Jakarta akan menjadi salah satu titik penting dalam tur stadion terakhir The Weeknd, dengan jadwal konser yang sudah dipastikan berlangsung di Jakarta International Stadium pada 26 dan 27 September 2026. Momen ini langsung menarik perhatian karena rangkaian Asia After Hours Til Dawn Stadium Tour disebut sebagai babak penutup dari tur besar tersebut.
Bagi penggemar yang ingin mengamankan tiket lebih awal, jadwal penjualannya juga sudah dibuka dengan skema yang jelas. Artist Presale tersedia mulai 18 Mei pukul 10:00 WIB sampai 19 Mei pukul 10:00 WIB, setelah pendaftaran kode presale dibuka melalui theweeknd.com/tour pada 11 Mei pukul 10:00 WIB hingga 15 Mei pukul 10:00 WIB.
Kehadiran Jakarta menempatkan Indonesia dalam jalur tur Asia The Weeknd yang mencakup Tokyo, Singapura, Seoul, Bangkok, Hong Kong, dan Kuala Lumpur. Rangkaian ini dimulai di Belluna Dome, Tokyo, pada 20 September, lalu berlanjut ke Jakarta sebelum ditutup di Kuala Lumpur pada 4 November.
Status tur ini membuat konser di JIS terasa lebih spesial karena Asia menjadi salah satu kawasan terakhir yang disambangi. Dengan begitu, pertunjukan di Jakarta bukan sekadar singgah biasa, melainkan bagian dari penutup perjalanan panjang After Hours Til Dawn Stadium Tour.
Skala tur tersebut memang besar sejak awal. Setelah penambahan jadwal pada 2026 di Eropa, Inggris, dan Amerika Latin, pendapatan globalnya melampaui USD 1 miliar pada tahun lalu.
Hingga kini, tur itu juga telah mencatat lebih dari 7,5 juta tiket terjual dari 153 pertunjukan. Pencapaian tersebut membuatnya disebut sebagai tur dengan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah oleh artis solo pria.
Sejak dimulai pada 2022, After Hours Til Dawn Stadium Tour telah menjangkau Amerika Utara dua kali, lalu berlanjut ke Eropa, Inggris, Amerika Latin, dan Australia. Karakter tur yang menyentuh banyak kawasan ini menjelaskan mengapa panggungnya dibangun dalam format stadion dengan produksi berskala besar.
Setlist yang dibawa ke tur ini berfokus pada tiga album yang menjadi pusat perhatian dalam fase terbaru karier The Weeknd, yaitu After Hours, Dawn FM, dan Hurry Up Tomorrow. Lagu-lagu hit dari berbagai fase juga ikut masuk ke dalam pertunjukan.
Pada rangkaian Amerika Utara tahun 2025, tur ini mencatat lebih dari 40 pertunjukan stadion yang terjual habis. Produksi panggungnya juga disebut menggabungkan skala besar dan teknologi mutakhir, sekaligus memecahkan rekor jumlah penonton dan pendapatan kotor di Amerika Serikat dan Kanada.
Di luar angka penjualan dan rekor panggung, tur ini juga membawa dimensi sosial. The Weeknd dan para mitranya telah menyumbangkan lebih dari USD 8,5 juta kepada XO Humanitarian Fund dan Global Citizen.
Sebagian hasil dari rangkaian tur 2026 juga akan terus mendukung kedua organisasi itu. Karena itu, konser Jakarta hadir bukan hanya sebagai pertunjukan besar, tetapi juga sebagai bagian dari tur yang ikut membawa kontribusi kemanusiaan.
Rekam jejak The Weeknd di berbagai kota semakin memperkuat posisi tur ini di panggung global. Ia disebut menjadi artis pria kulit hitam dengan pendapatan tertinggi dalam sejarah di sejumlah kota, termasuk New York, Denver, Santa Clara, Seattle, Edmonton, Montreal, Orlando, Arlington, dan Houston.
Di beberapa kota lain, ia juga mencetak rekor kehadiran baru bagi artis pria R&B, termasuk Boston, Denver, Edmonton, dan Orlando. Di Toronto, enam pertunjukan di Rogers Centre membuatnya memecahkan rekor pertunjukan terbanyak oleh artis solo pria dalam satu tur, sekaligus rekor bagi artis Kanada mana pun.
The Weeknd juga mencatat pertunjukan terbanyak oleh artis solo pria di Stadion SoFi, Los Angeles. Di Texas, ia disebut menjual lebih banyak tiket dibandingkan artis lainnya pada tahun ini, sementara penghargaan Tour of the Year di iHeartRadio Awards 2026 dan Best R&B Tour di Pollstar Awards ikut mempertegas posisinya di industri musik global.
Source: lifestyle.bisnis.com