LiDAR Turun Ke BYD Atto 1 MY 2026, City EV Murah Ini Terasa Naik Kelas

BYD menempatkan Seagull atau Atto 1 MY 2026 ke arah yang tidak biasa untuk mobil listrik murah. Model ini kini membawa opsi LiDAR dan sistem bantuan berkendara pintar, sehingga fitur yang biasanya melekat pada mobil mahal ikut hadir di segmen city EV entry level.

Paket paling menarik datang lewat God’s Eye B atau DiPilot 300. Dengan sensor LiDAR, sistem ini mendukung City Navigation on Autopilot atau CNOA untuk membantu navigasi di area perkotaan, termasuk membaca lampu lalu lintas dan bermanuver di bundaran.

Di dalam daftar fitur keselamatan aktif, BYD juga menambahkan Driver Monitoring System, Automatic Emergency Braking, serta driving recorder lima arah. Kehadiran perangkat-perangkat itu membuat Atto 1 MY 2026 terasa lebih dekat dengan mobil yang kelasnya di atas city EV biasa.

Fitur naik kelas tanpa mengubah identitas kompak

Meski membawa teknologi yang lebih canggih, Seagull MY 2026 tetap diposisikan sebagai mobil listrik mungil untuk penggunaan urban. Dimensinya tetap ringkas dengan panjang 3.780 mm, lebar 1.715 mm, tinggi 1.540 mm, dan wheelbase 2.500 mm.

Pembaruan visual juga dibuat cukup jelas. BYD menambah warna mango orange dan mint green, sementara warm sun white dan peach powder masih dipertahankan sebagai opsi lama.

Bagian eksterior ikut disegarkan lewat pelek desain Starlight berukuran 16 inci. Lampu belakang LED juga direvisi dan dipasangi logo bercahaya baru agar tampil lebih modern.

Kabin dibuat lebih modern dan praktis

Masuk ke interior, BYD menghadirkan tema warna oatmeal rice untuk memberi suasana yang lebih segar. Sistem hiburannya mengandalkan DiLink 150 dengan layar sentuh 12,8 inci beresolusi tinggi.

Kenyamanan juga mendapat tambahan yang cukup relevan untuk mobil perkotaan. BYD menyematkan wireless charging 50 Watt, jok depan berpemanas, dan kursi pengemudi elektrik enam arah.

Harga tetap dijaga agresif

Di pasar Cina, Seagull MY 2026 dibuka dari 69.900 yuan. Varian tertingginya yang memakai paket LiDAR dipatok 97.900 yuan.

Rinciannya terdiri dari Vitality Edition 305 Km seharga 69.900 yuan, Freedom Edition 305 Km seharga 78.900 yuan, Zizai Edition 405 Km seharga 78.900 yuan, dan Flying Edition 405 Km seharga 85.900 yuan. Dengan rentang harga itu, BYD masih menjaga karakter Seagull sebagai EV kompak yang relatif terjangkau.

Performa dan jarak tempuh tetap sederhana

Di balik pembaruan fitur, sektor penggerak masih mengandalkan motor listrik tunggal. Tenaganya 55 kW atau sekitar 75 PS, dengan torsi puncak 135 Nm.

Untuk baterai, BYD menawarkan dua pilihan. Paket 30,08 kWh memberikan jarak tempuh hingga 305 km, sedangkan baterai 38,88 kWh sanggup membawa mobil melaju sampai 405 km.

Kombinasi itu menjaga Atto 1 MY 2026 tetap praktis untuk penggunaan harian. Namun kehadiran LiDAR dan sistem semi otonom membuat posisinya terasa naik satu tingkat di tengah pasar city EV yang makin padat.

Persaingan di kelas ini juga tidak ringan. Geely Xingyuan atau EX2 disebut sebagai rival berat, sementara Arcfox T1 dan Leapmotor A10 ikut menambah ketat pertarungan di segmen mobil listrik kompak.

Langkah BYD menjadi penting karena Seagull sudah memiliki basis pasar yang kuat. BYD sebelumnya mencatat penjualan lebih dari 34 ribu unit Seagull pada April tahun lalu, sehingga pembaruan ini datang saat minat pada city EV terus diburu banyak pabrikan.

Source: www.oto.com
Exit mobile version