Kelas Skutik 110-125cc Kian Mahal, Honda Tetap Unggul Saat Yamaha Menekan Dari Bawah

Pasar skutik 110-125cc pada 2026 tetap ramai, tetapi harga yang bergerak naik membuat pembeli perlu lebih cermat memilih. Di kelas yang paling banyak dicari ini, selisih banderol antarmodel kini membentang cukup jauh, dari bawah Rp19 juta sampai mendekati Rp27 juta.

Kenaikan harga berada di kisaran Rp1 juta sampai Rp2 juta dibanding periode sebelumnya. Meski begitu, segmen ini masih penting karena menyasar kebutuhan harian yang praktis dan efisien untuk pelajar, pekerja, dan keluarga muda.

Honda masih bertumpu pada model paling familiar

Honda tetap menjadi pemain paling kuat di kelas entry level lewat BeAT, Genio, Scoopy, dan Vario 125. Susunan model itu membuat Honda masih punya pilihan dari yang paling terjangkau sampai yang lebih tinggi di kelas skutik kecil.

Honda BeAT CBS dipasarkan Rp19.155.000. Di bawah nama BeAT, varian Street dan Deluxe masing-masing berada di Rp20.026.000, sedangkan Deluxe Smart Key dijual Rp20.556.000.

Genio juga masih dijaga sebagai opsi yang ramah kantong. Harga Honda Genio dimulai dari Rp20.250.000 untuk CBS, lalu Rp20.450.000 untuk CBS Special Color, dan Rp20.870.000 untuk CBS ISS.

Skutik Honda yang lebih tinggi tetap punya ruang kuat

Di atas Genio, Honda Scoopy tampil dengan posisi harga yang lebih tinggi. Varian Fashion dibanderol Rp23.101.000, sementara Prestige dan Stylish sama-sama berada di Rp23.906.000.

Honda Vario 125 menjadi opsi terbesar dalam daftar ini. Varian CBS dipatok Rp24.560.000, CBS-ISS ada di Rp26.215.000, dan Street mencapai Rp26.649.000.

Yamaha mengejar dengan hybrid dan nuansa retro modern

Yamaha mengambil jalur berbeda dengan mengandalkan kombinasi teknologi hybrid dan desain retro modern. Strategi itu terlihat lewat Gear Ultima Hybrid dan keluarga Fazzio yang terus diposisikan sebagai andalan.

Gear Ultima Hybrid dijual Rp20.140.000. Varian Ultima Hybrid Solid berada di Rp20.560.000, sedangkan Ultima Hybrid Smart dipasarkan Rp22.685.000.

Fazzio juga masih menjadi tumpuan Yamaha di kelas ini. Fazzio Hybrid Neo dipatok Rp22.270.000, Hybrid Rp22.470.000, Hybrid Lux Rp24.745.000, dan Special Edition Rp25.250.000.

Pilihan non-hybrid masih dipertahankan

Selain model hybrid, Yamaha tetap menyiapkan opsi yang lebih murah untuk pembeli yang mengejar harga masuk. Gear 125 Standard tercatat Rp19.295.000, Mio M3 125 menjadi salah satu yang paling rendah di Rp18.705.000, dan X-Ride 125 Standard berada di Rp21.135.000.

Rentang itu menunjukkan Yamaha masih menjaga daya tarik di dua sisi, yakni harga terjangkau dan citra produk yang lebih modern. Kehadiran beberapa model juga membuat pilihan konsumen tetap lebar di tengah kenaikan harga.

Suzuki tetap bermain di sisi fungsional

Suzuki masih hadir lewat Access dan Nex II yang menonjolkan fungsi harian. Dua model ini tetap masuk radar pembeli yang mencari skutik sederhana dan praktis.

Posisi tersebut menjaga Suzuki tetap relevan di segmen bawah yang sangat sensitif terhadap harga. Pendekatan itu cocok untuk konsumen yang lebih menekankan mobilitas dasar daripada fitur yang lebih kompleks.

Rentang harga makin lebar, pilihan makin padat

Jika dilihat secara keseluruhan, pasar skutik 110-125cc pada 2026 tetap sangat padat pilihan. Rentangnya membentang dari Yamaha Mio M3 125 di Rp18.705.000 hingga Honda Vario 125 Street di Rp26.649.000.

Pergerakan harga ikut dipengaruhi pembaruan fitur keamanan, teknologi mesin terbaru, dan naik-turunnya biaya produksi di pabrikan. Karena itu, pembeli tetap disarankan mengecek ke diler resmi untuk memastikan biaya administrasi tambahan yang bisa berbeda di tiap wilayah.

Baca Juga

Back to top button