Janji Besar Tujuh Game Raksasa Itu Masih Menggantung, Dari The Elder Scrolls VI Hingga Star Wars Eclipse

Bagi pemain, pengumuman besar sering terasa seperti awal dari sesuatu yang segera hadir. Kenyataannya, beberapa judul yang paling mencuri perhatian justru berubah menjadi proyek yang lama senyap dan nyaris tak memberi tanda kehidupan.

Pola itu kembali terlihat pada sejumlah game besar yang sejak awal diposisikan sebagai andalan studio. Dari nama besar Bethesda, Insomniac, Arkane, hingga Ubisoft, deretan proyek ini tetap dibicarakan justru karena minim kabar setelah pengumuman awal.

Antusiasme yang berubah jadi penantian panjang

The Elder Scrolls VI masih menjadi contoh paling jelas. Bethesda hanya menunjukkan teaser singkat pada 2018 yang menampilkan lanskap dan judul game, lalu setelah itu hampir tidak ada pembaruan yang benar-benar terlihat publik.

Kondisi tersebut makin menarik karena fokus Bethesda kini bergeser ke Starfield, pembaruan The Elder Scrolls Online, serta rerilis Skyrim dan Oblivion versi remaster. Akibatnya, The Elder Scrolls VI tetap hidup di ingatan pemain, tetapi belum memperlihatkan perkembangan yang bisa dilihat luas.

Proyek yang sempat meledak lalu senyap

Marvel’s Wolverine juga mengalami hal serupa setelah Insomniac Games merilis trailer singkat pada 2021. Cuplikan itu sempat memancing kejutan besar karena sosok pria berbaju flanel di bar akhirnya diungkap sebagai proyek game Wolverine.

Namun setelah momen itu, kabarnya praktis berhenti. Insomniac lebih dulu sibuk dengan Marvel’s Spider-Man 2, lalu terdampak serangan siber yang membocorkan data internal dan cuplikan gameplay Marvel’s Wolverine yang masih kasar.

Marvel’s Blade juga memicu perhatian besar karena dikerjakan Arkane. Studio yang dikenal lewat Dishonored dan Deathloop itu mengonfirmasi proyek tersebut dan merilis trailer sinematik pada akhir 2023.

Sejak saat itu, belum ada lanjutan yang terlihat ke publik. Tidak ada wawancara, concept art, atau trailer baru, meski latar Prancis dan gaya khas Arkane sempat membuat game ini tampak sangat menjanjikan.

Seri lama, ambisi baru, dan kabar yang tipis

Crysis 4 ikut masuk daftar proyek yang membuat publik bertanya-tanya. Crytek mengumumkannya lewat teaser hitam putih pada Januari 2022, tetapi sampai sekarang yang jelas baru perekrutan tim pengembang dan status bahwa game masih berada di tahap pengembangan awal.

Situasinya menjadi makin kabur setelah Crytek terkena gelombang PHK pada awal tahun ini. Seri Crysis sendiri dikenal lewat visual super realistis yang kerap dijadikan tolok ukur game PC, sehingga banyak pihak menilai studio itu masih sibuk membangun teknologi baru untuk seri keempatnya.

Beyond Good and Evil 2 memiliki riwayat yang jauh lebih panjang. Sekuel ini pertama kali diumumkan pada 2008, lalu kembali diperlihatkan pada 2017 dengan skala yang jauh lebih ambisius.

Perjalanannya terus diwarnai penundaan, pergantian pemimpin pengembangan, dan pembaruan kecil yang lebih terasa seperti penanda bahwa proyek masih hidup. Ubisoft tetap menyebut game itu masih berjalan, meski trailer terbarunya terakhir muncul tujuh tahun lalu.

Nama besar lain yang tetap jadi tanda tanya

System Shock 3 juga belum lepas dari status menggantung. Otherside Entertainment mengumumkannya pada 2015, tetapi hampir satu dekade berlalu tanpa kabar yang meyakinkan.

Pergantian staf dan akuisisi lisensi game oleh Tencent membuat masa depan proyek ini semakin tidak jelas. Kini, sepuluh tahun setelah pengumuman awal, penantian atas kabar terbaru System Shock 3 masih belum selesai.

Star Wars Eclipse menutup daftar ini dengan nasib yang tak kalah sunyi. Trailer perdananya sempat langsung mencuri perhatian karena menampilkan Jedi, droid, dan Yoda dengan nuansa khas Star Wars.

Game dari Quantic Dream itu juga dijanjikan sebagai petualangan AAA di era High Republic dengan cerita bercabang. Namun setelah pengumuman awal tersebut, hampir tidak ada perkembangan baru yang terdengar, sementara rumor soal kendala perekrutan staf dan game engine sempat muncul sebelum dibantah.

Source: www.idntimes.com
Exit mobile version