Setia Band kembali menarik perhatian setelah tiga tahun vakum dari dunia rekaman. Kehadiran mereka ditandai dengan lagu baru berjudul “Hilang Ingatan”, yang langsung menjadi penanda bahwa grup yang digawangi Charly Van Houten dan Pepeng itu masih punya tempat di industri musik.
Kembalinya Setia Band tidak dilakukan dengan perubahan arah yang drastis. Grup ini tetap membawa warna pop yang sejak lama melekat pada identitas mereka, sehingga nuansa lagu barunya masih terasa akrab bagi pendengar setia.
Lagu baru sebagai penanda fase baru
“Hilang Ingatan” diposisikan sebagai jawaban atas kerinduan publik terhadap karya terbaru Setia Band. Lagu itu bukan hanya menandai berakhirnya masa vakum, tetapi juga memperlihatkan bahwa mereka memilih kembali dengan karakter musik yang tidak jauh dari ciri khas selama ini.
Charly Van Houten menyampaikan bahwa lagu tersebut hadir dengan semangat penuh. Ia mengatakan, “Kami merilis lagu baru yang judulnya Hilang Ingatan, supaya tidak hilang ingatan ya. Dan saya menyanyikannya dengan sepenuh hati.”
Pernyataan itu memperlihatkan bahwa rilisan ini dipandang sebagai karya yang ingin dijaga kualitas dan kedekatannya dengan pendengar. Setia Band tampak ingin mengirim pesan bahwa mereka tetap hadir melalui lagu yang lahir dari perhatian pada identitas musikal mereka sendiri.
Tetap menjaga warna pop
Keputusan untuk kembali lewat jalur pop menunjukkan konsistensi Setia Band dalam mempertahankan ciri yang sudah dikenal publik. Langkah ini juga membuat mereka tidak perlu mengubah karakter secara ekstrem hanya demi menandai kembalinya ke industri.
Bagi pendengar lama, pendekatan itu memberi rasa familiar. Setia Band kembali dengan formula yang sudah dikenal, tetapi tetap membawa materi baru setelah periode tanpa rekaman.
Kolaborasi di balik penggarapan lagu
Proses produksi “Hilang Ingatan” melibatkan musisi lain di luar internal band. Setia Band bekerja bersama Gan Gan dari Sahara Band dan Kang Yon, pemain keyboard Dygta, dalam penggarapan lagu tersebut.
Kehadiran dua nama itu memberi lapisan warna tambahan pada proses kreatif. Di sisi lain, kolaborasi ini menunjukkan bahwa Setia Band tetap membuka ruang kerja bersama untuk menjaga kualitas hasil akhir setelah lama tidak merilis materi baru.
Lirik yang dibuat mudah menempel
Charly menilai ada bagian tertentu dari lirik yang membuat lagu ini cepat diingat. Ia menyoroti frasa “sedang sayang-sayangnya” dan “hilang ingatan” sebagai bagian yang mudah melekat di benak pendengar.
Menurut Charly, karya ini lahir dari kebutuhan untuk memberikan yang terbaik. Ia menegaskan, “Ini kan sebuah karya, dan karya ini adalah sebuah identitas yang harus kita jaga sebagai seniman, sebagai musisi.”
Pernyataan itu menegaskan bahwa “Hilang Ingatan” tidak sekadar menjadi lagu pembuka setelah vakum. Lagu ini juga diperlakukan sebagai bagian dari tanggung jawab artistik untuk menjaga identitas yang sudah dibangun Setia Band selama ini.
Sudah mulai diperkenalkan ke publik
Untuk menjangkau pendengar lebih luas, Setia Band sudah mengenalkan “Hilang Ingatan” melalui video klip yang tayang di YouTube. Langkah ini menjadi bagian dari upaya promosi di ruang digital agar lagu baru mereka lebih mudah diterima publik.
Selain melalui internet, lagu tersebut juga dibawakan langsung di Malaysia. Kehadiran di panggung luar negeri menunjukkan bahwa kembalinya Setia Band tidak berhenti pada perilisan rekaman, melainkan juga dibawa ke hadapan penonton secara langsung.
Dengan rangkaian itu, Setia Band memperlihatkan bahwa comeback mereka berjalan bertahap namun terarah. “Hilang Ingatan” kini menjadi karya yang menandai kembalinya mereka ke jalur musik pop yang selama ini telah dibangun bersama para pendengar.
Source: www.suara.com