Bagi pembeli yang menunggu laptop Mac dengan harga masuk lebih rendah, MacBook Neo kini sudah tampil di etalase penjual resmi Apple di Indonesia. Kehadirannya membuat perangkat ini tidak lagi bergantung pada skema pre-order dan bisa dibeli langsung melalui jaringan ritel resmi.
Sejumlah reseller resmi yang sudah menampilkan stoknya antara lain iBox, Blibli, Digimap, dan Hello Store. Situasi ini menandai bahwa MacBook Neo sudah masuk ke penjualan ritel langsung di Tanah Air.
Harga awal yang paling menarik perhatian
MacBook Neo diposisikan sebagai MacBook paling terjangkau dalam lini Apple saat ini. Di Indonesia, varian 8/256 GB dibanderol mulai Rp 10.749.000, sementara varian 8/512 GB dijual Rp 12.999.000.
Dengan banderol itu, perangkat ini menyasar pengguna yang ingin masuk ke ekosistem Mac tanpa harus langsung mengambil model yang lebih mahal. Kehadiran stok di toko resmi juga memberi ruang bagi calon pembeli untuk membandingkan varian dan mengecek ketersediaan secara langsung.
Chip yang berbeda dari MacBook lain
MacBook Neo pertama kali diperkenalkan secara global pada Maret 2026. Sejak awal, laptop ini langsung mencuri perhatian karena Apple menempatkannya sebagai MacBook entry-level dengan pendekatan yang tidak biasa.
Perbedaan utamanya ada pada chip yang digunakan. MacBook Neo menjadi MacBook pertama yang memakai chip seri A dari iPhone, yakni A18 Pro, bukan chip seri M seperti yang digunakan pada MacBook Air dan MacBook Pro.
Pilihan ini membuat MacBook Neo punya posisi tersendiri di portofolio Apple. Perangkat ini disiapkan sebagai pintu masuk yang lebih murah ke ekosistem Mac.
Disiapkan untuk kebutuhan harian
Apple menargetkan MacBook Neo untuk pelajar, pengguna baru Mac, dan konsumen yang membutuhkan laptop untuk komputasi sehari-hari. Arah itu terlihat dari kombinasi harga, chip, dan desain yang dibuat lebih sederhana dibanding lini MacBook yang lebih mahal.
Bodinya tipis dan ringan dengan bobot sekitar 1,23 kilogram. Karakter tersebut membuatnya cocok untuk mobilitas harian, terutama bagi pengguna yang sering membawa laptop ke kampus, kantor, atau ruang kerja fleksibel.
Spesifikasi inti yang dibawa
Dari sisi layar, MacBook Neo menggunakan Liquid Retina 13 inci dengan resolusi 2408 x 1506 piksel. Untuk memori, Apple menyematkan RAM 8 GB unified memory dengan opsi penyimpanan 256 GB dan 512 GB.
Laptop ini juga menyediakan dua port USB-C dan jack audio 3,5 mm. Untuk konektivitas, perangkat ini mendukung Wi-Fi 6E dan Bluetooth 6, sementara kamera FaceTime HD 1080p ikut disertakan bersama sistem operasi macOS Tahoe.
Warna yang lebih kasual
Selain harga dan chip, MacBook Neo juga hadir dalam empat pilihan warna, yaitu Silver, Blush, Citrus, dan Indigo. Pilihan tersebut memberi nuansa yang lebih kasual dibanding citra laptop premium yang biasanya tampil lebih konservatif.
Kombinasi desain ringan, layar 13 inci, dan varian warna itu mempertegas arah produk sebagai perangkat harian. Di pasar Indonesia, MacBook Neo pun menjadi opsi baru bagi konsumen yang ingin masuk ke ekosistem Mac lewat jalur yang lebih terjangkau.
Source: tekno.kompas.com