MacBook Neo Mulai Bisa Dipesan di Indonesia, Opsi Termurah Apple Dibanderol Rp 10 Jutaan

Kehadiran MacBook Neo di Indonesia langsung mengubah peta pilihan laptop Mac di kelas harga yang lebih terjangkau. Dengan banderol mulai Rp 10.749.000, perangkat ini kini bisa dipesan lewat jalur resmi dan membuka akses yang lebih mudah bagi pengguna yang selama ini hanya melihat Mac sebagai produk premium.

Pre-order MacBook Neo sudah terlihat di sejumlah Apple Authorized Reseller, termasuk iBox, Blibli, Digimap, dan Hello Store. Pemesanan dibuka mulai Jumat (15/5/2026), sehingga konsumen di Tanah Air tidak lagi harus menunggu ketersediaan dari luar negeri.

Harga dan varian yang ditawarkan

Di pasar Indonesia, MacBook Neo hadir dalam dua pilihan konfigurasi utama. Varian 8 GB/256 GB dijual Rp 10.749.000, sedangkan model 8 GB/512 GB dibanderol Rp 12.999.000.

Posisi harga itu membuat MacBook Neo menjadi Mac paling murah yang saat ini dijual Apple. Di tingkat global, harga awalnya dimulai dari 599 dollar AS, sementara harga khusus sektor pendidikan ditetapkan mulai 499 dollar AS.

Chip A18 Pro jadi pembeda utama

Yang membuat MacBook Neo menonjol bukan hanya label harganya. Laptop ini menjadi Mac pertama yang memakai chip seri A dari iPhone, yaitu A18 Pro.

Langkah itu membedakannya dari MacBook Air dan MacBook Pro yang memakai chip seri M. Apple tampak menempatkan MacBook Neo sebagai perangkat yang lebih ramah untuk pengguna baru tanpa meninggalkan ciri khas pengalaman memakai laptop Mac.

Disiapkan untuk kebutuhan harian

Sasaran utamanya juga cukup jelas. Apple membidik pelajar, pengguna kasual, serta pembeli yang membutuhkan laptop untuk aktivitas sehari-hari seperti belajar, bekerja ringan, menjelajah web, menonton video, dan komputasi umum.

Dengan pendekatan itu, MacBook Neo bisa menjadi pintu masuk ke ekosistem Apple bagi pengguna iPhone atau iPad yang ingin mencoba Mac. Harga yang lebih rendah membuat hambatan awal untuk masuk ke lini Mac terasa lebih kecil dibandingkan pilihan lainnya.

Spesifikasi yang tetap modern

Meski diposisikan sebagai model entry-level, MacBook Neo tetap membawa spesifikasi yang relevan. Layarnya memakai panel Liquid Retina 13 inci dengan resolusi 2408 x 1506 piksel, lalu dipadukan dengan 8 GB unified memory.

Untuk penyimpanan, Apple menyediakan opsi 256 GB dan 512 GB. Bobotnya sekitar 1,23 kilogram, sehingga tetap nyaman dibawa untuk mobilitas harian.

Konektivitas dan fitur lain

Apple juga memberi pilihan warna yang lebih beragam, yakni Silver, Blush, Citrus, dan Indigo. Dari sisi konektivitas, perangkat ini membawa dua port USB-C dan jack audio 3,5 mm.

Dukungan nirkabelnya mencakup Wi-Fi 6E dan Bluetooth 6. MacBook Neo juga dilengkapi kamera FaceTime HD 1080p serta sistem operasi macOS Tahoe.

Arti penting bagi pasar Indonesia

Masuknya MacBook Neo lewat reseller resmi menandai bahwa perangkat ini sudah tersedia melalui jalur distribusi legal di Indonesia. Bagi pasar lokal, hal ini penting karena konsumen kini bisa langsung memesan tanpa harus bergantung pada ketersediaan di luar negeri.

Di sisi lain, kehadiran MacBook Neo menunjukkan strategi Apple untuk memperluas jangkauan laptopnya ke segmen yang lebih luas. Produk ini tidak ditujukan sebagai pengganti MacBook Air atau MacBook Pro, melainkan sebagai opsi sederhana yang lebih mudah dijangkau.

Source: tekno.kompas.com
Exit mobile version