ASUS mulai menggeser laptop premiumnya ke arah yang lebih cerdas dengan menaruh AI lokal sebagai pusat pengalaman, bukan sekadar pelengkap. Langkah ini paling terasa lewat Omni Virtual Assistant yang bisa tetap berjalan tanpa internet, sehingga pekerjaan tetap bisa diproses lebih mandiri dan data tidak selalu harus bergerak ke jaringan.
Pendekatan itu juga memperkuat sisi keamanan. Dengan pemrosesan yang tidak terus bergantung pada koneksi, ASUS menempatkan AI sebagai bagian inti dari perangkat, bukan hanya fitur tambahan yang muncul sesekali.
Di jajaran laptop terbarunya, ASUS juga membawa status Copilot+ PC untuk mendukung kebutuhan kerja yang cepat, efisien, dan lebih personal. Dua keluarga prosesor yang dipakai adalah Intel® Core™ Ultra Series 3 dan AMD Ryzen™ AI 400 series, yang sama-sama dibekali performa NPU hingga 50 TOPS.
ASUS Indonesia menyebut arah baru ini sebagai upaya menghadirkan teknologi AI lokal yang lebih personal dan aman. Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia, menegaskan bahwa inovasi tersebut dirancang untuk memberi efisiensi maksimal tanpa kompromi bagi pengguna.
Zenbook DUO jadi sorotan utama
Dari seluruh lini yang diperkenalkan, Zenbook DUO (UX8407AA) menjadi model yang paling menonjol. Laptop ini diposisikan sebagai perangkat multitasking dengan pengurangan celah antar layar hingga 70% dibandingkan generasi sebelumnya.
ASUS memakai material Ceraluminum™ pada perangkat ini. Material tersebut diklaim 3x lebih kuat dan 30% lebih ringan daripada material konvensional.
Zenbook DUO juga membawa dua layar sentuh 3K ASUS Lumina Pro OLED 144Hz dengan tingkat kecerahan 1.000 nits. Untuk performa, perangkat ini mengandalkan Intel® Core™ Ultra 9 386H dan menghasilkan total performa AI hingga 180 platform TOPS.
Harga resmi Zenbook DUO di Indonesia tercatat Rp54.999.000,-. Posisi itu menegaskan bahwa ASUS memang menempatkannya di kelas premium dengan fokus kuat pada produktivitas dan mobilitas multitasking.
Pilihan tipis untuk mobilitas dan kerja harian
Selain Zenbook DUO, ASUS menyiapkan Zenbook S14 dan S16 OLED bagi pengguna profesional yang membutuhkan perangkat ringkas. Keduanya punya ketebalan hanya 1,1 cm dan tetap dibekali baterai berkapasitas besar hingga 83Wh.
Untuk kebutuhan yang lebih fleksibel, Vivobook S14 dan Vivobook 14 Flip hadir sebagai opsi kerja harian. Dua model ini disebut menawarkan daya tahan baterai lebih dari 20 jam, sehingga pengguna bisa bekerja lebih lama tanpa terlalu sering mencari colokan.
Susunan produk ini menunjukkan ASUS tidak hanya menawarkan satu tipe perangkat untuk semua orang. Perusahaan menyiapkan beberapa lapis pilihan, mulai dari kelas premium, mobilitas tinggi, hingga laptop yang lebih praktis untuk kebutuhan produktivitas sehari-hari.
Layanan purna jual ikut diperkuat
ASUS juga menyertakan paket perlindungan yang cukup agresif untuk lini laptop terbarunya. Setiap pembelian sudah termasuk 3 Tahun Garansi Internasional, 3 Tahun ASUS VIP Perfect Warranty untuk kerusakan akibat kelalaian penggunaan, serta ASUS Premium Service.
Layanan Premium Service mencakup prioritas antrean FastLane dan layanan pembersihan profesional Laptop Spa. Paket ini memperlihatkan bahwa ASUS tidak hanya menjual perangkat, tetapi juga pengalaman penggunaan jangka panjang yang dibuat lebih tenang bagi pembeli.
Pre-order laptop ASUS terbaru dibuka mulai 6 Mei 2026 melalui ASUS Official Online Store. Dengan AI lokal, dukungan Copilot+ PC, dan pilihan perangkat yang punya karakter berbeda, ASUS mendorong pasar laptop premium ke arah yang lebih aman, lebih efisien, dan tetap siap dipakai bahkan saat tanpa internet.
Source: pemmzchannel.com