Layar Matte Oppo Pad 5 Makin Nyaman Di Luar Ruangan, Pengisian 10.050mAh Masih Biasa Saja

Oppo Pad 5 Matte Display menarik perhatian bukan karena mengejar kecepatan isi ulang, melainkan karena memberi pengalaman pakai yang lebih nyaman di luar ruangan. Layar matte anti-glare menjadi pembeda utamanya, terutama saat tablet dipakai di bawah cahaya terang yang biasanya membuat panel glossy sulit dibaca.

Pendekatan itu terasa masuk akal untuk pengguna yang sering bekerja mobile. Dengan panel IPS LCD 12,1 inci 120Hz, chipset Dimensity 7300 Ultra berbasis 4nm, dan baterai 10.050mAh, perangkat ini memang diarahkan untuk menemani pemakaian harian yang panjang.

Yang paling menonjol dari tablet ini justru ada di layar. Sertifikasi TÜV Rheinland menyebut pantulan bisa berkurang hingga 97%, sementara cahaya biru berbahaya turun sampai 70%.

Dalam penggunaan nyata, layar matte tersebut tetap nyaman dilihat saat terkena sinar siang yang kuat. Karena itu, Oppo Pad 5 Matte Display terasa lebih cocok untuk pekerjaan ringan berbasis web ketika pengguna sedang berpindah tempat.

Keunggulan visual itu datang bersama daya tahan baterai yang cukup solid. Dalam pengujian, perangkat ini mencatat Active Use Score 13 jam, angka yang tergolong baik untuk tablet berlayar besar dengan refresh rate 120Hz.

Rinciannya juga terbilang seimbang. Tablet ini bertahan hampir 49 jam untuk panggilan yang diuji lewat WhatsApp, sekitar 13 jam untuk browsing, sekitar 14 jam 24 menit untuk pemutaran video, dan tepat 7 jam untuk gaming.

Meski hasil tersebut positif, posisi Oppo Pad 5 Matte Display belum bisa disebut yang paling unggul di kelas spesifikasi serupa. OnePlus Pad Go 2 dengan baterai 10.050mAh dan perangkat keras identik masih mencatat hasil lebih baik di pengujian yang sama.

Selisihnya cukup terasa di beberapa skenario. OnePlus Pad Go 2 unggul sekitar 1,5 jam pada Active Use Score, sekitar 13 jam pada uji panggilan, 1 jam saat browsing, hampir 1,5 jam pada video, dan 1 jam pada gaming.

Jika ketahanan baterainya masih bisa diandalkan, bagian yang paling mengecewakan justru pengisian dayanya. Oppo Pad 5 Matte Display hanya mendukung pengisian 33W, meski tetap memakai label SuperVOOC.

Dalam pengujian, baterainya baru mencapai 16% setelah 15 menit. Setelah 30 menit, dayanya berada di angka 33%, lalu perlu sekitar 1 jam 44 menit untuk penuh dari 0% ke 100%.

Hasil itu memang tidak buruk untuk baterai 10.050mAh, tetapi juga belum memberi keuntungan besar bagi pengguna yang menginginkan isi ulang cepat. Situasinya bahkan menarik karena kecepatannya masih bisa mendekati beberapa perangkat lain di titik tertentu.

Honor MagicPad4, misalnya, punya rating pengisian 66W atau dua kali lipat lebih tinggi secara teori. Namun pada 15 menit pertama, Oppo mencatat 16% dan Honor 17%, lalu keduanya sama-sama berada di 33% setelah 30 menit.

Honor tetap lebih cepat penuh dengan waktu 1 jam 40 menit, sedangkan Oppo memerlukan 1 jam 44 menit. Oppo juga sejajar dengan OnePlus Pad Go 2 pada pengujian 30 menit karena sama-sama mencapai 33%, meski OnePlus Pad Go 2 selesai penuh sedikit lebih lambat, yakni 1 jam 50 menit.

Di sisi lain, ada perangkat yang menunjukkan lompatan jauh lebih besar. Huawei MatePad Pro 13.2 mencapai 64% dalam 30 menit dan penuh dalam 1 jam 10 menit, sementara OnePlus Pad mencapai 50% dalam 30 menit dan penuh dalam 1 jam 18 menit.

Dari rangkaian hasil itu, Oppo Pad 5 Matte Display terlihat jelas sebagai tablet yang lebih menonjolkan kenyamanan layar dan daya tahan pakai daripada kecepatan pengisian. Untuk pengguna yang sering berada di luar ruangan, kompromi tersebut masih punya alasan kuat, meski waktu isi ulang tetap menjadi catatan yang sulit diabaikan.

Source: www.gsmarena.com
Exit mobile version