Geely EX2 facelift di Cina datang dengan perubahan yang paling terasa justru ada pada hal-hal yang paling dicari pengguna mobil listrik harian. Jarak tempuhnya kini mencapai 410 km dan 480 km, sementara pengisian daya dari 30 persen ke 80 persen hanya membutuhkan 19 menit.
Pembaruan itu membuat Geely Geome Xingyuan, nama model ini di pasar domestik, tampil lebih siap bersaing di segmen mobil listrik kompak yang semakin padat. Bukan hanya soal tampilan, tetapi juga efisiensi, kepraktisan, dan perangkat teknologi yang dibuat lebih lengkap.
Jarak tempuh dan pengisian jadi nilai jual utama
Pilihan daya jelajah 410 km dan 480 km menjadi sorotan utama pada EX2 facelift. Angka tersebut memberi ruang lebih luas bagi pengguna yang membutuhkan mobil listrik untuk mobilitas harian tanpa sering mencari stasiun pengisian.
Geely juga membekali model ini dengan baterai berisi sel dari CATL. Kepadatan energinya disebut mencapai 190 Wh/kg, dan pengisian cepatnya menjadi salah satu daya tarik paling menonjol di kelas ini.
Kombinasi jarak tempuh yang lebih panjang dan waktu isi ulang yang singkat memang menjadi nilai penting di segmen mobil listrik kompak. Dua hal itu kerap menentukan minat konsumen sebelum memilih model tertentu.
Paket bantuan mengemudi ikut diperbarui
Selain sisi baterai, penyegaran EX2 juga membawa fitur bantuan mengemudi yang lebih lengkap. Geely menyematkan sistem G-ASD G-Pilot H3 yang sudah mendukung NOA atau Navigate on Autopilot untuk jalan tol dan jalan layang.
Kemampuan parkirnya juga dibuat lebih luas. Geely menyebut sistem ini mendukung lebih dari 300 skenario parkir, ditambah memory parking hingga 2 km.
Di sisi keselamatan aktif, ada Sentry Mode yang dipadukan dengan DMS atau Driver Monitoring System. Kombinasi ini membantu memantau kondisi pengemudi, termasuk saat kelelahan mulai terdeteksi.
Kabin dibuat lebih digital dan modern
Masuk ke dalam, Geely menghadirkan nuansa baru lewat pilihan warna Taro White dan Starry Grey. Perubahan ini memberi kesan segar pada interior tanpa mengubah karakter dasar mobil sebagai kendaraan kompak.
Sistem infotainment EX2 facelift mengandalkan Galaxy Flyme Auto 2.0 yang berjalan pada chip otomotif Longying No.1 berbasis 7nm. Perangkat kerasnya tergolong besar untuk ukuran mobil listrik kompak, dengan CPU 8-core, RAM 16 GB, dan penyimpanan 128 GB.
Di depan pengemudi tersedia panel instrumen digital 8,8 inci. Sementara itu, di tengah dasbor terpasang layar sentuh utama 14,6 inci beresolusi tinggi yang mendukung interaksi suara dual-zone.
Fungsi kontrol suara juga dapat digunakan untuk berbagai fitur kendaraan. Susunan ini membuat kabin terasa lebih praktis dan lebih sesuai dengan kebutuhan penggunaan harian.
Wajah luar tetap familiar, tapi lebih tegas
Secara desain, Geely masih mempertahankan filosofi “smile” pada bagian depan. Lampu utama sudah menggunakan LED, sementara aksen DRL berbentuk bulu memberi identitas visual yang lebih tegas.
Di belakang, lampu LED “Light Feather” terdiri dari 78 titik cahaya individual. Geely juga memasang pelek baru 16 inci dengan gaya kelopak bunga untuk memberi sentuhan segar pada tampilan eksterior.
Untuk konsumen yang ingin pilihan lebih beragam, tersedia delapan warna eksterior. Opsi ini menambah ruang personalisasi tanpa mengubah bentuk dasar mobil.
Ukuran kompak, harga tetap disusun agresif
EX2 facelift punya panjang 4.135 mm, lebar 1.805 mm, dan tinggi 1.570 mm. Wheelbase-nya mencapai 2.650 mm, yang menjadi dasar bagi ruang kabin dan stabilitas berkendara.
Geely menawarkan mobil ini dalam enam varian dengan harga promosi mulai dari 61.800 yuan hingga 91.800 yuan. Dengan kombinasi jarak tempuh yang lebih jauh, pengisian cepat, kabin digital, serta fitur bantuan mengemudi yang lebih lengkap, EX2 facelift tampil sebagai salah satu model yang makin sulit diabaikan di kelas mobil listrik kompak Cina.
Source: otodriver.com




