Kenji Ohba Tutup Usia, Sosok di Balik Gavan Tinggalkan Warisan Besar Tokusatsu

Bagi penggemar tokusatsu, nama Kenji Ohba tidak pernah berdiri sendiri karena ia melekat pada sejumlah tokoh yang membentuk masa keemasan genre tersebut. Kiprahnya sebagai Gavan membuatnya dikenang luas, dan kabar wafatnya pada usia 71 tahun langsung memantik duka dari para penggemar di Jepang maupun negara lain.

Kenji Takahashi, yang lebih dikenal sebagai Kenji Ohba, meninggal pada 6 Mei 2026 sekitar pukul 14.23 waktu setempat. Ia wafat setelah menjalani perawatan akibat penyakit yang telah dideritanya selama beberapa tahun terakhir.

Jejak awal Ohba di tokusatsu sudah kuat sejak ia berperan sebagai suit actor untuk Android Kikaider dan Akarenger dalam Himitsu Sentai Gorenger. Dari sana, namanya makin dikenal lewat Shiro Akebono alias Battle Kenya di Battle Fever J serta Daigoro Oume alias Denji Blue di Denshi Sentai Denjiman.

Peran-peran itu memperlihatkan kemampuan aksi Ohba yang membuat karakter terasa hidup di layar. Kehadirannya ikut memperkuat daya tarik waralaba tokusatsu pada era 1970-an dan 1980-an.

Puncak popularitasnya datang ketika ia memerankan Retsu Ichijouji atau Gavan dalam Space Sheriff Gavan pada 1982. Sosok itu menjadikannya dikenal sebagai pahlawan solo dan turut mengangkat seri Metal Hero hingga dikenal di tingkat internasional.

Di luar Jepang, nama Ohba juga mendapat perhatian dari industri film Hollywood. Quentin Tarantino pernah mengajaknya tampil dalam Kill Bill: Volume 1 dan Kill Bill: Volume 2 sebagai Shiro, anak buah Hattori Hanzo.

Meski sudah lama menjadi figur besar, Ohba tetap dekat dengan dunia yang membesarkan namanya. Ia kerap muncul sebagai kameo dalam produksi Kamen Rider dan Super Sentai modern, lalu mendirikan kelompok aksi bernama Luck JET atau Jaunty Eventful Troupe.

Kedekatannya dengan penggemar juga terjaga lewat kehadiran di berbagai konvensi. Karena itu, banyak orang melihatnya bukan hanya sebagai aktor, tetapi juga sosok yang membantu menjaga semangat tokusatsu tetap hidup lintas generasi.

Riwayat kesehatannya mulai menurun sejak Mei 2018 setelah ia sempat pingsan di rumah dan dibawa ke rumah sakit. Sejak saat itu, ia menjalani perawatan medis intensif hingga akhir hayatnya.

Pihak keluarga memutuskan prosesi persemayaman dan pemakaman dilakukan secara tertutup bersama kerabat dekat. Di media sosial dan komunitas tokusatsu, ucapan duka terus mengalir untuk aktor yang meninggalkan kesan mendalam lewat peran-peran pahlawan klasiknya.

Warisan Kenji Ohba tidak berhenti pada satu karakter saja. Nama Gavan dan deretan tokoh lain yang ia hidupkan akan tetap menjadi bagian penting dari sejarah tokusatsu.

Source: mediaindonesia.com
Exit mobile version