JETOUR Buka Pesanan T1 I-DM, Pengiriman Perdana Dijadwalkan Mulai Dua Pekan Lagi

Bagi konsumen yang sudah menunggu JETOUR T1 I-DM, kabar terpentingnya adalah unit pertama tidak perlu menunggu lama. PT JETOUR Sales Indonesia memastikan pengiriman paling cepat dimulai dua minggu setelah peluncuran, meski jadwal serah terima tetap bergantung pada wilayah masing-masing pembeli.

Ketersediaan mobil ini langsung dibuka sejak hari peluncuran, dan jaringan dealer sudah menerima unit T1 dalam dua pilihan mesin. Artinya, konsumen bisa mulai melakukan pemesanan untuk varian I-DM maupun ICE tanpa harus menunggu stok masuk lebih dulu ke pasar.

Pengiriman dilakukan bertahap

Sales Director PT JETOUR Sales Indonesia, Michael Budihardja, menjelaskan bahwa distribusi tidak akan berjalan serentak ke semua daerah. Pola yang dipakai adalah pengiriman parsial, sehingga ada wilayah yang menerima unit lebih cepat dibanding daerah lain.

Ia memberi contoh bahwa konsumen di Jakarta berpeluang mendapat unit lebih dulu. Sementara itu, kota seperti Medan bisa membutuhkan waktu lebih lama karena alur distribusi dilakukan bertahap ke berbagai wilayah.

Meski begitu, Michael menegaskan bahwa ketersediaan T1 akan hadir di seluruh outlet Indonesia pada bulan ini. Dengan begitu, JETOUR menyiapkan sebaran unit secara nasional, walau waktu penerimaan tetap menyesuaikan lokasi konsumen.

Dua pilihan mesin di pasar Indonesia

JETOUR T1 hadir dengan dua opsi utama, yaitu ICE dan I-DM. Kehadiran varian I-DM menjadi sorotan karena model ini merupakan SUV plug-in hybrid pertama JETOUR di Indonesia.

Di sisi lain, JETOUR juga memasukkan varian ICE agar konsumen punya pilihan sesuai kebutuhan mobilitas berbeda. Strategi ini membuat T1 masuk pasar dengan pendekatan yang lebih luas, baik untuk pembeli yang mencari mesin konvensional maupun elektrifikasi.

Harga normal dan harga promosi

Untuk harga resmi, JETOUR T1 dipasarkan mulai Rp408 juta untuk varian ICE dan Rp558 juta untuk varian I-DM. Namun, ada penawaran khusus untuk 1.000 pembeli pertama di Indonesia.

Dalam program tersebut, harga T1 ICE menjadi Rp388 juta. Sementara itu, varian PHEV dengan penggerak I-DM dibanderol Rp538 juta.

Sudah dirakit lokal di Bekasi

Selain menawarkan dua pilihan mesin, seluruh unit T1 yang dijual di Indonesia juga sudah berstatus CKD. Michael menyebut kondisi itu sama seperti pada T2, dengan perakitan dilakukan di pabrik milik Handal Indonesia Motor di Bekasi, Jawa Barat.

Status perakitan lokal ini menunjukkan bahwa JETOUR menyiapkan T1 untuk pasar Indonesia melalui basis produksi yang berada lebih dekat dengan konsumen domestik. Langkah tersebut sekaligus mempertegas kesiapan model ini untuk dipasarkan secara lebih luas di jaringan penjualan nasional.

Spesifikasi utama T1 I-DM

Dari sisi teknis, JETOUR T1 I-DM mengandalkan mesin 1.5L 4-silinder yang dipadukan dengan penggerak listrik dan baterai 18,4 kWh. Kombinasi itu membuat mobil bisa melaju dalam mode listrik penuh sejauh 100 km.

Jika baterai dan tangki BBM sama-sama terisi penuh, jarak tempuh totalnya diklaim mencapai 1.200 km. Angka ini menjadi salah satu daya tarik utama T1 I-DM di tengah minat pasar terhadap SUV hybrid dan plug-in hybrid.

Dengan pesanan yang sudah dibuka, unit yang sudah tersedia di dealer, serta pengiriman awal yang dijanjikan mulai berjalan dua pekan setelah peluncuran, konsumen kini tinggal menyesuaikan waktu serah terima dengan wilayah masing-masing. JETOUR menyatakan ketersediaan T1 akan merata di seluruh outlet Indonesia sepanjang bulan ini.

Source: www.bincangbincangmobil.com
Exit mobile version