Momen Iduladha sering membuat konsumsi daging kurban sulit dibatasi. Namun, Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengingatkan warga agar tidak berlebihan karena porsi yang terlalu besar dapat memicu gangguan kesehatan, terutama pada mereka yang punya riwayat hipertensi, kolesterol, dan penyakit tidak menular lain.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni, menegaskan bahwa masyarakat tetap boleh menikmati hidangan khas Iduladha. Yang perlu dijaga adalah jumlah yang dimakan agar tubuh tidak terbebani oleh asupan daging merah yang terlalu banyak.
Warga dengan riwayat penyakit diminta lebih waspada
Peringatan itu terutama ditujukan kepada warga yang sudah memiliki tekanan darah tinggi atau kadar kolesterol. Menurut Dini, konsumsi daging merah berlebihan tanpa pola hidup yang sehat dapat meningkatkan tekanan darah dan memicu keluhan kesehatan lain.
Karena itu, Dinkes meminta warga lebih memperhatikan kondisi tubuh saat menyantap olahan daging kurban. Langkah ini dipandang penting untuk menekan kemungkinan munculnya keluhan setelah perayaan dengan menu tinggi lemak.
Pola makan tetap perlu dijaga
Selain membatasi porsi daging, Dinkes Kota Tangerang mendorong warga menyeimbangkan menu dengan sayur, buah, dan air putih. Aktivitas fisik juga disarankan tetap dilakukan agar tubuh tidak terlalu terbebani oleh makanan berlemak.
Pengaturan porsi makan menjadi salah satu cara sederhana yang dianjurkan. Warga juga diimbau tidak terlalu sering mengonsumsi daging agar risiko gangguan kesehatan bisa ditekan.
Cek kesehatan tersedia di 39 puskesmas
Di luar imbauan soal makanan, Dinkes Kota Tangerang juga mengajak warga memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis atau CKG. Layanan ini tersedia di 39 puskesmas di Kota Tangerang dan bisa digunakan untuk pemeriksaan dasar.
Pemeriksaan yang disediakan meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta konsultasi dengan tenaga medis. Warga yang mulai merasakan keluhan setelah mengonsumsi makanan berlemak juga disarankan segera datang ke puskesmas terdekat.
Dini menyebut warga perlu memeriksakan diri bila muncul pusing, tengkuk terasa berat, atau tekanan darah meningkat setelah menyantap makanan berlemak. Menurut dia, pemeriksaan lebih cepat dapat membantu mendeteksi gangguan kesehatan sejak awal sebelum keluhan berkembang lebih serius.
Source: www.beritasatu.com




