Di pasar mobil bekas, Suzuki Ertiga masih punya tempat tersendiri di antara keluarga yang mencari MPV tujuh penumpang dengan harga yang lebih terjangkau. Pada Mei 2026, unit yang beredar terpantau mulai dari Rp80 jutaan, sehingga model ini tetap menarik untuk dipantau oleh pembeli yang membutuhkan mobil harian sekaligus kendaraan untuk perjalanan jauh.
Daya tarik Ertiga tidak hanya bertumpu pada harga. Mobil ini dikenal nyaman dipakai, irit bahan bakar, dan memiliki biaya perawatan yang ringan, sementara kabinnya tetap relevan untuk kebutuhan keluarga yang mengutamakan fungsi.
Pilihan mesin dari dua generasi
Ertiga sudah hadir di Indonesia sejak 2010 dan kemudian berkembang menjadi dua generasi. Generasi pertama yang dipasarkan pada 2012 hingga 2018 mengusung mesin K14B 1.4L.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 95 PS pada 6.000 rpm dan torsi puncak 130 Nm pada 4.000 rpm. Sementara itu, generasi kedua yang hadir sejak 2018 sampai sekarang memakai mesin K15B 1.5L dengan tenaga 104,7 PS pada 6.000 rpm dan torsi 138 Nm pada 4.400 rpm.
Kehadiran varian hybrid juga ikut menjaga posisi Ertiga agar tetap kompetitif di pasar MPV bekas. Dengan pilihan generasi dan mesin yang berbeda, calon pembeli punya ruang lebih luas untuk menyesuaikan kebutuhan dan anggaran.
Rentang harga bekas yang cukup lebar
Pantauan pasar pada Mei 2026 menunjukkan Suzuki Ertiga bekas berada di kisaran Rp80 jutaan hingga Rp260 jutaan. Selisih harga ini dipengaruhi tipe, transmisi, dan kondisi fisik mobil.
Unit produksi awal tahun 2012-2015 umumnya dilepas di kisaran Rp85 juta sampai Rp134 jutaan. Untuk model 2016-2018, harga berada di rentang Rp118 juta hingga Rp145 jutaan.
Estimasi harga berdasarkan tahun produksi
| Model dan tahun produksi | Rentang harga bekas |
|---|---|
| 2012-2015 | Rp85 juta – Rp134 jutaan |
| 2016-2018 | Rp118 juta – Rp145 jutaan |
| 2019-2020 | Rp160 juta – Rp176 jutaan |
| 2020-2024 | Rp185 juta – Rp260 jutaan |
Di sisi lain, unit generasi kedua atau versi hybrid keluaran 2020-2024 bertahan di rentang Rp191 juta hingga Rp260 jutaan. Rentang ini memperlihatkan bahwa Ertiga bekas memiliki sebaran harga yang cukup luas di pasar.
Kondisi fisik kendaraan tetap menjadi faktor penting saat membandingkan satu unit dengan unit lainnya. Riwayat pemakaian, transmisi, dan tahun produksi juga ikut menentukan harga akhir.
Bagi pembeli yang mengejar angka awal lebih rendah, unit lama masih memberi peluang. Namun untuk yang mencari model lebih baru dengan nilai jual lebih tinggi, varian generasi kedua atau hybrid menjadi opsi yang tetap masuk akal di segmen MPV bekas.