Xiaomi 17T series hadir dengan pendekatan yang menarik bagi pengguna yang ingin naik kelas tanpa harus masuk ke lini paling atas. Dua model yang dibawa, Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro, mengandalkan kombinasi kamera Leica, baterai besar, layar cepat, dan performa yang disiapkan untuk kebutuhan harian hingga pembuatan konten.
Di kelasnya, seri ini juga menonjol karena tidak hanya mengejar angka spesifikasi, tetapi juga pengalaman pakai yang lebih lengkap. Xiaomi menyematkan chipset Dimensity generasi baru, pengisian daya kencang, dan konektivitas yang lebih modern agar perangkat ini tetap relevan untuk gaming, scrolling, dan aktivitas multimedia.
Kamera Leica jadi pusat perhatian
Kolaborasi dengan Leica menjadi salah satu daya tarik utama pada 17T series. Xiaomi membekali kamera utama dengan lensa Summilux 1G+6P dan stabilisasi OIS, lalu menambahkan mode Stage serta Leica Live Moment untuk hasil foto yang lebih kreatif dan sinematik.
Pada Xiaomi 17T, sistem kameranya terdiri dari kamera utama 50 MP, ultrawide 12 MP, dan kamera depan 32 MP. Varian ini juga membawa kamera telefoto periskop 50 MP yang mendukung zoom optik hingga 10x serta foto telemakro dari jarak sekitar 30 cm.
Untuk kebutuhan video, kedua model sama-sama mendukung perekaman 4K 60 fps dengan HDR10 Plus dan Log. Dukungan ini membuat seri 17T tidak hanya diarahkan untuk foto, tetapi juga untuk pengguna yang ingin membuat konten video dengan fleksibilitas lebih besar.
Performa dan daya dibuat lebih serius
Di balik fokus kamera, Xiaomi juga memberi perhatian besar pada dapur pacu. Xiaomi 17T Pro memakai Dimensity 9500 yang diklaim membawa peningkatan CPU dan GPU signifikan dibanding generasi sebelumnya, sementara Xiaomi 17T menggunakan Dimensity 8500 4 nm dengan RAM 12 GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 512 GB.
Xiaomi menyebut GPU pada Xiaomi 17T naik hingga 25 persen. Peningkatan ini membuat perangkat lebih siap untuk beban berat seperti gim dan multitasking, tanpa meninggalkan kelas harga yang masih lebih terjangkau dibanding lini utama.
Sisi baterai juga ikut dibuat menonjol. Xiaomi 17T membawa baterai 6500 mAh dengan fast charging 67 watt dan fitur power share 22,5 watt untuk mengisi perangkat lain saat dibutuhkan.
Xiaomi 17T Pro melangkah lebih jauh dengan baterai silicon carbon 7000 mAh. Varian ini mendukung pengisian cepat 100 watt dan pengisian nirkabel 50 watt, sehingga menawarkan fleksibilitas yang lebih besar bagi pengguna yang sering beraktivitas mobile.
Layar cepat untuk konten dan gim
Untuk tampilan, Xiaomi 17T hadir dengan layar OLED 6,59 inci beresolusi 1268p dan refresh rate 120 Hz. Meski ukurannya lebih kecil dibanding generasi lama, panel ini menawarkan kecerahan hingga 3.500 nits dengan warna yang tetap kaya.
Xiaomi 17T Pro membawa layar OLED 6,83 inci dengan refresh rate 144 Hz. Kombinasi ini memberi pengalaman yang lebih mulus saat scrolling, bermain gim, atau menonton konten visual dengan gerakan cepat.
Desain, audio, dan konektivitas
Untuk menampung baterai yang lebih besar dan sistem pendingin baru, desain perangkat dibuat lebih tebal. Imbasnya, pengalaman gaming disebut lebih stabil karena perangkat tidak mudah panas saat mendapat beban berat.
Di sektor audio, kedua model dibekali speaker stereo dengan Dolby Atmos, Hi-Res Audio, serta dukungan wireless audio. Xiaomi juga menambahkan WiFi 7, Bluetooth 6, NFC, dual SIM atau eSIM di beberapa wilayah, dan komunikasi offline Xiaomi.
Xiaomi 17T series hadir dalam warna Black, Blue, dan Violet. Di pasar Eropa, harga awalnya berada di 750 euro untuk Xiaomi 17T dan 900 euro untuk Xiaomi 17T Pro.