, iPhone 17 Pro Max 2TB berada di level Rp44.499.000.
Perbedaan arah ini menunjukkan bahwa varian Pro Max juga bergerak sendiri-sendiri, bukan seragam. Karena itu, ada kondisi ketika model tertentu justru lebih masuk akal dibeli sekarang dibanding model reguler yang sedang naik.
Bila fokus utama adalah nilai beli paling menguntungkan, iPhone 14 128GB tampak paling seimbang karena turun cukup jauh. iPhone 13 128GB tetap menjadi opsi paling stabil, sedangkan pembeli di kelas premium perlu mencermati iPhone 16 Pro Max 256GB karena justru sedang terkoreksi turun saat iPhone 16 standar dan iPhone 17 reguler bergerak naik.
Source: teknologi.bisnis.com